Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 79. CEMBURU _GKMBM


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan kurang 1 jam lamanya, akhirnya Cornelius dan Irene tiba di rumah utama yang selama ini ditempati oleh Cornelius. Cornelius langsung membawa Irene ke kamar pribadi miliknya. Tampak kondisi irene masih terlihat lemah,


Irene berbaring di atas tempat tidur, yang berukuran King size itu. Tentunya setelah tubuhnya sudah bersih, Setelah Cornelius membantu dirinya membersihkan diri di kamar mandi. Tampak Irene Masih memikirkan Bagaimana bisa dia masih selamat. Padahal dia pikir itu adalah saat-saat terakhirnya. Ternyata Tuhan masih sayang kepadanya, ia selamat dari genggaman Tuan Aska dan anak buahnya.


Ketika Cornelius datang kembali menghampirinya, Irene berusaha bangkit dari pembaringannya. Cornelius berdiri di depan Irene mengusap rambut Irene dengan penuh kasih sayang. "Apa kau masih merasakan ada yang sakit di tubuhmu Sayang?"tanya Cornelius mengkhawatirkan gadis kecil kesayangannya.


Irene mengangkat kepalanya menatap Cornelius. "Hanya sedikit di bagian pergelangan tanganku, yang masih memar dan membiru akibat ikatan tangan yang terlalu ketat." ucap gadis kecil pujaan hatinya membuat hati Cornelius bagai tertusuk duri tajam.


Sabar Sayang, sebentar lagi dokter Aliando akan datang ke sini untuk mengobati rasa sakit yang kamu rasakan ." ucap Cornelius sembari menghembus hembus pergelangan tangan Irene yang terlihat membiru dan sedikit membengkak.


"Aku heran dan berpikir kenapa aku bisa selamat? padahal aku sudah cukup lama berada di atas sana dengan kobaran api yang ada di bawah. Nafasku juga seketika berhenti saat itu juga aku pikir itu adalah hari terakhirku untuk menatap kamu."ucap Irene kepada Cornelius.


Jari telunjuk Cornelius tiba-tiba menempel di bibir Irene menghentikan ucapannya.


"Shuuut..."


"Tak akan terjadi sesuatu padamu, selagi aku masih bernafas."


"Jangan bicara seperti itu lagi. Aku tidak sanggup jika kau meninggalkanku.


lagi-lagi Cornelius kembali menunjukkan tatapan sedihnya, tak sanggup juga suatu saat nanti dia harus kehilangan Irene wanita yang pertama kali membuatnya jatuh cinta dan terpesona.


Tangan irene naik, menurunkan jari Cornelius Daei bibirnya."Jika kau tak sanggup melihatku pergi, aku lebih tidak sanggup jika kau meninggalkanku lebih dulu."


Perkataan Irene membuat jantung Cornelius seperti berhenti berdetak."Apa yang kau katakan tadi?"ucapnya tercengang Apakah Irene sudah mengakui perasaannya kepada Cornelius.


Irene memalingkan wajahnya, bingung harus menjawab seperti apa. Tangan Cornelius dengan lembut memalingkan wajah dan menatap dirinya. "Kau takut aku pergi?


Irene kembali menurunkan pandangan matanya. "Aku tidak tahu, tapi entah kenapa saat melihatmu terluka aku takut kau akan pergi meninggalkanku. Cornelius tiba-tiba memeluk erat tubuh gadis kecilnya. "Hatiku sangat bahagia mendengar pengakuan itu dari kamu."ucapnya sambel tersenyum Bahagia seperti dia baru saja mendapatkan hadiah besar dalam hidupnya.


"Kamu memelukku terlalu erat, membuatku kesulitan bernafas." ucap Irene sontak Cornelius melepaskan pelukannya kaget. Irene Yang tiba-tiba batuk membuat Cornelius kembali mengkhawatirkan Irene.


"Ada yang sakit? ucapnya


"Kau memelukku terlalu erat Bagaimana tidak dadaku pasti sesat akibat pelukanmu." ucap Irene.

__ADS_1


Cornelius pergi ke samping meja ranjang menuangkan air ke gelas kaca, ia langsung cepat-cepat memberikannya kepada Irene.


dia berjongkok di depan Irene memberikan gelas itu di depannya. Irene sambil batuk-batuk mengambilnya meminum air sampai setengah gelas.


"Terima kasih." ucap Irene sembari menyodorkan gelas itu kembali kepada Cornelius.


Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga keduanya.


Tok......


Tok......


Tok......


Irene dan Cornelis berbalik bersama melihat ke samping. Ada Lisa yang berdiri di depan pintu


"Masuk!" teriak Cornelius


ekspresi wajah Irene tiba-tiba murung melihat Lisa. Dia sepertinya tidak senang melihat kehadiran Lisa di sana.


"Kau mau ke mana? tanya Cornelius bingung Irene yang tiba-tiba mau pergi.


"Keluar."ucap Irene dengan nada Ketus


"Kenapa kau mau keluar?


"Aku tidak mau mengganggu kalian berdua kalian bisa bicara berdua di sini tanpa ada pengganggu."


"Ha ha haha....."


Lisa tertawa ngakak melihat Irene tampaknya tidak suka dengan kehadirannya di sana.


"Jangan bilang kau cemburu dengan kehadiranku."ucapnya Sambil tertawa.


"Tidak kok, aku tidak cemburu Ngapain juga aku mau cemburu sama kalian berdua. Tidak penting!"

__ADS_1


"Ha haha...."


Lisa tiba-tiba memeluk Cornelius mencium pipi Kakak sepupunya dengan senyum lebar menunjukkan betapa dekatnya dirinya pada kakaknya itu.


Irene yang kesal melihat itu langsung berbalik pergi. Cornelius menarik tangan irene.


"Kau marah?"


Irene menghentikan langkahnya berbalik."kalau kalian mau bermesraan jangan di depanku." ucapnya dengan tatapan marah.


Cornelius tersenyum kecil mengusap kepala Irene.


"Kau cemburu, tapi tidak mau mengakuinya."Irene memalingkan wajahnya mengerutkan keningnya, aku tidak cemburu." ucapnya dengan nada Ketus. Lisa muncul dari samping Cornelis tersenyum menyapa Irene yang kesal karena dirinya.


"kakak ipar Jangan cemburu padaku, kau hanya satu-satunya wanita yang dicintai Kak Cornelius.


"Kakak ipar?


"Iya,kakak ipar, aku adik sepupu Kak Cornelius. Aku bukan pacarnya jadi kakak ipar tidak perlu cemburu kepadaku. Aku tidak akan mengambilnya darimu." ucap Lisa sambil mengembangkan senyumnya menatap Irene dengan tatapan seksama.


"Kau sudah dengar apa yang dikatakannya kan? dia adalah saudara perempuan dokter Aliando, yang menangani Mu saat berada di rumah sakit dan saat kamu berada di sini.


"Ya ampun betapa bodohnya Aku ini. Sangat memalukan sekali, aku cemburu dengan adik sepupunya sendiri." gumamnya dalam hati.


"Mau ditaruh dimana mukaku ini."batinnya


"Kakak ipar tidak perlu malu seperti ini cemburu hal wajar. Berarti kau juga mencintai kakakku."ucap Lisa senyum-senyum menggoda Irene yang malu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓 sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak.


"Gadis Pecal lele jatuh cinta"

__ADS_1


__ADS_2