
Sore harinya, ketika Jerry dan Yura sedang jalan-jalan sore di sekitar komplek, mereka bertemu dengan penjual somay dan bakso keliling yang sedang berhenti.
"Papi, beli bakso yok, bakso telor, pake mie kuning aja, dua mangkuk", ucap Yura sambil merangkul tangan Jerry.
"Mami mau makan dua mangkuk bakso sekaligus, Mam?", tanya Jerry.
"Ya enggaklah, Pa. Dua-dua nya untuk Papi", jawab Yura dengan santai.
"Ha? Terus Mami?", Jerry bingung.
"Mami makan somay aja, tapi nanti sambil lihat Papi habisin dua mangkuk bakso telur", ucap Yura sambil berjalan ke arah penjual somay yang berada di sebelah tukang bakso keliling.
Jerry menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis melihat tingkah sang istri.
"Bang, bakso telor, pake mie kuning aja, satu mangkuk ya", ucap Jerry.
Yura yang saat ini duduk di bangku plastik, di sebelah Jerry, yang sedang memakan sepiring somay, mengernyitkan dahinya.
"Kog cuma pesan satu mangkuk, Pa?", tanya Yura.
"Nanti Papi tambah satu lagi, Mam. Kan disini gak ada meja, gimana caranya Papi makan kalau pegang dua mangkuk bakso sekaligus", jawab Jerry.
"Terimakasih ya, Bang", ucap Jerry sambil menerima semangkuk bakso.
"Beneran ya, Pa, nanti harus nambah baksonya semangkuk lagi", titah Yura.
"Iya, Sayang. Pasti Papi nambah. Apalagi baksonya enak banget gini, bikin ketagihan", jawab Jerry.
"Bagus deh kalau Papi suka. Mami jadi senang", kata Yura yang membuat Jerry bingung.
"Mam, emang kenapa Papi harus makan dua mangkuk baksonya? Dan kenapa harus bakso telor pake mie kuning aja?", tanya Jerry.
"Mami paling suka makan bakso telor pake mie kuning, Pa. Mami pesan dua, biar adil aja", jawab Yura sambil mengunyah sayur kol yang ada pada somay.
__ADS_1
"Adil gimana, Mam? Terus kenapa Mami malah makan somay? Katanya suka banget sama bakso telor", tanya Jerry yang semakin bingung.
"Yaa adil aja gitu, Pa. Masa' iya, kita berdua makan tapi Charlie gak dibeliin. Heheheh. Lagian Mami lagi pengen makan somay, Pa", jawab Yura.
Jerry hanya menggeleng mendengar jawaban sang istri. "Untung ini lagi di luar, kalau di rumah, udah aku cium bibir kamu itu, Mam", batin Jerry.
"Bang, bakso telor pake mie kuningnya dua mangkuk lagi ya", pinta Yura kepada penjual bakso.
Jerry langsung menoleh ke arah Yura.
"Kog pesan dua lagi?", tanya Jerry.
"Satu buat Papi nambah, satu lagi untuk Mami. Hehehe. Mami tiba-tiba pengen makan bakso juga, Pa", jawab Yura sambil mengelus perutnya.
"Sampe rumah, aku cium kamu, Mam", bisik Jerry yang membuat Yura tertawa lepas.
Setelah selesai, Jerry membayar tiga mangkuk bakso dan sepiring somay yang mereka pesan tadi.
"Mam, masih mau lanjut jalan atau mau pulang?", tanya Jerry kepada Yura yang terlihat kekenyangan.
"Pulang donk berarti", balas Jerry sambil mencubit hidung mancung sang istri.
Sesampainya di rumah, Jerry dan Yura langsung mencuci tangan dan kaki mereka di kamar mandi dekat dapur, setelah itu mereka naik ke lantai dua menuju kamar mereka.
"Mami, mandi duluan gih", ucap Jerry.
"Gak mau", jawab Yura yang saat ini duduk di pinggir ranjang.
"Yaudah, kalau gitu Papi yang mandi duluan ya", ucap Jerry lagi.
"Gak boleh", jawab Yura sambil menggeleng.
"Lah, jadi maunya Mami gimana?", tanya Jerry yang dibuat bingung dengan jawaban sang istri.
__ADS_1
"Mandi bareng", ucap Yura sambil memegang tangan Jerry yang saat ini berdiri di hadapannya.
"Are you sure?", tanya Jerry sambil membungkukkan badannya dan kini wajahnya sejajar dengan wajah Yura.
"Hhmmm", gumam Yura sambil mengangguk dan tersenyum.
"Baiklah kalau begitu, dengan senang hati, Mam", bisik Jerry yang membuat Yura merasa geli pada telinganya.
Akhirnya Jerry dan Yura mandi bersama. Di dalam bath up, Yura duduk di pangkuan Jerry. Jangan ditanya apa yang dirasakan Jerry saat ini. Gairahnya langsung tinggi ketika bokong Yura menyentuh miliknya. Kedua tangannya meraih gunung kembar sang istri dan meremasnya. Bibirnya langsung menciumi tengkuk Yura.
"Kamu hari ini terus menggodaku, Mam", bisik Jerry.
Yura yang menikmati remasan tangan Jerry pada dadanya, memegang tangan sang suami seakan menuntunnya untuk terus memijat dadanya.
"Aku juga gak tahu, Pa. Tapi hari ini aku seperti ingin selalu disentuh olehmu", ucap Yura yang membuat Jerry semakin bersemangat.
"Pindah di bawah shower yok, Mam", ajak Jerry dan dibalas anggukan oleh Yura.
Dan saat ini mereka berada di bawah shower. Kembali Jerry memeluk Yura dari belakang, dan dia meminta Yura untuk sedikit menungging.
Jleb..
Bagian inti Jerry sudah memasuki milik Yura. Perlahan tapi pasti, Jerry bergerak maju mundur sambil tangannya terus meremas dada sang istri.
"Aaahh", desah halus Yura.
"Kamu suka, Sayang?", bisik Jerry.
"Iya, Pa. Aku sangat menyukainya", jawab Yura sambil mengimbangi gerakan Jerry.
"Papi mau keluar, Mam", ucap Jerry sambil mempercepat temponya dan mendapat anggukan dari Yura.
"Aaaahhhww", desah keduanya saat sama-sama mencapai pelepasan.
__ADS_1
Setelah selesai bercinta di kamar mandi, akhirnya mereka pun menyelesaikan aktivitas mandi yang tertunda.