Kembalilah, Sayang.

Kembalilah, Sayang.
Berhati Mulia


__ADS_3

Setelah selesai makan siang, benar saja, Jerry langsung menagih janji Yura untuk memanjakannya. Saat ini mereka berada di dalam kamar utama. Yura yang sedang asyik menonton drama korea, memiringkan badannya karena Jerry saat ini sedang bermanja ria, layaknya seorang bayi yang sedang menyusu pada ibunya.


Tangan Yura mengelus kepala Jerry sehingga membuat Jerry tertidur dengan posisi mulutnya masih menempel pada pabrik-susu sang istri.


Yaampun Jer, nyenyak bener kayaknya tidur siangnya yaa. Hehehe.


Keesokan harinya...


Ketika Jerry dan Yura sedang duduk di salah satu Cafe yang berada di Mall Y, tadi mereka berbelanja beberapa perlengkapan bayi, Jerry mendapat telepon dari Nirmala, anak Pak Ujang (Supir Pribadi Bu Mery, Mamanya Jerry), yang waktu itu biaya persalinannya dibantu oleh Jerry, dan tidak lain adalah mantan istri Galang (kekasihnya Almh Fely).


Yaa, satu minggu setelah dia melahirkan, Nirmala menggugat cerai Galang. Untungnya gugatannya tidak dipersulit, sehingga saat ini Nirmala sudah sah bercerai dari Galang. Dan saat ini dia adalah ibu tunggal bagi anaknya, Jerry Dermawan. Mengingat Galang mendapat hukuman penjara seumur hidup, atas kasus-kasus yang menimpanya.


"Halo, Selamat siang, Mas Jerry. Mohon maaf saya mengganggu", ucap seorang wanita dari ujung telepon.


"Iya, halo, maaf saya sedang berbicara dengan siapa ya?", tanya Jerry yang terlihat bingung.


"Saya Nirmala, Mas, anaknya Pak Ujang", jawab wanita itu.


"Anaknya Pak Ujang? Apakah kita pernah bertemu?", tanya Jerry mencoba mengingat.


"Iya, Mas Jerry. Saya Nirmala, anaknya Pak Ujang, yang waktu itu dibantu oleh Mas Jerry dan Non Yura ketika saya harus segera di operasi caesar. Saya berhutang budi kepada Mas Jerry dan Non Yura. Saya benar-benar mengucapkan terimakasih", jawab Nirmala.


"Oh iya, Nirmala. Saya ingat. Iya, sama-sama, Nirmala. Sesama umat Tuhan, sudah seharusnya kita saling menolong", ucap Jerry dengan rendah hati.


"Saya tidak bisa membalas kebaikan Mas Jerry dan Non Yura. Saya hanya bisa berdoa untuk kebaikan kalian berdua. Kiranya Tuhan selalu memberkati dan menyertai Mas Jerry dan Non Yura dimana pun berada", doa Nirmala.

__ADS_1


"Amin. Terimakasih, Nirmala. Doa yang sama juga untuk kamu dan anak kamu ya", jawab Jerry.


"Kirimkan salam saya untuk Non Yura ya, Mas Jerry", balas Nirmala.


"Kebetulan istri saya ada di samping saya. Apakah kamu mau bicara?", tanya Jerry.


"Oh iya, boleh, Mas Jerry", jawab Nirmala.


"Sayang, ini ada yang mau bicara sama kamu, namanya Nirmala, anaknya Pak Ujang", ucap Jerry.


Yura langsung mengerti siapa yang Jerry maksud, karena anak Pak Ujang hanya satu, yang waktu itu mereka bantu.


"Iya halo, Nirmala", sapa Yura dengan ramah.


"Semoga Mas Jerry dan Non Yura sehat-sehat terus ya. Khususnya Non Yura, semoga kehamilannya selalu sehat dan kuat", doa Nirmala lagi.


"Amin. Terimakasih ya, Nirmala", jawab Yura.


"Saya sekalian mau pamit, Non. Minggu depan saya mau merantau, mau cari kerja", kata Nirmala.


"Merantau? Bayi kamu aja belum ada satu bulan, Nir. Apakah kamu akan meninggalkannya?", tanya Yura.


"Iya, Non. Saya harus menghidupi anak saya. Saya tidak mungkin membebani Bapak dan Ibu saya terus", jawab Nirmala.


"Jadi nanti anak kamu sama siapa, Nir?", tanya Yura lagi.

__ADS_1


"Awan saya titip sama Ibu saya, Non", jawab Nirmala pasrah.


Yaa, anak Nirmala diberi nama Jerry Dermawan oleh Pak Ujang. Mereka memanggilnya Awan.


"Nir, saya juga akan menjadi seorang Ibu. Saya tidak tega kalau kamu harus meninggalkan anak kamu. Dia masih terlalu kecil untuk jauh dari ibunya. Dia sangat butuh sentuhan kamu, Nir. Ya walaupun kakek dan neneknya pasti juga menyayangi dia, tapi Awan lebih membutuhkan dekapan ibu kandungnya. Apakah kamu tidak ingin memberinya ASI? Tolong pikirkan pertumbuhan Awan, Nir", ucap Yura prihatin.


"Iya, Non. Saya sebenarnya tidak tega untuk meninggalkan Awan. Tapi saya harus bekerja, Non. Saya butuh biaya untuk pertumbuhan anak saya", suara Nirmala terdengar serak, sepertinya dia menangis.


"Nirmala, kamu jangan khawatir ya. Kamu boleh bekerja di kantor Mas Jerry. Kamu bisa bekerja di Head Office Jerryan Corps. Untuk posisinya, kita lihat yang cocok dengan kamu ya. Tapi saya minta, bertahanlah sampai usia anak kamu tiga bulan, baru kamu mulai bekerja. Supaya kamu juga semakin pulih. Apalagi kamu kan kemarin operasi, pemulihannya mungkin sedikit lebih lama", Yura menasihati Nirmala.


"Nirmala, saya dan Mas Jerry akan membantu biaya sehari-hari Awan, untuk susu dan diapersnya, sampai kamu mulai bekerja nanti", ucap Yura lagi dengan tulus.


Jerry mengangguk tanda setuju. Yaa Jerry mendengar percakapan Yura dan Nirmala, karena Yura meloudspeaker handphone Jerry.


"Non, saya tidak tahu harus bicara apa lagi sekarang. Kalian sangat baik, bahkan terlalu baik. Terimakasih banyak Non Yura. Saya sangat berhutang budi kepada Mas Jerry dan Non Yura", ucap Nirmala yang saat ini menangis karena terharu akan kebaikan hati anak dan menantu dari majikan bapaknya tersebut.


"Iya, Nirmala, sama-sama. Yang penting kamu dan anak kamu sehat ya", ucap Yura.


Jerry sangat bangga dengan istrinya. Selain cantik, Yura juga memiliki hati yang sangat tulus. Padahal dia tahu kalau Nirmala adalah mantan istri Galang. Dan Galang adalah kekasih Fely, mantannya Jerry. Tapi dia tidak mempedulikan semua itu. Karena Nirmala dan Awan tidak bersalah dan tidak ada hubungannya dengan Fely.


Jerry memandangi istrinya sambil tersenyum.


"Papi, kenapa lihatin aku terus?", tanya Yura sambil menikmati Orange Juice.


"Papi sangat bangga jadi suami kamu, Mam. Kamu wanita berhati mulia. Papi makin cinta sama kamu", ucap Jerry sambil mencium tangan Yura.

__ADS_1


__ADS_2