Menyerah Diantara Cinta Yang Terabaikan

Menyerah Diantara Cinta Yang Terabaikan
Kejutan Dari Reynand


__ADS_3

Kamu lebih indah dari sekedar ungkapan


Bahkan keindahan sakura yang begitu membuai ini kalah dengan pesona mu yang mampu membuat hatiku selalu merindu.


Senyum mu yang lembut, selalu melukiskan satu rasa yang tidak bisa aku ungkapkan.


Rasanya begitu bahagia ketika memiliki kamu yang mempunyai sejuta keindahan.


Teruslah hidup cinta


teruslah tersenyum dengan sejuta keindahan mu


Dan izinkan aku untuk selalu menjadi alasan mu menerbitkan senyum indah itu...


~Reynand Adiputra


...


Sudah beberapa hari berada di Tokyo, Jepang. Nara sungguh tidak pernah bosan untuk mendatangi taman Shinjiku Gyoen untuk sekedar duduk dan bersantai melihat bunga sakura yang bermekaran. Mungkin besok mereka akan pergi menjelajah tempat yang lain. Dan untuk hari ini Nara hanya ingin menghabiskan waktu disini.


Saat ini Nara duduk sendiri dipinggir danau, tepat dibawah pohon bunga sakura. Kelopak bunga sakura yang berjatuhan membuat Nara betah berlama lama disana. Apalagi sore ini cuaca cukup bersahabat.


Nara hanya duduk sendiri, sedangkan Reynand masih pergi untuk membeli air minum. Entah dimana dia membeli nya, tapi sudah beberapa menit Nara menunggu, Reynand belum juga kembali.


Bibir Nara tidak pernah berhenti tersenyum seraya tangan nya yang terus mengabadikan gambar pemandangan danau cantik dihadapan nya kini menggunakan kamera ponsel nya. Seraya menunggu Reynand untuk kembali.


Hal yang tidak pernah terbayangkan oleh Nara dia bisa berada ditempat ini, menikmati keindahan bunga sakura dan tentunya bersama dengan orang yang dia cinta. Sungguh, ini adalah kebahagiaan yang tidak pernah terkira oleh Nara.


Tuhan memang begitu baik pada nya, dan Nara memang harus bersyukur untuk itu.


Setelah beberapa menit kemudian, Nara mulai bosan untuk menunggu. Entah kemana Reynand tadi, kenapa dia tidak juga kembali?


Nara beranjak dari duduk nya, memandang kesegala arah, namun dahinya langsung mengkerut disaat tempat yang tadinya cukup ramai, kini malah jadi sepi dan tidak ada satupun orang yang ada disini.


"Kemana semua orang" gumam Nara


Dia langsung berjalan perlahan seraya memandang kesegala arah. Sungguh, sama sekali tidak ada satu orang pun yang Nara lihat.


Kemana semua orang?


Apa taman ini sudah tutup?


Tapi tidak mungkin kan. Taman ini buka sampai malam. Tapi kenapa sama sekali tidak ada orang disini, dan kenapa sepi sekali.


Nara mulai khawatir, dia kembali menoleh kearah belakang, sama sekali tidak ada siapapun. Hingga akhirnya Nara memutuskan untuk berjalan menuju jalan utama taman.


Hatinya sudah mulai cemas, meski tempat ini indah dan tenang di saat sepi seperti ini, namun tetap saja, jika sendirian juga tidak membuatnya nyaman, malah membuat nya takut sekarang.


Seraya berjalan, seraya mata nya yang melirik kesana kemari. Reynand belum datang juga, entah kemana suami nya itu. Apa sudah terjadi sesuatu? Kenapa dia tidak menjemput Nara, atau sepaling tidak menghubungi nya kan.


Ah iya..


Nara lupa, kenapa dia tidak mencoba untuk menghubungi Reynand saja.

__ADS_1


Nara langsung meraih ponsel nya dan ingin menghubungi Reynand. Namun belum sempat lagi memanggil. Suara loudspaker taman nampak berdengung, tanda akan diumumkan nya sesuatu.


Nara mematung, saat tiba tiba bukan suara seseorang yang berbicara disana, namun suara lagu yang mengalun dengan merdu dan langsung membuat Nara kembali memandang kesegala arah.


Kenapa lagu romantis ini dihidupkan?????


Bukan lagu Jepang, melainkan lagu barat yang yang berjudul 'A Thousand Years' yang selalu dibawakan oleh Christina Perri ini malantun begitu merdu dan sangat pas dengan suasana disana. Bukan, bukan hanya dengan suasana nya saja, melainkan sangat pas dengan cerita kehidupan mereka.


Sayang, jangan takut


Aku telah mencintaimu selama seribu tahun


Aku akan mencintaimu untuk ribuan tahun lagi


Ya, lirik itu membuat hati Nara terasa berdesir dengan hangat. Tiba tiba bibirnya tersenyum tipis dengan mata yang berair, karena entah kenapa dia menjadi terbawa suasana sekarang.


