Menyerah Diantara Cinta Yang Terabaikan

Menyerah Diantara Cinta Yang Terabaikan
Permintaan Cleo


__ADS_3

Cleoleneira Delemonte.....


Memandang gedung megah yang ada dihadapan nya dengan pandangan sendu. Ini adalah gedung yang sering dia datangi dulu saat masih menjalin hubungan dengan Reynand. Ya, Reynand yang sudah dia jebak untuk masuk kedalam kehidupan nya dan menjadi kekasih nya didepan publik. Reynand yang selalu terlihat memanjakan dan mencintai nya namun Cleo sia siakan begitu saja hanya karena ambisi.


Reynand yang tidak pernah mau menyentuhnya membuat Cleo jengah, hingga dia terus menjalani hubungan dengan Brian dibelakang Reynand. Membohongi pria itu dengan segala macam cara. Bahkan dengan teganya Cleo membuat sahabatnya sendiri menderita demi untuk mempertahankan Reynand. Dan disaat Reynand terpuruk, disitu Cleo pergi meninggalkan nya. Tapi sekarang, dia malah kembali lagi ketempat ini untuk merayu lelaki itu.


Tidak punya malu???


Ya, dia tahu itu.


Tapi apa boleh buat, jika semua nya sekarang berada ditangan Reynand. Dia tahu jika foto foto itu adalah ulah Reynand. Cleo mengenal Reynand dengan baik. Tiga tahun menalin hubungan, tentu bukan waktu yang sebentar. Dia tahu siapa dan bagaimana tuan Adiputra itu. Semua bisa dia lakukan, apalagi sekarang Reynand sudah memegang kekuasaan  nya kembali.


Cleo harus menjatuhkan harga dirinya dihadapan Reynand sekarang, demi karir yang baru saja dia dapatkan. Dia tidak ingin karir yang sudah dia dapatkan dengan susah payah harus hancur begitu saja.


Dengan wajah angkuh dan gaya nya yang elegan, Cleo memasuki gedung megah itu. Mengabaikan tatapan seluruh karyawan Adidaksa yang memandang nya dengan kagum. Ya, memang harus seperti itu. Bukankah sejak dulu memang sudah seperti itu. Semua orang memandang nya dengan penuh iri dan kekaguman. Menjadi kekasih dari seorang tuan muda Adiputra tentu saja siapa yang tidak bangga.


Cleo sudah tahu seluk beluk gedung megah itu, jadi dia bisa langsung naik kelantai atas dimana ruangan Reynand berada. Berjalan menyusuri lorong menuju ruangan Reynand.


"Apa Reynand didalam?" tanya Cleo pada sekretaris Reynand.


"Ada nona, mari saya antar" ujar sekretaris itu yang sudah biasa menghadapi Cleo.


"Tidak usah, biar aku saja" jawab Cleo yang langsung pergi meninggalkan sekretaris itu.


Sekretaris Reynand memandang Cleo dengan helaan nafas pelan. Meski dia heran, kenapa Cleo baru datang sekarang? Apa karena Reynand sudah kembali lagi memegang kekuasaan nya? Ya, siapapun tahu bagaimana sikap Cleo selama ini. Gadis angkuh yang begitu sombong dengan kecantikan dan kelembutan yang dia miliki.


Cleo langsung membuka pintu ruangan Reynand tanpa ingin mengetuk pintu terlebih dahulu. Dan ketika pintu terbuka, dapat dia lihat jika Reynand masih sibuk didepan meja nya. Wajah pria itu datar seperti biasa, pandangan mata tajam nya maih sibuk pada dokumen dokumen diatas meja. Dan jika sudah seperti ini, apa dia mau mendengarkan perkataan Cleo.


"Hai Rey..." sapa Cleo yang langsung berjalan mendekat kearah Reynand.


Reynand masih diam dan hanya menoleh padanya sekilas dan kembali melanjutkan pekerjaan nya. Dia tahu apa maksud dan tujuan Cleo datang kemari. Rencana nya berjalan dengan baik.


"Bisakah kita berbicara sebentar" pinta Cleo seraya duduk didepan Reynand, dengan gestur tubuh yang begitu lembut namun cukup elegan. Dia harus bisa merebut hati Reynand kembali.


"Apa yang kamu inginkan, bukankah kamu sudah melepaskan sampah menjijijkkan sepertiku???" tanya Reynand, masih dengan mata yang memandang dokumen nya.


