
" Bukan barang yang aku makasud bos, kalau barang aku dan Rangga juga bisa membeli nya sendiri, karena gaji yang bos berikan begitu banyak" ucap Raka yang membuat Bagas bingung.
" Jadi oleh-oleh apa yang kamu maksud Ka? kalau bukan Barang lantas apa?" tanya Bagas.
" Bagas junior Bos, agar rumah besar semakin ramai dengan hadir nya Bagas junior" ucap Raka.
Deg.
Jantung Bagas langsung seperti keluar kupu-kupu mendengar kata Bagas junior yang keluar dari mulut Raka.
Kenapa aku tidak ingat dengan anak ya, Raka benarm aku harus membuat Reina hamil, agar hadir buah dari cinta kami berdua kami, dan aku akan membuatnya di berbagai negara, madi in negara mana gak tahu lah, yang penting pulang dari liburan sudah ada janin di kandungan Reina nantinya, batin Bagas sambil tersenyum sendiri.
" Gimana bos, bisa bawa oleh-oleh yang kami inginkan" ucap Raka yang kini membuat senyum Bagas semakin mengembang.
" Kau tunggu saja kabar baiknya" ucap Bagas yang di jawab dengan ancungan jempol oleh Raka.
*****
__ADS_1
Pesawat yang di tumpangi Bagas dan Reina sudah mendarat di bandara Istanbul Ataturk, Ya saat ini Bagas membawa Reina ke turki, Bagas memang berniat untuk membawa Reina keliling dunia, dengan menyamar dan mengganti identitas dirinya agar Bagas dan Reina dapat liburan tanpa ada yang mengusiknya, bahkan Bagas dan Reina liburan dengan menaiki pesawat biasa karena keinginan tercintanya.
" Selamat datang di kota Turki" teriak Reina saat baru keluar dari Bandara.
Bagas tersenyum mendengar teriakan istrinya yang tampak begitu senang dari wajahnya.
" Kamu senang sayang" Tanya Bagas dengan menatap wajah Reina dengan lembut.
" Sangat Mas, Reina sangat senang" sahut Reina sambil melihat keluar jendela mobil.
Mobil yang membawa Bagas dan Reina sudah sampai di hotel tempat mereka menginap, Kusadasi tempat yang di tuju untuk menginap karena pemandangannya yang begitu cantik di pandang mata.
" Kita istirahat dulu, kita baru saja sampai setelah 12 jam perjalanan sayang" ucap Bagas sambil memeluk Reina dari belakang dan meletakkan wajahnya di ceruk leher Reina.
Reina dengan lembut mengelus kepala Bagas dengan sayang, " Capek Reina sudah hlang setelah sampai di sini Mas, indah banget" ucap Reina yang membuat Bagas tersenyum senang.
" Tapi kamu harus istirahat dulu, kita duduk di sana ya sambil selonjoran, biar gak capek banget nanti saat jalan-jalan, satu jam lagi kita akan berangkat lagi setelah serapan pagi" ucap Bagas yang langsung di angguki kepala oleh Reina.
__ADS_1
Memang Reina dan Bagas sampai di Turji tepat jam 7 pagi, jadi mereka ingin serapan dulu setelah chek in dan pasti nya mengisi perut terlebih dahulu.
Tak lama terdengar pintu kamar mereka di ketuk, dengan cepat Bagas membuka pintu dan melihat pelayan hotel membawa kan makanan untuk mereka serapan, setelah meletak kan nya di atas meja, pelayan tersebut langsung undur diri.
Sedang kan Reina langsung melahap makanan yang sudah ada di hapannya begitu lahap, lagi-lagi Bagas yang melihat kelakuan istrinya tersenyum lucu.
" pelan-pelan sayang, makanannya masih banyak, tidak akan ada yang mengambilnya" ucap Bagas namun Reina sama sekali tidak mendengar kan apa yang di kata an suaminya.
Setelah selesai serapan, Bagas benar benar menyuruh Reina untuk istirahat sejenak, karena mereka akan melakukan perjalan kembali.
Dan kini Reina dan Bagas sedang berada di loby hotel menunggu mobil yang akan menjemput dan membawa mereka untuk keliling turky selama satu munggi ke depan.
" Siap untuk jalan jalannya" tanya Bagas pada Reina saat sudah melihat mobil akan mereka naiki sudah berada di depan hotel.
" Siap banget dong Mas" sahut Reina dengan wajah begitu senang.
Bagas tertawa melihat wajah imut istirnya yang terlalu gemas, dengan gerakan cepat Bagas mencuri ciuman di bibir Reina, yang membuat Reina terkejut dan langsung manabok bahu Bagas dengan wajah kesal, tapi Bagas hanya menanggapinya dengan kekehan dan menarik tangan Reina untuk masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
Tbc.