Kembalilah, Sayang.

Kembalilah, Sayang.
Ada Apa dengan Jerry?


__ADS_3

Keesokan harinya...


"Terimakasih sudah menghantarkan kami ya, Nak. Kalian hati-hati ketika kembali. Apakah kalian balik lagi ke kantor atau langsung pulang?", tanya Pak Bram kepada Jerry di Bandara.


"Sepertinya kami langsung pulang saja, Pa", jawab Jerry.


"Papa, Mama, dan Bude Rum hati-hati ya. Dalam waktu dekat, Yura dan Mas Jerry pasti mengunjungi kalian di Jakarta", kata Yura.


"Jaga rumah tangga kalian ya, Nak. Papa titipkan Yura kepadamu", Pak Bram kembali menasihati Jerry.


"Iya, Pa", jawab Jerry.


Pak Bram, Bu Sinta, Bude Rum pun masuk untuk Check in tiket. Sedangkan Jerry dan Yura menuju ke parkiran lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka pulang ke rumah.


"Mas, kalau boleh kita mampir ke Supermarket dulu ya, sebentar saja. Aku mau belanja bulanan untuk keperluan di rumah", Yura memecah keheningan.


"Oke", jawab Jerry sambil tetap fokus mengemudi.


"Totalnya Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ya, Bu", kata sang kasir ketika Yura akan membayar belanjaannya.

__ADS_1


"Oh, sebentar", balas Yura sambil mengambil dompet dari dalam tasnya.


"Pakai ini saja, Mbak", Jerry yang sedari tadi berdiri di belakang Yura menyodorkan kartu ATM nya kepada sang kasir dan langsung diterima.


"Mas..", kata Yura menoleh ke arah suaminya.


"Hheeemm", Jerry hanya berdehem dan hanya dibalas anggukan oleh Yura.


"Tumben sekali, mimpi apa dia semalam? Kenapa jadi baik begini? Biasanya juga aku yang selalu membayar setiap belanja", batin Yura.


Sesampainya di rumah..


"Mulai malam ini kamu tidak perlu lagi capek untuk membersihkan rumah, mencuci pakaian, mencuci piring, dan menyetrika. Karena mulai besok pagi akan ada asisten rumahtangga yang akan membantu pekerjaan rumah. Tapi dia tidak menginap. Sore hari ketika kita pulang dari kantor, dia akan kembali ke rumahnya dan akan datang lagi setiap jam tujuh pagi ketika kita akan berangkat ke kantor. Yaahh hitung-hitung supaya ada yang menjaga rumah juga selama kita tinggalkan kerja, karena kan rumah kita tidak dijaga satpam pribadi. Hhemm, tapi kamu jangan khawatir, karena orang yang akan membantu kita adalah orang yang pernah menjagaku waktu aku kecil, namanya Bu Asih. Orangnya sangat baik dan bisa dipercaya", Jerry memborong pembicaraan ketika mereka sampai di rumah.


"Kamu juga butuh istirahat. Fisik dan pikiranmu pasti sangat lelah selama bekerja di kantor", jawab Jerry.


"Tapi..." belum selesai Yura berbicara, Jerry langsung memotong, "Aku tetap mau kalau kamu yang memasak untukku", pinta Jerry sambil berjalan menaiki anak tangga menuju kamar mereka meninggalkan Yura yang sedang membereskan belanjaan mereka.


Yura tersenyum sambil menggeleng, "Sebenarnya apa yang terjadi dengannya?", batin Yura.

__ADS_1


"Loh, Mas, kamu belum mandi?", tanya Yura kepada Jerry yang sedang sibuk dengan Handphonenya.


"Kamu mandilah terlebih dahulu. Ada sesuatu yang sedang aku urus", jawab Jerry.


"Fely? Bukannya dia berada di Australia? Lalu siapa lelaki itu?" batin Jerry.


Jerry mendapat kiriman foto mesra Fely melalui Whatsapp dari nomor yang tidak dia kenal.


"Ryan, tolong minta tim IT kantor kita untuk mengecek kebenaran foto ini", Jerry mengirim pesan kepada Ryan.


"Oke, Jer", balas Ryan melalui pesan singkatnya.


Satu jam kemudian...


"Mas, kepalaku terasa berat sekali, aku tidur sebentar ya", kata Yura kepada Jerry yang sedang bermain game di handphonenya.


"Kamu sakit?", tanya Jerry memegang kening Yura lalu mematikan handphonenya.


"Aku hanya sedikit lelah, Mas", jawab Yura.

__ADS_1


"Aku boleh pijat kepalamu?", tawar Jerry.


"Boleh, Mas, kalau itu tidak merepotkan", balas Yura sambil memejamkan matanya.


__ADS_2