
Kesibukan nampak di kediaman Abi. Lima orang tua yang masih memiliki semangat tinggi di usia senjanya nampak tengah mempersiapkan pernak-pernik untuk memberikan dukungan pada calon cucu mantu yang sedang berjuang memperebutkan piala Sudirman. Selain mereka, Anfa, Gurit dan Radix juga ikut membantu. Mereka juga tidak mau ketinggalan menjadi supporter dadakan.
Sebenarnya para orang tua itu hanya menjadi mandor, karena tetap saja yang melakukan semua pekerjaan adalah cucu-cucu mereka. Di sana ada Ervano, Gilang, Sam, serta cucu-cucu dari Anfa juga ikut membantu. Zar yang baru pulang dari kantor juga diseret untuk ikut mempersiapkan semuanya.
Tak lama berselang, berturut-turut datang Irzal, Tamar, Daffa, Rakan, Aidan dan Rafa. Mereka juga diminta untuk berpartisipasi menjadi supporter dadakan. Arya sendiri sudah berada di Jakarta sedang hari pertama perhelatan piala Sudirman. Dia tidak mau melewatkan satu hari pun memberikan dukungan pada kekasihnya dalam event besar tersebut.
Keluarga Ramadhan juga diminta berpartisipasi. Mereka juga mengerahkan anak-anak mereka untuk memberikan dukungan pada tim Indonesia, khususnya pada Shifa. Rencananya mereka akan berangkat menggunakan bis ke Jakarta besok pagi. Tadi Arya baru saja mengabarkan kalau Indonesia lolos ke semifinal setelah mengalahkan tim Denmark.
Spanduk besar sebanyak lima buah yang isinya memberikan dukungan sudah siap. Rencananya spanduk akan dipasang di lima titik. Arya sudah mengatur pembelian tiket. Nantinya tim supporter agar dipencar ke lima titik. Dengan begitu mereka lebih mudah untuk mengintimidasi tim lawan.
Selain spanduk, mereka juga sudah menyiapkan balon tepuk dengan wajah Shifa sebagai gambarnya. Ada juga stand banner dengan gambar pemain Indonesia yang bertanding. Stand banner akan di tempatkan di beberapa sudut. Dan tak lupa Arya menyiapkan satu stand banner khusus yang memuat gambar dirinya dengan Shifa. Pria itu seakan tengah menegaskan kalau pemain bulu tangkis nomor satu dunia itu hanyalah miliknya seorang.
Syal dan juga kaos juga sudah dipersiapkan. Semua supporter akan mengenakan kaos yang sama. Mereka bahkan sudah menyiapkan dua buah kaos. Satu dipakai saat menonton pertandingan semifinal, satu lagi akan dipakai saat final. Rencananya mereka akan berangkat esok hari sehabis shubuh. Pertandingan semifinal sendiri akan dilangsungkan sore hari, selepas ashar.
“Bagaimana? Semua persiapan sudah selesai?” tanya Abi.
“Siap, kakek. Kita kumpulin semuanya jadi satu, biar gampang masuk ke bisnya. Aku juga udah bagi siapa aja yang bakalan jadi komandan lapangan di lima titik. Titik satu Arya, titik dua Zar, titik tiga Bibie, titik empat Daffa, titik lima, aku. Nah nanti kakek tinggal pilih mau di titik mana,” jelas Ervano.
“Kalau yel-yel udah disiapin?”
“Udah dong, kek. Semuanya udah siap.”
__ADS_1
“Ya sudah, ayo kita diskusikan siapa-siapa saja yang akan ada di empat titik itu.”
Semuanya berembug, siapa saja yang akan di empat titik tersebut. Cakra dan Jojo sudah pasti akan berada di titik Arya. Abi dan Anfa akan berada di titik Irzal. Juna dan Kevin berada di titik Daffa, sedangkan Gurit dan Radix berada di titik Zar. Sedang yang menemani Ervano adalah Rena dan Dimas. Untuk cucu yang lain akan dibagi agar merata di setiap titik.
