Kembalilah, Sayang.

Kembalilah, Sayang.
Jangan Tebal-Tebal


__ADS_3

Keesokan harinya, setelah pulang dari kerja, Charly langsung menjemput Dita dari rumah sakit, kebetulan hari ini Dita shift pagi.


"Sayang, kita mampir ke baby shop dulu yok, beli kado untuk anaknya Pak Jerry dan Bu Yura. Nanti malam kita ke rumah Pak Jerry ya, kamu mau kan?", ajak Charly.


"Boleh. Kita mau beli apa, Dad?", tanya Dita.


"Apa ya? Ntar kita lihat aja deh, hampers yang bagus untuk baby newborn", jawab Charly sambil fokus menyetir mobil.


"Kamu tahu gak, Mom, nama anaknya Pak Jerry?", ucap Charly yang dibalas gelengan kepala oleh Dita.


"Namanya Charlie", ucap Dokter Charly lagi.


"Wah, sama dengan nama Daddy donk", jawab Dita antusias.


"Iya, kata Pak Jerry, nama baby Charlie memang terinspirasi dari Daddy. Jadi ternyata Bu Yura mengidolakan Daddy", ucap Charly.


"Beruntung banget Daddy diidolakan sama wanita secantik Bu Yura", balas Dita dengan tersenyum, sambil melihat sang suami yang sedang menyetir mobil.


"Namanya juga lelaki tampan, Mom", Charly menyombongkan dirinya yang membuat Dita mengernyitkan dahinya.


"Pede banget", gumam Dita.

__ADS_1


"ihh, ada yang gak setuju", ledek Charly yang membuat Dita memanyunkan bibirnya.


"Semoga kita juga segera diberikan momongan ya, Mom", harap Charly sambil sesekali mengelus pipi Dita.


"Ditidurin aja belum, gimana mau dapet momongan", ucap Dita.


"Yakin belum pernah Daddy tidurin? Kayaknya udah pernah deh", canda Charly.


"Ish, apaan sih, Mas. Waktu itu kamu per-kos* aku, bukan tidurin aku. Orang kamunya kasar banget. Kayak orang kese-tanan. Benci aku sama kamu", Dita malah ngambek. Padahal maksud Charly tadi hanya bercanda.


"Sayang, maaf. Daddy gak bermaksud untuk membicarakan kesalahan Daddy waktu itu. Maaf ya. Maksud Daddy, semalam kan Daddy tidurin kamu, nyanyiin kamu sampe bobonya nyenyak banget. Maaf ya, Sayang. Jangan salah paham ya", pinta Charly namun Dita hanya diam.


"Sayang, jangan manyun gitu donk. Pliisss", pinta Charly lagi sambil memarkirkan mobilnya di depan baby shop.


"Maafin Daddy ya. Daddy cinta banget sama kamu", ucap Charly dengan sangat lembut lalu dia melu-mat bibir sang istri.


Untung kaca mobil Charly gelap, jadi orang dari luar tidak bisa melihat aktivitas mereka di dalam mobil saat ini.


Karena belum mendapat balasan dari Dita, Charly sedikit menggigit bibir Dita agar sang istri membuka mulutnya, dan ternyata berhasil.


Dita pun akhirnya terhanyut dengan ciuman Charly. Saat tangan Charly mulai bermain di dada Dita yang masih terbungkus pakaian lengkap, Dita langsung menyadarkannya.

__ADS_1


"Sayang, jangan disini. Aku gak mau mobil ini bergoyang. Nanti kita digerebek. Dikira kita pasangan apaan, main di mobil", ucap Dita yang membuat Charly tersenyum tipis sambil memejamkan mata dan menganggukkan kepalanya.


"Nanti kita lanjut di apartemen ya", bisik Charly.


"Habis dari lihat Baby Charlie ya", balas Dita yang membuat Charly mencubit lembut hidung sang istri.


"Sebelum turun, pakai lipstik kamu dulu, Sayang. Udah pucat banget itu habis Daddy lahap barusan", ucap Charly yang membuat Dita reflek memegang bibirnya.


"Biarin aja, biar orang-orang pada tahu kalau suamiku suka cium bibir istrinya di sembarang tempat", canda Dita.


"Oh, ceritanya Mommy mau Daddy cium lagi nih", ucap Charly yang langsung mendekatkan wajahnya ke wajah Dita.


"Oopss, nanti aja ya, Dad. Kita kesini untuk beli kado buat Baby Charlie. Nanti baby shop nya keburu tutup", ucap Dita sambil menjauhkan wajah Charly.


"Aku pakai lipstik bentar", ucap Dita lagi.


"Tapi jangan tebal-tebal ya. Nanti kamu makin cantik. Daddy gak suka kalau ada lelaki lain yang melirik kamu", rengek Charly.


"Namanya juga wanita cantik, Dad. Wajar kalau banyak yang lirik", Dita menyombongkan diri.


Sepertinya Dita sedang membalas Charly, karena tadi Charly menyombongkan dirinya dengan mengatakan kalau dia lelaki tampan, sehingga membuat Yura mengidolakannya.

__ADS_1


"Cepetan selesai donk palang merahnya, Daddy udah gak sabar mau menghamili kamu", bisik Charly yang membuat Dita tersipu.


__ADS_2