Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 68. KEMBALI KE KANTOR _GKMBM


__ADS_3

Aris berusaha bangkit bangun melepaskan ikatan tangannya dengan perasaan marah. diperlakukan seperti sampah oleh anak buah Cornelius. Andai saja Dia memiliki banyak uang dia sudah pasti akan membalas perbuatan Cornelius padanya.


Aris bangkit berdiri dengan wajah yang ditekuk, berjalan dengan cepat masuk ke dalam kamar kosnya. Orang-orang yang tinggal di rumah kos-kosan itu menatap Aris dengan tatapan penuh tanya. Tetapi mereka tidak peduli hanya cuek saja. tidak ada yang bertanya kepadanya sama sekali.


Setelah sampai di kamar kost yang selama ini ditempati oleh Aris. Aris melihat kunci kamar kosnya, ternyata masih tergantung di lubang pintu kamar kosnya. Dia langsung saja masuk ke dalam kamar kos yang sudah dia tinggalkan beberapa hari ini. Dia duduk di sofa merebahkan tubuhnya yang sakit.


Orang itu menyiksaku habis-habisan. Tubuhku seperti sudah remuk." kesalnya sambil memijat-mijat lengan dan kakinya rasanya seperti Mau patah.


Beberapa menit kemudian setelah beristirahat. Aris berdiri pergi ke kamar mandi dia berdiri di depan kloset menurunkan celananya. Mata perlahan turun membulat dengan ekspresi terkejut tidak percaya apa yang ia lihat saat ini.


"Aris berteriak histeris berjalan mundur, sampai punggungnya menabrak tembok kamar mandi. Aris gemetar melihat kejantanan yang hanya dimiliki para pria menghilang dari tubuhnya. Ia gemetar perlahan terjatuh ke lantai kamar mandi. Dan ia pun pingsan tidak kuat menghadapi kenyataan kalau kejantanan milik Aris sudah di operasi oleh pihak dokter, yang diminta oleh anak buah Cornelius untuk melakukan itu. Mengingat ketika Aris ingin sekali menodai Irene. Hal itu yang membuat Cornelius meminta anak buahnya untuk melakukan itu semua.


Ternyata hukuman yang diberikan Cornelius pada Aris adalah membuatnya menderita seumur hidup, dengan keadaan nya yang tidak memungkinkan untuk memiliki keturunan lagi. Dan tidak sempurna sebagai seorang laki laki, Akibat apa yang sudah ia lakukan kepada Irene.


Penderitaan diberikan Cornelius akan membuat Aris seperti kehilangan hidupnya. secara tidak langsung penderitaan ini akan membuat Aris dengan tersiksa. Jika ia tidak bisa menghadapinya dan menerimanya. Pria mana yang sanggup menerima kenyataan seperti ini, kalau dirinya tidak akan bisa memiliki keturunan lagi.


Sementara di tempat lain, Irene sudah mulai bekerja kembali. Setelah beberapa hari tidak masuk ke kantor karena masalah menimpanya beberapa hari yang lalu.


Dia duduk di meja kerjanya layaknya seperti dulu,tapi suasana hatinya masih belum membaik, Akibat apa yang sudah dilakukan oleh Aris kepadanya. Ia seolah tidak percaya lelaki yang sangat ia cintai tadinya. memperlakukannya seperti itu.


Wajah burungnya terlihat sangat jelas di wajahnya. Rina, Raihan, dan Ricardo yang melihat kedatangan Irene langsung menghampirinya.


"Hai Irene..." ucap Raihan menyapa Irene yang tampak bengong.


"Hei kalian, ada apa?

__ADS_1


Irene mengembangkan senyumnya walaupun tersenyum itu dengan terpaksa,ia lakukan agar ketiga sahabatnya tidak mengetahui apa yang ia rasakan saat


Tidak apa-apa. Apa kau mau ikut kita makan siang di luar nanti?" tanya Raihan kepada Irene.


" kayaknya nggak dulu deh. Aku lagi tidak ingin pengen keluar." menolak ajakan tiga temannya secara halus baiklah kalau begitu jika kamu membutuhkan sesuatu bilang saja pada kami ucap Rina kepada Irene.


" iya terima kasih banyak ya, kalian sudah sangat perhatian kepadaku sahut Irene.


" Ngomong-ngomong semalam kau mabuk berat aku pikir kau tak datang ke kantor." ucap Rina.


"Tunggu sebentar, aku mau tanya apa kau yang mengantarku pulang ke kamar kosku? "Kau tidak ingat sama sekali dengan kejadian semalam?" tanya Rina penuh selidik.


"Tidak, ucap Irene sambil menggelengkan kepalanya


"Jadi dia yang membawaku pulang? tapi kenapa aku malah tidak ingat sama sekali? gumamnya di dalam hati.


"Memangnya apa yang aku lakukan saat mabuk?" tanya Irene penasaran karena ia sama sekali tidak mengingat apa saja yang dia lakukan malam itu.


"Tidak parah sih, kau hanya berteriak-teriak menangis-nangis tidak jelas. Tiba-tiba marah. terus kau terus-terusan mengulangi kalimat yang sama.


"Kalimat apa?


"Aku sudah memberikannya padanya, kau selalu berkata itu saat aku bilang Cornelius akan datang menjemputmu malam itu.


"Terus aku bilang apa lagi ucapnya dengan wajah panik

__ADS_1


"Tidak ada lagi. Hanya itu, memangnya apa yang kau sudah berikan pada pria itu? kenapa kau sampai sedih seperti itu? kau bahkan sampai pergi ke klub untuk minum. Padahal kau tak kuat minum." sambung Rina yang masih penasaran apa yang diberikan oleh Irene kepada Cornelius.


"Ha....ha....ha, tertawa kecil sambil memukul mejanya. Rina, Rehan dan Ricardo saling bertatapan


"Kenapa kau tertawa? tanya Rina yang begitu penasaran.


"Tidak apa-apa. Aku hanya teringat kalau aku memberikan barang ku dan menghilangkannya, makanya aku sedih." ucapnya sambil senyum-senyum menghapus air matanya.


"Masa hanya gara-gara barang, apa itu tidak berlebihan sampai kau sedih seperti itu?


Barang yang dihilangkan itu sangat penting bagiku. Makanya aku sampai sedih saat dia menghilangkannya."


"Memangnya barang apa itu? Rina semakin kepo barang apa yang dimaksud Irene


"Sudah sudah, tidak perlu dibahas. lagi kalian lebih baik kembali ke meja kerja kalian sebelum bos melihat kita bergosip saat jam kerja." ucap Irene sambil mendorong tubuh Rina, Raihan dan Ricardo agar meninggalkan meja kerjanya.


Karena Irene sudah mengusir mereka secara tidak langsung, mereka kembali ke meja kerja mereka masing masing dengan terpaksa. Padahal mereka masih menunggu jawaban Irene mengenai barang yang dimaksud olehnya.


Tapi Irene menolak untuk memberitahu masalahnya. Ketika temannya yang selalu setia mendengarkan keluh kisahnya. Dia tidak mau masalahnya sampai diketahui orang lain. ini sama saja mempermalukan dirinya sendiri.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


__ADS_2