Bukan hanya para cucu, tapi biang mereka juga turut serta. Kenzie dan Kenan ikut datang bersama istri mereka. Anak-anak Juna, Kevin, Jojo, Cakra dan Anfa juga ikut datang. Begitu pula dengan klan dari keluarga Ramadhan. Selain keluarga Azriel, keluarga Elang, Reyhan, Rain, Farel, Gara, Viren dan Jayden. Bisa dipastikan kehebohan yang akan terjadi. Jika Elang dan para sahabatnya berkumpul, sudah dipastikan akan ada kehebohan juga.
Dua orang ibu hamil yang sekarang kandungannya menginjak usai tujuh bulan juga tidak mau ketinggalan. Stella dan Dayana juga ikut serta mendampingi suaminya yang diminta menjadi supporter. Untuk mereka berdua juga sudah dibuatkan pakaian khusus untuk mendukung tim kesayangan. Hanya Iza saja yang tidak ikut karena tidak bisa meninggalkan anaknya. Aqeel sendiri akan menyusul di hari Minggu, jika Indonesia masuk ke final.
“Coba yel-yelnya kaya gimana?” seru Juna.
Ervano berdiri, dia tidak seorang diri, melainkan ditemani oleh Zar, Sam, Gilang dan Farza. Kelima pria itu memegang balon tepuk, dengan Ervano berada di bagian paling depan. Dia yang akan memimpin jalannya yel-yel. Beberapa kali mereka menepukkan balon, dilanjut dengan teriakan mereka memberikan yel-yel.
“Harus ya pake kata Arya yang ganteng ngga kaleng-kaleng?” protes Zar, usai mereka memperagakan yel-yel.
“Itu request dari bang Arya. Harus katanya, fardu ‘ain,” jelas Gilang.
“Heleh.. tuh anak narsisnya kaga ilang-ilang,” sahut Zar.
“Yel-yel buat tim Indonesianya ada, ngga?”
“Ada dong, kek.”
__ADS_1
Ervano kembali memberi aba-aba untuk keempat orang yang membantunya memperagakan yel-yel. Kembali mereka menepukkan balon seperti tepukan pramuka, disusul dengan yel-yel.
“In.. do..ne.. sia.. ayo kamu bisa… karena kita In.. do.. ne.. sia. Hancurkan lawanmu, libas habis, karena kita In.. do.. ne.. sia..”
Para tetua kompak mengangkat tangannya. Mereka puas dengan semua persiapan yang dilakukan para cucu. Dengan supporter kompak seperti ini, mereka yakin bisa membakar semangat tim Indonesia hingga akhirnya membawa pulang piala Sudirman ke tempat asalnya, yakni negara kita tercinta, Indonesia.
“Besok jam enam pagi kita berangkat,” seru Abi.
“Sekarang kalian pulang, persiapan buat besok. Jangan lupa tuh yel-yel hafalin. Atau tulis di kertas biar ngga lupa,” sambung Juna.
“Siap..” jawab yang lain kompak.
Setelah mengumpulkan perlengkapan untuk besok dan mengambil kaos untuk dikenakan, mereka langsung membubarkan diri. Ervano segera mengabarkan pada Arya kalau semua persiapan sudah siap. Arya akan langsung mengurus hotel di mana mereka menginap nanti.
🍁🍁🍁
**Kok dikit banget?
Sengaja, ini jawaban buat yg kemarin marah² di kolom komentar. Aku up 2000 kata masih dibilang dikit. Sekarang aku tunjukkin up sedikit yang sebenarnya😝
Aku hari ini 2x up. Up kedua seperti biasa, normal 2000 kata. Biar dia lihat dan mikir di mana perbedaannya. Kalau ngga ada halangan review, satu jam setelah bab ini keluar, akan nongol bab berikutnya. Semoga saja neneng entuun ngga meriang ya**.
__ADS_1