
"Mas, ayo kita sarapan", ajak Yura kepada Jerry yang saat ini sedang menonton program berita pagi.
"Mas...", panggil Yura namun tidak juga dijawab Jerry.
"Aku makan duluan ya, Mas", kata Yura yang hanya dibalas deheman oleh Jerry.
Wahh sepertinya Jerry balas dendam nih. Hehehe.
Ketika Yura sedang menikmati sarapannya, Jerry pergi ke kamarnya sambil membawa bantal, guling, dan selimut yang semalam dia bawa ke ruang tengah.
Dia melewati Yura begitu saja tanpa sedikit pun menghiraukannya.
"Mas Jerry pasti marah karena sikapku semalam", batin Yura.
Satu jam kemudian Jerry keluar dari kamarnya dengan penampilan yang sangat casual membuat kegantengannya semakin terpancar.
"Mas, kamu mau kemana? Sebaiknya kamu sarapan dulu sebelum pergi. Dari semalam kamu belum makan, Mas", Yura yang sedang menonton acara gosip menghampiri Jerry yang saat ini berada di dalam mobilnya.
"Aku makan di luar saja", kata Jerry kemudian dia melajukan mobilnya meninggalkan Yura.
Yura pun kembali masuk ke dalam rumah, dan tiba-tiba dia kembali merasa mual dan berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.
"Astaga, sebenarnya ada apa denganku?", batin Yura.
"Apa sebenarnya aku sedang hamil? Sepertinya aku harus ke apotek untuk membeli test pack", batin Yura.
Setengah jam kemudian setelah Yura membersihkan tubuhnya, dia pergi ke apotek. Yaa, Yura mengendarai mobilnya sendiri.
__ADS_1
Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, Yura bermaksud untuk langsung kembali ke rumah, namun Albert menghubunginya.
"Halo, Yura, aku di Makassar sekarang. Apakah kamu punya waktu hari ini? Kita hangout yokk", ajak Albert melalui sambungan teleponnya.
"Halo, Al, bukannya kamu bilang kalau hari ini ada pernikahan sepupuh kamu?", tanya Yura.
"Iya, Yur, ternyata aku keliru. Sepupuhku menikahnya besok, hari Minggu, bukan hari ini. Hahaha", jawab Albert.
"Oh gituu. Kebetulan aku sedang di luar, kamu dimana sekarang? Kita ketemu di Mall X aja ya, Al", kata Yura.
"Aku masih di hotel V, Yur. Aku siap-siap ya. Kita ketemuan di Mall X", kata Albert antusias.
"Oke", Yura mengakhiri panggilan telepon dari Albert.
"Aku harus izin sama Mas Jerry gak ya?", batin Yura.
Kring.. Kring..
"Kamu dimana? Kenapa tidak ada di rumah?", tanya Jerry dengan nada yang datar.
"Aku tadi ke apotek, Mas. Sekarang aku lagi di jalan menuju Mall X", jawab Yura jujur.
"Ada keperluan apa kamu ke Mall X? Bagaimana kalau nanti kamu muntah-muntah disana?", pertanyaan Jerry membuat Yura kesal.
"Aku ada janji mau ketemuan sama Albert. Kalau pun aku nanti muntah-muntah disana, ada Albert yang akan mengurusku. Lagi pula apa pedulimu, Mas? Tadi pagi kamu tahu kalau aku muntah-muntah, tapi kamu membiarkanku", jawab Yura yang langsung mematikan sambungan telepon dari Jerry.
"Arrghh.. tidak bisa dibiarkan, aku harus menyusul Yura sekarang", batin Jerry lalu dia masuk ke mobilnya dan melaju ke Mall X.
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama bagi Jerry untuk menemukan keberadaan Yura dan Albert. Saat dia memasuki pintu Mall, dia melihat Yura dan Albert sedang duduk berbincang di dalam sebuah restoran cepat saji.
"Yura, kamu mau makan apa? Kebetulan aku belum sarapan di hotel tadi", kata Albert.
"Aku belum lapar, Al. Kamu saja yang makan. Tadi aku sudah makan di rumah", jawab Yura.
"Kalau begitu aku pesankan minuman dingin untukmu, ya", balas Albert yang dibalas anggukan dan senyuman oleh Yura.
"Ini minuman untukmu, Yur", kata Albert ketika kembali ke tempat duduk mereka.
"Terimakasih", jawab Yura dengan senyum yang mengembang.
"Aku sambil makan, tidak apa-apa ya, Yur", kata Albert setelah dia selesai berdoa makan.
"Selamat makan, Tuan Albert", kata Yura yang disambut tawa oleh Albert.
"Yura, kamu semakin cantik, auramu semakin terpancar", puji Albert kepada Yura sambil dia menikmati makanannya.
"Heemmm, kamu selalu saja begitu, Al. Selalu memujiku setiap kali bertemu", jawab Yura.
Jerry yang sedari tadi duduk di belakang Yura dan mendengar semua percakapan antara Yura dan Albert langsung berdiri dan menghampiri mereka.
"Saya harap kamu sadar bahwa yang kamu bilang semakin cantik ini sudah menjadi istri orang", kata Jerry yang langsung duduk di sebelah Yura.
"Mas Jerry, sejak kapan ada disini?", tanya Yura yang terkejut dengan kedatangan suaminya.
Melihat Jerry datang, respon Albert justru tidak terduga.
__ADS_1
"Hai, kenalin, aku Albert Juanda, aku sahabat lamanya Yura sekaligus cinta pertama Yura. Oh iya, supaya kamu tahu, Yura adalah cinta pertamaku", kata Albert sambil menyodorkan tangannya untuk berjabatan dengan Jerry dengan senyum yang mengembang.
Apa??? Albert sengaja ya bilang gitu biar bikin Jerry cemburu. Yaampuun, Al..