Ketika Takdir Menyatukan Aku Dan Mereka

Ketika Takdir Menyatukan Aku Dan Mereka
Season 2 Episode 45


__ADS_3

Undangan pernikahan Arjuna dan Khairunissa sudah tersebar, semua kolega rekan bisnis, mau pun saingan bisnis juga turut di undang.


Tak terkecuali Arif dan Edward santoso, mendapat undangan pernikahan Arjuna, Edward langsung naik pitam, ia merasa Arjuna memungkiri kontrak denganya, ia pun langsung mendatangi kantor Arjuna.


Hubungan mereka memang merenggang akibat dari kasus Alena, tanpa basa-basi Edward melabrak Arjuna.


"Kau mengingkari kontrak ini Arjuna, " ia pun melempar surat kontrak di meja Arjuna.


"Lalu apa mau mu?" tanya Arjuna.


"Seperti yang tertulis di kontrak jika kau ingin menikah dengan wanita lain, kau harus menyerahkan semua aset perusahan mu atas nama ku dan putri ku," ucapnya tegas.


Dengan keadaan santai, dan kalem Arjuna merobek surat kontrak itu.


"Mana putri mu? biar aku yang akan menikahinya," tutur Arjuna santai.


"Eh kau gila ya, Evelyn itu putri ku," Edward menujuk Arjuna dengan jarinya.


"Dengar tuan Edward, Evelyn bukan putri mu, aku juga bisa menuntut mu atas pemalsuaan dokumen akte kelahiran Evelyn."


"Di tambah dengan kasus pengelapan uang perusahaan milik PT Radja Prawira group, selama kau memimpin perusahan Kakek ku, atau jangan-jangan kau juga yang menyebabkan Kakek ku meninggal karna serangan jantung," papar Arjuna dengan lembut, tapi menusuk langsung di hati Edward.


"Memalsukan dokumen, Evelyn itu anak ku darah daging ku," sanggahnya.


"Aku punya bukti DNA Alena dan DNA Evelyn, keduanya memiliki kemiripan, dan aku baru tahu jika ternyata kau adalah, saudara dari Alena, aku curiga kau juga terlibat, konspirasi terjadinya kecelakaan yang menimpa orang tua ku," paparnya lagi.


Edward semakin gugup, karna Arjuna kini mengetahui rahasianya," Dan aku berhasil menyelidiki, ternyata saat Orang tua mu bangrut, tak ada lagi Aset keluargamu, karna semua sudah di sita pengadilan, lalu bagaimana kau bisa membangun Perusahan mu, jika keluarga mu saat itu sedang terpuruk, mau makan saja susah, apalagi jika bukan hasil penggelapan uang perusahaan kakek ku," tambah Arjuna lagi.


"Dan Tuan Edward yang terhormat, kasus mu tinggal menunggu bukti yang cukup, untuk menjerat mu," Arjuna pun membalikan badanya.


Mendengar itu Edward langsung emosi "Bedebah kau Arjuna, sebelum kau menghancurkan ku, kau harus mati di tangan ku." Edward meraih pistol di dalam jas nya dan hendak menembak kearah Arjuna.


Pistol sudah siap di tarik, dan tiba-tiba saja dari belakang, seorang angota kepolisian berteriak.


"Angkat tangan, kau tak bisa mengelak, tempat ini sudah kami kepung, lepaskan pistol itu dan menyerah lah."


Edward tak percaya, ternyata semua ini pancingan baginya, ia pun melepaskan pistol, dan berlutut karna sudah di grebek polisi.


Kali ini, satu lagi mereka bisa membuktikan para tersangka yang melakukan pembunuhan berencana, untuk ketiga orang tuanya, seketika Arjuna menangis, akhirnya ia bisa memberi keadilan untuk oraang tuanya, Arjuna sedih mengingat kekejaman dan tanpa belas kasihan, mereka mencelakai ketiganya, dan membuat ia dan ke empat saudaranya menderita, bukan hanya itu, keluarga Edward dan Alena juga berhasil menggelap kan uang perusahaan Kakeknya, dan berhasil membuat berita palsu bahwa perusahaan mereka bangkrut, kepada Kakek Radja Prawira, hingga Kakeknya mengalami serangan jantung mendadak.

__ADS_1


Mereka memang tak membunuh secara langsung, tapi akibat perbuatan mereka, keluarga Radja Prawira kehilangan banyak nyawa, Apalagi Arjuna, ia kehilangan Ayah, bunda, Papa kandungnya dan Kakeknya, dan semua yang terjadi hanya karna hal yang sangat sepele, yaitu dendam Alena terhadap Ibundanya, sejenak Arjuna haru, ia terus meneteskan air matanya, Akhirnya kasus yang selama bertahun tahun menyelimuti pikirnya, kini telah menemukan titik terang, dan semua tersangka yang terlibat atas kasus kecelakaan orang tuanya kini, mendapat hukuman, meski Arjuna merasa hukuman itu tak setimpal denga perbuatan mereka, Arjuna mencoba untuk iklas, jangan mencari keadilan di dunia ini, karna keadilan yang hakiki adalah milik sang pencipta, sekecil apapun perbuatan baik dan buruk kita, akan di balas seadil-adil nya oleh Allah.


Hari pernikahan sudah di depan mata, besok Arjuna akan melepas masa lajangnya, Leo dan Raka pun berkumpul menemani Arjuna yang sedang melakukan ritual pernikahannya, ia tak boleh keluar, jadi mereka yang menemani Arjuna sepanjang hari.


"Kak apa kau siap dengan malam pertama mu," tanya Raka meledek.


"Apaan sih kamu Raka, aku tuh lelaki normal tau," jawabmya sambil bercanda.


