Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 97. DIBUANG KELAUT_GKMBM


__ADS_3

Cornelius dan anak buahnya membawa mayat Aris ke sebuah pulau dengan menggunakan kapal boat yang ia miliki, dari pelabuhan Santa Monica, mereka menuju sebuah pulau terpencil yang sama sekali tidak memiliki penghuni. Mayat Aris dibuang ke laut ketika mereka berada di tengah-tengah laut bebas.


"Apa semuanya sudah beres? tanya Cornelius kepada para anak buahnya. Ingat jangan sampai meninggalkan jejak, Aku tidak ingin memiliki masalah kedepannya." ucap Cornelius kepada anak buahnya.


"Siap Tuan, semuanya sudah beres." ucap anak buah Cornelius.


Cornelius dan para anak buahnya langsung berlalu dari pulau terpencil itu dengan menggunakan bot miliknya. Setelah berada di pelabuhan, Cornelius dan para anak buahnya meninggalkan laut bebas itu. anak buah Cornelius melajukan mobil miliknya. Mobil itu menuju rumah Cornelius.


"Mengapa jalan mobil ini seperti bebek." pekik Cornelius marah kepada anak buahnya. Anak buahnya yang paham akan Apa maksud Cornelius pun langsung menginjak pedal gas melajukan mobil yang mereka tumpangi dengan kecepatan tinggi.


Cornelius tidak ingin membuat Irene terlalu lama menunggu dirinya di rumah. Hingga sekitar 40 menit kemudian, Cornelius dan para anak buahnya tiba di rumah. "Irene...., sayang!" Panggil Cornelius dari pintu utama. tidak mendapat jawaban dari Irene membuat Cornelis khawatir, dan bertanya kepada asisten rumah tangga yang bekerja di rumahnya.


"Dimana Irene?" tanya Cornelius dengan nada meninggi. Maaf tuan, Nona Irene berada di taman bunga mawar lebih tepatnya berada di gazebo." ucap asisten rumah tangga itu sambil menundukkan kepalanya.


Cornelius langsung berlari menghampiri Irene ke taman bunga mawar itu. ia melihat Irene masih termenung di sana seolah Irene masih membayangkan Bagaimana kejadian itu. Cornelius memeluk Irene ketika Cornelius sudah berada di gazebo.


" Maafkan aku sudah terlalu lama meninggalkanmu." ucap Cornelius


"Tidak apa-apa sayang, untuk pertama kali Irene mengucapkan panggilan sayang kepada Cornelius. Membuat Cornelius merasa sangat bahagia, mendengarkan kata-kata sayang keluar dari mulut manis Irene.


"Katakan sekali lagi."

__ADS_1


"Maksudnya?" tanya Irene yang belum paham maksud Cornelius


"Kau memanggilku apa tadi?"


Irene memanggil kau itu Sayang, memangnya aku salah memanggilmu dengan panggilan sayang? tanya Irene merasa bingung.


"Tidak, kau tidak salah justru aku senang mendengar kau memanggilku dengan panggilan sayang." ucap Cornelius sambil kembali meraih tubuh Irene ke pelukannya. Cornelius menghujani wajah cantik Irene dengan kecupan.


" Jangan pernah pergi dariku, kau Gadis pujaan hatiku. jadilah pendamping hidupku untuk selamanya." ucap Cornelius dengan nada memohon kepada Irene. Irene mengembangkan senyumnya lalu mengelus wajah tampan Cornelius yang begitu tampan, dan mampu menaklukkan hati Irene yang sudah membeku akibat perbuatan Aris kepadanya.


Tidak hanya diselingkuhi oleh Aris dengan sahabatnya Maya. justru Aris juga berniat ingin melecehkan Irene saat berada di sebuah pesta ulang tahun perusahaan, dimana perusahaan Tuan Mahesa sedang merayakan ulang tahun perusahaannya.


Sementara di tempat lain, Tuan Jason yang menerima pesan gambar dan pesan singkat itu dari anak buahnya, mengerutkan keningnya. ia benar-benar tidak mengetahui siapa sosok lelaki yang bersama adiknya Camelia.


Kemarin waktu di Swiss dia menangis sesenggukan karena mendapat penolakan dari seorang pria yang membantu dirinya. sekarang dia justru tertawa bersama lelaki yang sama sekali tidak aku kenal. Tetapi sepertinya pria itu berprofesi sebagai dokter." Tuan Jason bermonolog sendiri sembari memperhatikan potret Camelia dan juga Dokter Aliando di dalam layar ponselnya.


Karena merasa penasaran, Tuan Jason meminta anak buahnya untuk menghantarkan dirinya menemui anak buahnya yang masih berjaga di daerah dimana dokter Aliando dan Camelia ngopi bareng di salah satu cafe yang lokasinya tidak jauh dari rumah sakit.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 25 menit kemudian, Tuan Jason tiba di sana dan memperhatikan Camelia dan dokter Aliando tampak bercerita panjang lebar dan sesekali mereka tertawa bareng. "Siapa lelaki itu, apa Dia kekasih adikku?" tanya Tuan Jason di dalam hati sembari terus memperhatikan interaksi keduanya.


Tiba-tiba suara deringan ponsel milik dokter Aliando pun berdering, membuat dokter Aliando pun langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Karena panggilan itu sangat darurat ada pasien kecelakaan yang harus ditangani oleh dokter Aliando.

__ADS_1


Membuat Ia pun langsung bangkit berdiri berpamitan kepada Camelia untuk meninggalkan Camelia disana.Tetapi karena dia tidak ingin ditinggal disana dan memilih mengikuti dokter Aliando kembali masuk ke rumah sakit. "Maaf kalau kau bersedia menunggu, tunggu di ruang kerjaku. Aku akan melakukan tindakan dan memeriksa yang mengalami kecelakaan." ucap dokter Aliando kepada Camelia dibalas anggukan dari Camelia.


Ketika dokter Aliando sedang sibuk menangani pasien, Camelia masih setia menunggu dokter Aliando di ruang kerjanya. Tiba-tiba Tuan Jason langsung masuk ke ruang kerja dokter Aliando, membuat Camelia terhenyak Mengapa sang kakak mengetahui keberadaannya di sana.


"Siapa lelaki itu, dan mengapa kau berada di sini?" tanya Tuan Jason penuh selidik kepada adiknya.


"Dia temanku seorang dokter ahli di rumah sakit ini. Dia Lelaki yang baik jangan pernah mengusiknya Kak. dia sudah sangat baik kepadaku." ucap Camelia memohon kepada Tuhan Jason agar tidak mengusik kehidupan dokter Aliando.


" kemarin kau rengek menangis sesungguhkan akibat menerima penolakan dari seorang lelaki, tetapi sekarang kau justru tertawa cengengesan bersama lelaki itu. apa dia kekasihmu?" tanya Tuan Jason penuh selidik. Camelia menggelengkan kepalanya lalu mengembangkan senyumnya membuat Tuan Jason semakin bingung dengan sikap dan tingkah laku adiknya itu.


" kau harus berterus terang kepada kakak, jika kau memiliki hubungan khusus dengan seorang pria, seharusnya kau memberitahu kepada kakak bukan malah bersembunyi-sembunyi bertemu dengan pria yang kau cintai." ucap Tuan Jason dengan wajah yang datar membuat Camelia langsung terdiam.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA, LIKE COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓🙏🙏


sambil menunggu karya ini up kembali. mampir ke karya emak yang lain


__ADS_1


__ADS_2