
Setelah Pak Bram dan Bu Sinta selesai menelepon, Jerry teringat bahwa dia belum mengabari Dave, kalau hari ini dia tidak bisa datang ke kantor untuk mengikuti meeting bulanan.
"Dave, hari ini dan beberapa hari ke depan, saya WFH ya. Karena istri saya semalam baru melahirkan, jadi saya harus standby selama 24 jam di rumah untuk menemani istri dan anak saya. Berhubung Ryan juga hari ini dan besok masih izin, jadi tolong kamu handle dulu semua urusan di kantor ya. Saya percaya kamu pasti mampu mengatasi semua. Untuk meeting bulanan yang harusnya dilaksanakan hari ini, di cancel dulu ya. Undur jadi minggu depan aja", ucap Jerry melalui sambungan telepon.
"Wah.. Selamat ya, Pak Jerry dan Bu Yura, atas kelahiran anak tercinta. Baik, Pak, saya akan berusaha semaksimal mungkin, dan semoga saya tidak mengecewakan Pak Jerry", jawab Dave.
"Terimakasih, Dave", balas Jerry.
"Oh iya, Pak, kalau boleh tahu, baby nya laki-laki atau perempuan? Dan nama nya siapa, Pak? Nama panggilannya aja. Hehehe", tanya Dave penasaran.
"Anak saya laki-laki, Dave. Namanya sama seperti Mamas kamu", jawab Jerry.
"Hah? Maksudnya gimana, Pak?", Dave bingung.
"Nama anak saya Charlie. Istri saya terlalu nge fans sama Mamas kamu", jawab Jerry sambil tertawa.
"Oh begitu. Semoga Baby Charlie menjadi orang hebat ya, Pak Jerry", harap Dave.
"Amin, Dave. Terimakasih", jawab Jerry.
__ADS_1
"Sama-sama, Pak Bos", balas Dave mengakhiri sambungan telepon mereka.
Sore harinya, Yura sudah diperbolehkan pulang dari klinik. Karena Yura melahirkan secara normal, maka pemulihannya lebih cepat.
Bahkan ketika sampai di rumah, Yura sudah bisa menggendong baby Charlie dengan sangat luwes.
"Jer, Yur, gue keluar bentar, mau beli makan malam buat kita. Gue pinjam mobil bentar, boleh ya", ucap Albert yang sejak siang tadi sudah datang ke klinik dan juga ikut ke rumah Jerry.
"Ini, Al, pake aja mobil gue", jawab Jerry sambil memberikan kunci mobilnya.
"Al, maaf merepotkan ya", ucap Yura yang saat ini sedang menggendong Charlie.
"Santai aja, Yur. Kebetulan gue juga udah laper", balas Albert dengan gaya santainya.
"Aman, Yur. Ada yang mau dipesan lagi? Atau ada pesanan khusus?", tanya Albert.
"Terserah kamu aja mau beliin apa, Al. Yang penting aman untuk busui", jawab Jerry sambil melirik Yura.
"Yaudah, gue keluar bentar ya. Ntar gue tanya sama penjual nya, makanan mana yang aman untuk busui. Hehehe", ucap Albert lalu pergi membeli makan malam.
__ADS_1
Kring.. Kring..
"Halo, Dok", Jerry menerima panggilan telepon dari Charly.
"Halo, Pak Jerry, maaf mengganggu. Tadi saya menunggu Pak Jerry dan Bu Yura. Hari ini seharusnya jadwal kontrol untuk kandungan Bu Yura, tapi sepertinya kalian lupa ya?", ucap Dokter Charly.
"Astaga, Dok, maaf kami lupa memberi kabar. Semalam anak kami sudah lahir. Yura melahirkan di Klinik yang di ada komplek kami, secara normal, Dok", jawab Jerry.
"Puji Tuhan. Selamat ya, Pak Jerry dan Bu Yura. Ternyata maju satu minggu dari perkiraan saya. Yang penting Bu Yura dan Baby nya sehat ya. Kalau begitu lima hari lagi kita kontrol lagi ya, Pak. Kita akan melakukan pemeriksaan pasca melahirkan", ucap Dokter Charly.
"Terimakasih, Dokter. Oh iya, baik, Dok. Nanti saya sampaikan kepada Yura", jawab Jerry.
"Boleh saya tahu siapa nama Baby nya?", tanya Charly.
"Namanya Charlie Albertsonof Hansel, Dok. Yura sangat mengidolakan Dokter Charly, makanya dia membuat nama anak kami seperti nama Dokter. Hanya beda penulisan aja. Kalau Dokter kan C-H-A-R-L-Y, nah kalau anak kami penulisannya C-H-A-R-L-I-E", jawab Jerry.
"Wah saya sangat tersanjung. Terimakasih. Hehehe. Sehat selalu untuk Baby Charlie ya, Pak Jerry ", ucap Charly.
"Amin, Dok, terimakasih", jawab Jerry.
__ADS_1
"Besok saya dan istri berkunjung ke rumah Pak Jerry untuk melihat Baby Charlie, boleh kan?", tanya Charly.
"Dengan senang hati, Dok", jawab Jerry.