"Iya, Arjuna kamu kan ngak pernah berhadapan langsung dengan wanita, apalagi jika harus sampai sejauh itu, aku takutnya kamu grogi trus diare deh," tambah Leo.


"Sebaiknya Raka, saat malam pertamanya Arjuna, kita menunggu saja di luar" kamarnya, siapa tahu dia butuh obat kan? Leo semakin menjadi menggoda Arjuna.


"Iya Leo, siapin juga tabung oksigen dan alat kejut jantung untuk pertolongan pertamanya, kita harus siaga, takut nya Kak Juna syok lagi, dia kan ngak pengalaman sama sekali," Raka tertawa geli.


"Parah loh Raka, kenapa ngak sekalian Arjuna malam pertamanya di samping ruang UGD saja, jadi jika terjadi sesuatu, bisa langsung mendapatkan pertolongan pertama," mereka pun tertawa lepas.


Leo semakin jadi mereka pun menertawakan Arjuna, jika di rumah, Arjuna seperti kehilangan wibawanya, Raka dan Leo bahkan tak segan, tapi di kantor Leo sangat hormat dan patuh pada Arjuna .


"Anjritt kalian berdua, kalian pikir aku ngak jantan apa?" Arjuna sedikit tersulut, mendengar penghianaan keduanya, meski ia tahu mereka bercanda.


"Sudah kalian pergi sana," usirnya dengan nada bercandau tapi Leo dan Raka tak beranjak dari tempatnya.


"Sakina ".pangil Arjuna, tapi Sakina tak menoleh, kemudian Raka keluar dan menghampiri Sakina.


"Dek kamu mau kemana?" tanya Raka.


Sakina tak menjawab ia hanya mengelengkan kepalanya, "Ayo ikut Kak Raka, kita kekamar Kak Juna, siapa tahu kamu ingat sesuatu," Raka pun menuntun tangan Sakina dan ia hanya mengikut saja.


Raka menuntun Sakina agar duduk di atas kasur dan bersebelahan denga Arjuna.


Melihat Sakina yang seperti itu suasana yang tadi nya ceria berubah drastis, karna sejak mereka menemukan Sakina, Sakina tak banyak bicara, tatapan matanya pun kosong.


Seseorang yang mengalami amnesia, biasanya hanya tak mampu mengingat jati dirinya, tapi ia bisa bicara, dan bisa mengukuti emosinya, sedih menangis, tertawa, masih bisa mereka rasakan.


Tapi Sakina, selain ia tak ingat siapa dirinya, ia juga tak punya ekspresi, wajahnya datar tak ada ekspresi, tatapan matanya juga kosong.


Arjuna membelai rambut panjang Sakina, kemudian mencium kening dan pipinya, ia merasa sedih dengan keadaan Sakina.


Selain kehilangan ingatannya, ia juga seperti kehilangan gairah hidup, seperti orang yang sedang depresi.

__ADS_1


"Arjuna, apa tak sebaiknya. kau bawa Rangga kemari, biarkan Rangga yang merawat Sakina, mungkin dengan hadirnya Rangga, Sakina bisa kembali ingat, dan ia segera sembuh," saran Leo.


"Apa Rangga?, bukannya dia yang membuat adiku seperti ini, bahkam aku tak mengijinkanya untuk bertemu Sakina," sahutnya tegas.


Leo tak ingin memaksa, ia tahu Arjuna juga butuh waktu, wajar saja jika ia marah pada Rangga, karna keteledoran Rangga dan Ibunya, Sakina sampai di tabrak mobil, tapi bagaimana pun Rangga adalah suaminya, dan ia lah yang paling berhak atas Sakina.


Sementara Rangga, di sisi tempat tidur ia meneteskan air mata, kenapa rumah tangga yang di bangunya, harus berakhir dengan singkat, belum setahun menikah dengan Airin, ia harus kehilangan Airin, dan baru beberapa bulan menikah dan merasakan kehidupan bahagia bersama Sakina, kini ia pun merasa terlalu jauh jarak yang membentang di antara mereka, Rangga menangis lirih dalam keheningan malam, ia begitu rindu pada istrinya, sebenarnya jauh di hati Rangga, ia tak rela jika harus berpisah dengan Sakina.


Tapi melihat keadaanya kini, ia pun merasa tak pantas untuk Sakina, sungguh sebuah dilema untuk Rangga.


Apalagi Arjuna tak memberi kesempatan padanya, untuk bertemu Sakina.


Please like komen dan rate 5, mampir juga di audiobook dan novel author yang lainya denga judul; **Mencintai mu dalam gelap,


Terima kasih untuk para raider dan teman author**.


Author rekomendasi novel keren untuk kamu nih mampir ya: save yalisa.


Yalisa adalah siswi SMK yang kerap mendapat bullyan dari teman-teman sekelasnya, bullyan yang ia terima bukan sekedar ejekan melainkan tindakan fisik.


Hanya Mei sahabat yang membelanya di dalam kelas.


Sekolah yang tahu akan masalah Yalisa juga tidak perduli, malah menutup-nutupi agar sampai tidak di ketahui orang di luar sekolah.


Karena kemiskinan lah yang membuat Yalisa bungkam.


Perasaan Yalisa campur aduk, marah,emosi,benci,stres, pecundang, dan tak berarti membuat dirinya ingin mengakhiri hidupnya.


Apakah Yalisa akan mati begitu saja?


Atau rasa dendam dan benci akan menjadi cinta?


Atau malah membawa pertumpahan darah?


Manakah yang akan terjadi?


Ikuti terus alur cerita Save Yalisa.


__ADS_1


.


__ADS_2