"Rey... aku tahu aku salah. Aku sudah meninggalkan mu disaat kamu terpuruk. Aku juga sudah membohongimu tentang penyakitku. Tapi itu semua aku lakukan karena aku mencintaimu Rey" ujar Cleo


"Cinta" gumam Reynand.

__ADS_1


"Ya, kamu pasti tahu bagaimana aku mencintai kamu bukan. Aku mohon maafkan aku. Brian hanya sekedar pelampiasan ku disaat hatiku kamu lukai. Kamu sudah mengkhianati cinta kita dulu. Aku rela membiarkan kamu menikahi Nara. Padahal kamu tahu aku yang ada disaat kamu terpuruk setelah kepergian kakek mu" ungkap Cleo dengan begitu tidak tahu malunya.


Sungguh, Reynand benar benar jijik mendengar itu.


"Aku tidak menerima bekas orang lain Cleo" ucap Reynand begitu tajam. Memandang Cleo dengan begitu lekat hingga membuat Cleo nampak gugup dan canggung.


"Aku bekas orang, bukankah kamu juga????" balas Cleo tidak mau kalah. Reynand langsung tersenyum sinis dan mengangguk.


"Aku sudah memberikan cintaku dan seluruh hartaku dulu. Tapi kamu menyia nyiakan nya. Apa sekarang kamu datang lagi hanya untuk itu??? Bukankah kamu sudah menjadi seorang model yang terkenal dan punya banyak uang, lalu apa aku masih begitu penting??" tanya Reynand seraya meletakkan pena nya diatas meja dan berfokus pada Cleo. Kita lihat, apa yang ingin gadis licik ini lakukan.


"Rey.... aku sadar, jika cintaku benar benar dalam untukmu. Aku memang sudah terkenal. Tapi aku masih membutuhkan mu. Bisakah kita untuk bersama lagi. Aku sudah pantas menjadi pendampingmu bukan?? Aku sudah memiliki nama dinegeri ini, aku juga sudah memiliki pamor yang bisa disandingkan dengan namamu" kata Cleo begitu menggebu.


Reynand memandang datar wajah Cleo.


"Kamu mendapatkan nya pasti dengan begitu payah" ucap Reynand


"Tentu saja" jawab Cleo langsung


"Ya, aku tahu bahkan kamu rela menjual tubuhmu hanya demi untuk mendapatkan popularitas bukan. Apa masih ada cinta dihatimu jika kelakuan mu sudah menjijikkan seperti itu??" tanya Reynand dengan senyum sinis nya.


Cleo terdiam dengan jantung yang mulai bergemuruh. Sudah dia duga jika Reynand pelakunya.


"Rey.... aku tidak pernah mengusik karir mu selama kita bersama. Jadi jangan coba coba untuk menghancurkan karir yang sudah aku bangun ini" ucap Cleo


Reynand tertawa kecil dan menggeleng pelan. Munafik sekali gadis ini, memang bukan dia langsung yang menghancurkan karir Reynand. Tapi dialah yang sudah menghancurkan cinta dan kehidupan seorang Reynand Adiputra.


"Aku tidak akan menghancurkan karir mu Cleo. Tenang saja. Aku tidak sekejam itu" jawab Reynand.


"Apa foto foto itu kamu juga yang mengirim nya?" tanya Cleo memandang tajam pada Reynand


"Foto apa?" tanya Reynand berpura pura bodoh.


"Jangan berlagak bodoh Rey, aku tahu kamu yang sudah mengirimkan foto foto itu kerumah ku" tuding Cleo.


Reynand menghela nafas perlahan dan menggeleng pelan seraya masih tersenyum sinis.


"Apa itu penting untukku. Kamu tahu,saat ini aku masih disibukkan dengan kasus paman Agas dan juga dalang yang sudah menyekap papaku." ucap Reynand begitu pelan, namun terasa begitu menusuk kejantung Cleo. Membuat dia langsung terdiam dengan wajah yang memucat. Sekarang memang ibunya sedang dalam bahaya.


"Apa aku ada waktu untuk mencari sebuah foto" kata Reynand lagi.

__ADS_1


"Rey..."


"Jika kamu sudah selesai kamu boleh pergi. Kamu harus menikmati waktu mu dengan baik Cleo. Bukankah sebentar lagi adalah kompetisi bergengsi untukmu. Kamu harus relaks dan menenangkan diri bukan. Lupakan tentang kata kata cinta itu. Bukankah seak dulu, cinta memang tidak pernah ada diantara kita" ujar Reynand.


