
Raka yang melihat adegan bosnya dengan nona bosnya hanya bisa merasa iri, namun saat Raka akan pergi meninggalkan ruangan bosnya karena sudah selesai mengantar berkas penting, Raka di kejut kan dengan kehadiran Meta yang tepat berada di depan pintu ruangan Bagas saat Raka membuka pintu.
"Astagfirullah" ucap Raka yang langsung membuat Reina dan Bagas melihat ke arah Raka berdiri.
" Ada apa Ka?" tanya Bagas yang masih belum melihat Meta dari balik pintu.
" Ehh..Tidak ada apa-apa bos, kalau begitu saya permisi bos, nanti set jam lagi akan saya ingat kan untuk kita meeting bos" ucap Raka setelah itu pamit.
Raka melewati Meta begitu saja, Meta yang tak di tegur sama sekali pun langsung mendengus kesal pada sikap Raka yang begitu dingin pada dirinya.
" Dasar mansia aneh, susah banget buat bicara selain dengan bosnya yang sama sama dingin itu" ucap Meta yang masih berdiri di depan pintu.
Saat dia akan membuka pintu ruangan bosnya, Meta mengurungkan niatnya karena takut mata sucinya ternoda seperti kemarin-kemarin, karena Meta pernah melihat Bagas dengan romantisnya mencium bibir Reina saat Meta tak senagaja melewati ruangan kerja Bagas saat di rumah besar dua hari yang lalu.
" Aku tunggu di sini aja deh, takut kepergok kayak kemarin malam lagi" ucap Meta yang langsung duduk di depan kursi sekretaris Bagas.
" Numpang duduk ya, nunggu nona Bos" ucap Meta yang langsung di jawab anggukan dan senyuman oleh Cindy sekretaris Bagas.
__ADS_1
" Cin Tuan Bagas dan asistennya itu emang jarang bicara ya, kalau sama kamu pernah ngomong gak sama kamu?" tanya Meta yang sedikit kepo.
" Pernah Non Meta, tapi bisa di hitung" sahut Cindy dengan sedikit senyuman sambil mengerjakan kerjaannya.
" Panggil Meta aja Cin, berasa tua benget gue di panggil Nona" ucap Meta memberitahu dan di jawab anggukan kepala oleh Cindy.
" terahkir kamu bicara sama kedua pria tampan itu kapan Cin?" lagi-lagi Meta bertanya karena masih kepo.
Cindy tersenyum mendengarnya, " Kalau sama Bos Raka, Seminggu yang lalu Meta, kalau sama Bos Bagas, kira-kira 6 bulan yang lalu" sahut Cindu dengan sedikit kekehan.
" Whaaat!!" Ucap Meta terkejut.
" Ya di anggap lah, buktinya kan aku di gaji, semua karyawan juga jarang bicara sama pak bos Meta, Bos Bagas kalau ada apa-apa hanya pada bos Raka doang, nah bos Raka lah yang menghendle dengan kita karyawannya" ucap Cindy menjelaskan.
Saat Meta mau bersuara kembali, pintu ruangan Bagas terbuka, dan keluarlah sepsanag suami istri yang begitu serasi dengan Bagas memeluk pinggang Reina dengan romantis.
" Meta kamu dari tadi sini, aku nungguin kamu di dalam, aku kira kamu masih di bawah?" tanya Reina.
__ADS_1
" Saya takut ganggu Bos dan nona os kalau masuk ke dalam, jadi saya tunggu di sini saja" ucap Meta memberitahu.
" Meta, kamu jaga istri saya, jangan sampai istri saya lecet sedikit pun, kalau itu terjadi, maka kepalamu akan hilang dari tempatnya" ucap Bagas yang langsung mmebuat Meta meneguk air liurnya dengan susah payah.
Begitu juga dengan Cindy yang langsung merinding mendengarnya, Sedangkan Reina hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya karena mendengar ucapan suaminya yang begitu kejam pada Karyawannya.
" Tidak usah kamu dengar Meta, Suami saya memang rada aneh, yauda ayo kita ke perusahaan Ayah ku, Kak Rangga sudah menunggu di sana" ucap Reina sekaligus langsung mengajak Meta untuk pergi.
" Sayang ingat jangan terlalu dekat dengan Rangga" ucap Bagas kembali mengingat kan istrinya.
" Iya Mas" sahut Reina kemudian mencium tangan Bagas dan Bagas membalasnya dengan mencium kening dan bibir Reina sekilas. Hal itu tak luput dari mata Meta dan Cindy yang langsung mengalihka pandangan mereka.
" Meta ingat jaga istriku, dan jangan biar kan Rangga terlalu mendekati Reinaku, kalau Rangga dekat-dekat, klangsung kamu halangi" perintah Bagas dengan menatap Meta dengan mata elangnya.
" Siap Bos, saya akan menjaga nona Reina dengan baik, dan melarang bos Rangga untuk tidak mendekati Nona Bos terlalu dekat" ucap Meta dengan tegas.
" Baguslah, yasudah ssna pergi, hati-hati" ucap Bagas yang langsung menyuruh Meta untuk menysul istrinya yang sudah berjalan terlebih dahulu.
__ADS_1
Tbc.