Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 87. BERTEMU LAGI_GKMBM


__ADS_3

Cornelius meraih tangan Irene, menaruhnya di samping dadanya sambil berbisik di telinga Irene sampai Irene bisa merasakan detak jantung corderlius yang berdebar.


"Tatapan matamu mampu mendebarkan jantungku."hembusan nafas panas yang terasa hangat di telinganya membuat bulu kuduk lehernya seketika merinding.


Irene refleks menurunkan tangannya dari dada Cornelis berbagai dengan jantungnya yang tidak karuan, tapi lagi-lagi Cornelis tidak membiarkannya, tangannya ditarik dan tubuhnya berputar. jatuh di pergelangan tangan Cornelis dengan posisi Cornelis membungkuk menata piring yang terkejut.


Irene dan Cornelius tampak menikmati dan sah mereka, tidak memperdulikan orang-orang yang ada di samping mereka. mereka fokus dengan pasangannya yang berdiri dengannya. empat Mata saling menatap sejak tadi, tampaknya tidak mau memalingkan pandangannya.


Mata Irene fokus menatap kedua mata Cornelius, sangking fokusnya dia bisa melihat bayangan wajahnya dari pupil mata Cornelius."jangan menatapku terlalu lama."


"Kenapa?"tanya irene bingung.


"Tatapanmu itu bisa membunuhku."


"Bagaimana bisa?


"karena tatapanmu itu bisa membuat jantungku seketika berhenti berdetak. kau tidak mau kan aku mati karena tak sanggup menahan tatapanmu itu?"


Seketika pandangan matanya Turun ke bawah dan tangannya memukul dada Cornelius. "kau.... ucapnya dengan nada suara yang malu.


"Kau terus menggodaku. Apa kau tadi salah minum?"


Cornelius tiba-tiba menarik pinggul iren sampai membuat tubuhnya menempel dengan Cornelius.


"Salahmu sendiri kenapa malam ini kau terlihat sangat cantik sampai membuat bibirku tidak bisa berhenti menggodamu."ucap Cornelius sambil menata pikiran dengan tatapan serius.


tangannya perlahan naik memainkan helai rambut Irene yang ada di samping telinga sampai jari jemarinya menyentuh ujung daun telinga Irene. Irene seketika refleks menggoyangkan kepalanya karena merasa geli.


tangan Ireng naik menarik tangan Cornelis melepaskan rambutnya. "hentikan, Jangan lakukan itu."ucapnya dengan nada suara yang malu menundukkan kepalanya. Irene berbalik pergi meninggalkan lantai dansa itu, Cornelius berbalik melihat Irene pergi. iya tidak menghentikannya karena tahu orang tersebut malu padanya.

__ADS_1


"Kau semakin membuatku tergila-gila memilikimu."Cornelius mengembangkan senyumnya melihat Iran yang pergi menjauh darinya. Irene merasakan jantung kini berdebar sangat kencang saat ini, Dia berjalan dengan terburu-buru melewati para tamu sampai tubuhnya tidak sengaja menabrak seseorang wanita yang berdiri memegang segelas minuman alkohol.


Minuman alkohol wanita itu tumpah ke baju irene. wanita itu sontak kaget meminta maaf.


"Maaf....maaf."


"Aku yang harusnya minta maaf padamu. aku yang tidak sengaja menabrak mu. ucapnya sambil membungkukkan kepalanya melihat bajunya yang basah.


"Kau wanita yang malam itu kan?"kaget melihat wanita yang menabraknya ternyata adalah wanita yang menyelamatkan dirinya dari kejaran para pria yang ingin membunuhnya malam itu.


Irene mengangkat kepalanya."Maaf tapi aku tidak mengenalmu. Apa Kita pernah bertemu sebelumnya?"


Camelia menatap Irene dengan seksama.


"Kau masih mengingatku kan? aku orang yang lari di depan mobil kalian untuk meminta tolong dari kejaran pria yang ingin membunuhku.


"Oh Ternyata kau, Tentu saja aku masih ingat padamu.


"iya aku tidak menyangka kita bisa bertemu denganmu di sini. Camelia melepaskan pelukannya.


"Kau ngapain Di Sini?


"Aku bersama kakakku sedang melakukan perjalanan bisnis di negara ini.


"Kau sendiri ngapain Di Sini?


"Aku ingin menikmati indahnya alam di negara. setelah banyak masalah yang aku hadapi di kotaku. Aku datang ke sini bersama kekasihku. ucap irene kepada Camelia dibalas anggukan dari Camelia.


Tiba-tiba Cornelius muncul dari belakang Irene. "Ada apa sayang?

__ADS_1


"Kenapa kau bicara dengan orang yang tidak dikenal? ucap Cornelius sambil memegang pundak irene.


Irene seketika menoleh ke samping. "Aku mengenalnya."


"Temanmu?


"Itu wanita yang kita selamatkan dari para pria yang mengejarnya, masa kau lupa dengannya."


"Aku sama sekali tidak ingat." ucap Cornelius dengannya."ucap Cornelius dengan Ketus melihat Camelia.


Camelia yang tadinya senang bisa melihat pria pujaan hatinya tiba-tiba jadi kesal karena karena dia sama sekali tidak mengingatnya. Padahal dia berharap akan mengingat pertemuan mereka. "Dia punya daya ingat yang lemah."


"Tidak apa-apa, aku bisa maklum kejadian itu sudah terjadi hampir dua minggu yang lalu, Dia pasti sudah lupa Apalagi hari sudah malam."ucapnya masih bisa tersenyum terpaksa.


Entah mengapa hati Camelia begitu sakit mendengar kalau Cornelius mengatakan tidak mengenalnya. ketampanan Cornelis menghapnotis hati Camelia hingga Ia pun jatuh cinta kepada lelaki berparas tambahan itu yang jelas-jelas sudah memiliki kekasih.


"Kalian berdua bicara saja dulu, Aku ingin pergi ke kamar mandi sebentar."ucap iren sambil berlalu meninggalkan Cornelius dan Camelia di sana.


"Aku ikut bersamamu."


"Tidak perlu, kau di sini saja. lagi pula kau juga tidak bisa masuk."


"Aku bisa menunggumu di luar."


"Tidak apa-apa, aku tidak lama kok. Kau di sini saja temannya dia Sampai aku kembali.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2