"Bisakah kamu memberiku kesempatan Rey. Aku benar benar mencintaimu" ucap Cleo seraya mulai menitihkan air mata. Air mata kepalsuan yang dulu selalu membuat Reynand tidak berdaya, namun kini, ingin sekali rasanya Reynand mencabik cabik wajah penuh kelicikan ini.


"Apa yang bisa kamu beri jika kita kembali. Kamu sudah cukup membuat ku kecewa Cleo" ucap Reynand.


"Apapun Rey, apapun yang kamu minta. Bukankah semua orang tahu jika kita adalah sepasang kekasih yang serasi" kata Cleo lagi.


Reynand tertawa kecil dan mengangguk.


"Seminggu lagi adalah kompetisi mu bukan, maka jika kamu bisa menang. Aku akan mau kembali dengan mu, dan aku akan memberikan kejutan yang indah untukmu diwaktu itu, dihadapan semua orang" jawab Reynand


"Benarkah?" tanya Cleo tidak percaya.


"Tentu saja, mengingat kamu yang sudah banyak memberikan ku kenangan manis selama tiga tahun ini. Aku bisa mempertimbangkan" jawab Reynand.


Cleo benar benar senang mendengar itu. Benar kata ibunya, jika Reynand memang masih begitu mencintainya, meski Reynand berkata tidak.


"Tapi bisakah kamu untuk tidak mengusut kasus om Agas lagi. Bukankah dia sudah dipenjara dan ayahmu sudah ditemukan?" tanya Cleo dengan ragu. Dia berharap Reynand bisa mempertimbangkan hal ini juga.


"Kenapa memang nya?" tanya Reynand dengan wajah yang mulai berubah dingin. Cleo langsung salah tingkah melihat itu. Sial sekali, kenapa sekarang aura Reynand sudah terlihat begitu mengerihkan?


"Itu... karena..bukankah kamu tidak perlu membuang buang tenaga. Kamu juga baru pulih" jawab Cleo dengan kalimat yang hampir berantakan.


Reynand mengendikkan bahunya dan kembali meraih pena nya.


"Untuk yang satu ini bukan urusan mu Cleo. Jika kamu memang ingin kembali bersamaku maka lakukan saja apa yang aku mau. Ah ya, satu lagi. Kamu juga harus mengundang kekasihmu itu nanti" ucap Reynand


"Siapa? Brian... untuk apa mengundang dia?" tanya Cleo dengan bingung.


"Tentu saja untuk melihat kita kembali bersama. Bukankah itu menyenangkan" jawab Reynand dengan senyum penuh artinya.


"Baiklah, itu hal yang mudah. Aku pasti bisa memenangkan kompetisi itu" jawab Cleo dengan yakin.


"Itu bagus, semua akan dimulai dari sana. Kamu bisa pergi sekarang. Aku banyak pekerjaan" ujar Reynand.


Cleo langsung mengangguk dan tersenyum. Tidak masalah untuk sekarang dia memang hanya perlu meyakinkan Reynand untuk menerimanya kembali. Masalah ibunya mungkin jika mereka sudah kembali bersama barulah Reynand akan mudah untuk dipengaruhi lagi. Ya, Cleo yakin dengan pemikiran picik nya itu. Meski otaknya tidak bisa berfikir dengan jernih kenapa Reynand dengan mudah bisa menerima nya hanya dengan syarat seperti itu. Ketakutan tentang karir yang hancur dan keyakinan nya dengan kebodohan Reynand membuat Cleo tidak lagi bisa berfikir jauh.

__ADS_1


Sementara Reynand, setelah Cleo keluar dari ruangan nya, dia langsung mendengus sinis dan menggeleng. Menjijikan sekali sebenarnya melihat wajah itu lagi. Apalagi ketika tahu semua yang telah dilakukan Cleo untuk mencapai ambisinya. Tapi yah, itu bukan lagi urusan nya. Yang pasti sekarang, dia akan membuat Cleo menjadi gila karena ambisinya itu. Lihat saja nanti apa yang akan Reynand lakukan! Untuk sementara, cukup meneror nya dengan segala bukti foto menjijikkan itu. Membuat Cleo ketakutan dan merasa terancam setiap harinya. Jangan salah, Reynand bukan orang baik seperti yang mereka bayangkan.


__ADS_2