Kembalilah, Sayang.

Kembalilah, Sayang.
Papa dan Mama Yura Datang


__ADS_3

Deg...


Perasaan Jerry campur aduk mendengar pengakuan Yura.


Satu bulan kemudian...


TingTong...


"Mama...", Yura terkejut bahagia melihat siapa yang saat ini berada di hadapannya.


"Syurpires... Halo, Non Yura, pasti kaget ya melihat kami bertiga", kata Bude Rum dengan logat Jawanya yang sangat kental.


"Suur-prais, Bude, bukan syurpires", kata Pak Bram sambil tertawa.


"Ehh, iya Pak, syurpiras", kata Bude Rum lagi.


"Ahh bodo ahh", balas Pak Bram masih tertawa.


"Ayo masuk yokk...", Yura mempersilakan keluarganya masuk ke rumahnya.


"Kenapa tidak memberitahu Yura, Pa kalau mau datang? Kan Yura bisa masak yang enak untuk menyambut Papa, Mama, dan Bude Rum", kata Yura ketika mereka semua duduk di ruang tamu.


"Kami sengaja, Sayang. Supaya kamu tidak repot", jawab Bu Sinta.

__ADS_1


"Bude buatin teh manis yaa", Bude Rum menawarkan diri.


"Wahh kog malah Bude yang buatin. Biar Yura saja yang membuat teh manisnya, Bude. Kalian kan pasti masih lelah", kata Yura.


"Non Yura, ini sudah tugas Bude. Hehehe. Bude ke dapur ya, Non", kata Bude sambil tertawa.


"Makasih ya, Bude Rum", balas Bu Sinta.


"Mama sangat rindu sama kamu, Nak. Sudah tiga bulan loh kita tidak bertemu. Walaupun kita sering video call, tetap saja Mama sangat merindukanmu. Untung saja di awal kalian menikah, ketika kita sedang video call, Mama pernah meminta alamat rumah kalian. Jadi hari ini kami tidak nyasar sampai ke sini," kata Bu Sinta sambil tersenyum.


"Mama pikir Papa tidak merindukan Yura apa?", Pak Bram tidak mau kalah dan dibalas tawa oleh Bu Sinta dan Yura.


"Yura minta maaf ya, Pa, Ma. Karena Mas Jerry dan Yura belum sempat ke Jakarta mengunjungi Papa dan Mama", kata Yura kepada orangtuanya.


"Tidak apa-apa, Nak. Kami mengerti kesibukan kalian. Bagi Papa dan Mama yang terpenting adalah kebahagiaan kamu. Pernikahanmu baik-baik saja kan, Nak? Kamu bahagia kan hidup dengan Jerry?, tanya Pak Bram.


"Syukurlah, Sayang. Kami lega mendengarnya", balas Bu Sinta sambil mengelus kepala Yura.


"Oh iya, Papa belum melihat Jerry. Apakah dia sedang pergi, Nak?, tanya Pak Bram yang memang dari tadi tidak melihat Jerry.


"Mas Jerry sedang pergi bertemu teman lamanya, Pa. Dia pergi, tidak lama kemudian Papa, Mama, dan Bude Rum datang", bohong Yura.


Padahal Jerry pergi dari tadi pagi. Bahkan Yura tidak tahu kemana perginya Jerry.

__ADS_1


"Papa, Mama, dan Bude Rum istirahat dulu ya. Nanti sore kita ngobrol-ngobrol lagi. Di atas ada dua kamar tamu, ayo Yura antar", kata Yura.


Yaa, sejak Yura jujur tentang perasaanya kepada Jerry, mereka tidak pernah bertegur sapa. Kecuali mengenai pekerjaan di kantor. Meskipun mereka tetap tidur satu kamar dan di ranjang yang sama, mereka tetap tidak pernah berbicara satu dengan yang lain. Namun Yura tetap melakukan kewajibannya untuk memasak, membersihkan rumah, mencuci piring dan pakaian, bahkan menyetrika. Entah apa yang terjadi di antara mereka berdua. Kenapa jadi saling mendiamkan begini ya? Hemmm Author juga bingung.


Tapi ada satu kemajuan, yaitu mereka selalu bersama saat berangkat dan pulang kantor. Jerry pun tidak pernah pergi kemana-mana kalau sudah di rumah. Dia hanya menyibukkan dirinya di kamar (main game) sampai tengah malam lalu tidur. Tetap saja dia belum bersedia membantu Yura untuk beres-beres.


Bagaimana dengan Fely? Apakah Jerry tidak bertemu Fely selama satu bulan ini?


Ya, benar sekali. Karena selama satu bulan ini Fely sedang berada di Australia. Katanya sih dia ada pemotretan dan pekerjaan di sana.


Hemm baguslah, supaya dia tidak menggoda Jerry terus. Hehehe.


Ketika Pak Bram, Bu Sinta, dan Bude Rum sedang beristirahat, Jerry pulang dari jalan-jalannya (iya, jalan-jalan. Karena memang tidak tahu kemana perginya Jerry tadi, hahaha).


"Mas, kamu dari mana?" tanya Yura setelah Jerry selesai mandi.


Yura menghentikan aktivitasnya yang sedang membaca novel sambil duduk santai di sofa kamar mereka.


"Papa, Mama, dan Bude Rum datang. Mereka sekarang sedang beristirahat di kamar tamu. Tadi mereka menanyakan kamu karena mereka tidak melihat dirimu. Aku bilang bahwa kamu sedang bertemu dengan teman lamamu. Terpaksa aku bohong karena aku tidak tahu kamu pergi kemana, Mas", untuk pertama kalinya setelah satu bulan lamanya akhirnya Yura berbicara kepada Jerry.


"Akhirnya dia menyapaku", batin Jerry.


"Oh, aku seharian menghabiskan waktu di toko buku, lalu ke Cafe untuk minum kopi, terus cari makan, terus keliling-keliling kota Makassar, setelah bosan, aku pulang ke rumah", jawab Jerry.

__ADS_1


Yaa, Jerry memang pergi ke tempat-tempat yang dia katakan tadi kepada Yura untuk menghabiskan waktunya.


Ahhh dasar kamu, Jer. Istri cantik malah dianggurin di rumah sendirian.


__ADS_2