Kepala Nara menoleh kembali kearah lain, berharap menemukan seseorang yang sejak tadi dia cari. Namun kenapa tidak ada, sementara lantunan lagu ini terus terdengar.


Waktu terdiam


Kecantikan dalam dirinya


Aku akan berani


Aku tak akan membiarkan apapun diambil


Apa yang berdiri didepanku


Setiap jam telah sampai disini


Nara semakin bingung, dan entah kenapa setiap lirik lagu itu rasanya selalu menggambarkan sebuah ungkapan isi hati dari seseorang.


One step closer....


Nara berbalik arah, dan


deg


Matanya semakin berair ketika melihat Reynand yang berdiri diujung jalan dengan setangkai mawar merah ditangan nya.


Nara mendengus senyum dan langsung berlari kearah Reynand dengan segenap perasaan nya.


One step closer....


Lagu itu terus mengalun dengan merdu seiring dengan langkah Nara yang semakin mendekat kearah Reyand. Semakin dekat dan semakin dekat hingga tiba saat nya Nara langsung masuk kedalam pelukan Reynand yang menangkap nya dengan sigap.


"I love you for a thousand years Naraku" ucap Reynand seraya memeluk Nara dengan erat.


"I love you somuch Rey" balas Nara yang dalam pelukan Reynand.


Lagu yang masih mengalun merdu itu terus berputar tanpa henti, cukup lama hingga saat Reynand melepaskan pelukan nya pun lagu itu belum juga berhenti.


Reynand menyerahkan bunga mawar itu pada Nara.

__ADS_1


"Kenapa menangis" tanya Reynand seraya mengusap wajah Nara dengan lembut.


"Aku terbawa perasaan" jawab Nara


Reynand tersenyum sejenak dan memandang keatas, membuat Nara juga ikut memandang keatas.


Ada apa???


Hingga tiba tiba ribuan kelopak bunga sakura jatuh dan berterbangan disekeliling mereka membuat mata Nara langsung terbuka dengan lebar, bukan hanya mata namun juga mulut nya yang terperangah takjub.


"Rey ,,,, ini" gumam Nara yang sungguh tidak bisa lagi untuk berkata kata. Senja ini begitu indah dengan hujan kelopak bunga sakura yang bertaburan dari atas.


"Kejutan untuk mu" jawab Reynand.


Nara terperangah takjub melihat ini, ada drone besar diatas sana yang menjatuhkan ribuan kelopak bunga sakura ini,dan itu sungguh sangat indah. Apalagi mereka berjatuhan dengan bertahap dan berterbangan kesegala arah. Indah sekali


"Rey,,, terima kasih. Ini sangat indah" ucap Nara


Reynand tersenyum dan langsung menangkup wajah Nara.


"Kamu bahagia?" tanya Reynand.


"Tentu saja" jawab Nara.


"Bahagia ku adalah bahagia kamu sayang. Tetaplah tersenyum dengan indah seperti bunga sakura yang selalu membuat semua mata terbuai" ucap Reynand


Nara mendengus senyum dan mengangguk pelan, seraya matanya yang langsung terpejam saat Reynand langsung mencium bibirnya dengan begitu mesra. Bahkan lantunan merdu lagu itu masih juga terdengar.


Hingga Nara langsung mendorong Reynand, saat tiba tiba dia mendengar suara tepuk tangan yang begitu banyak. Nara langsung tersenyum malu ketika melihat ternyata mereka disaksikan oleh para pengunjung yang ada disana. Entah kemana orang orang itu sebelum nya, dan sekarang malah muncul lagi disaat saat seperti ini.


Nara langsung menyembunyikan wajah nya didada Reynand.


"Aaaahh Rey, aku malu" gumam Nara. Sedangkan Reynand malah tertawa melihat Nara.


Reynand memandang orang orang itu, seraya membungkukkan sedikit kepala nya dan mengucapkan terimakasih pada mereka karena sudah ingin bekerja sama untuk membantu nya membuat kejutan untuk Nara.


"Hei,,, sudah, ayo nikmati waktu ini, selagi drone itu masih bekerja" ujar Reynand


Nara langsung mencebikkan bibirnya sekilas dan langsung memandang bunga sakura yang masih berterbangan diatas sana. Bahkan para pengunjung disana juga ikut menikmati hujan kelopak bunga sakura itu.


"Terimakasih,, ini sangat indah" ucap Nara seraya menengadahkan tangan nya keatas dan menampung bunga sakura yang berjatuhan. Ini bunga asli, dan entah bagaimana Reynand menyiapkan semua nya.


"Kamu bahkan lebih dari indah sayang" jawab Reynand.


Nara mendengus senyum malu mendengar pujian itu.


Ya, senja yang indah itu, dia menikmati semua nya. Semua kejutan dari Reynand. Bahkan senyum tidak pernah pudar dari wajah nya, Hingga membuat Reynand benar benar puas dan sangat bahagia.


..


Mencintaimu seindah itu,


maafkan atas waktu yang pernah aku sia siakan dulu...

__ADS_1


__ADS_2