
Malam terasa begitu hening ditemani dengan rintik hujan yang masih merenyai sejak sore. Didalam kamar itu, mata Reynand masih terbuka dan memandang nanar langit langit kamar yang tiada berubah. Tidak ada objek lain selain hanya memandang keatas. Mengenang seluruh perasaan yang semakin lama terasa semakin mengikat. Kata 'seandai nya' selalu terlintas dikepala nya.
Ya, seandainya saja dia tidak pernah menyakiti Nara, mungkin kisah mereka tidak sesakit ini. Seandainya saja dia lebih cepat bertemu dengan Nara, maka saat ini mereka pasti akan bahagia bersama.
Sesulit ini mendapatkan maaf dan pengampunan dari seseorang yang pernah mencintai nya dengan segenap jiwa dan raga. Nara pernah mencintainya dengan seluruh hati dan hidupnya, namun Reynand menyia nyiakan semua itu. Maka sekarang, dia merasakan kesakitan yang Nara rasakan.
Secepat itu Tuhan membalas rasa sakit Nara.
Reynand mengerjapkan matanya saat tiba tiba pintu kamar terbuka. Mama masuk dengan membawa sebuah nampan ditangan nya.
"Makan dulu nak" ujar mama
"Rey enggak lapar ma" jawab Reynand yang masih belum mau bergerak sedikitpun
"Sedari siang kamu belum makan,obat mu juga harus kamu minum. Sudah seminggu kamu terbaring disini. Apa kamu tidak ingin keluar dan melihat perusahaan Nara. Kasihan Mahendra yang kesana kemari mengurus sendirian" ungkap mama seraya duduk disamping Reynand
Reynand tertegun dan mulai beranjak untuk duduk dan bersandar dikepala ranjang nya. Dia memandang mama yang tersenyum pedih melihat keadaan Reynand. Luka bekas operasi terbuka lagi, dan tentu itu membuat Reynand belum bisa terlalu banyak bergerak
"Besok Rey akan menyerahkan nya pada Arya, asisten Nara" ungkap Reynand
Mama tersenyum dan mengusap lengan Reynand dengan lembut
"Kamu sudah melakukan yang terbaik nak" ucap mama
Reynand tertunduk dan menggeleng
"Tapi Nara juga belum mau memaafkan Reynand. Dia masih saja meminta pisah ma" jawab Reynand dengan nada yang terdengar begitu pedih.
Mama benar benar tidak tega melihat ini. Meski dia juga kecewa pada Reynand, namun melihat Reynand yang seperti ini, hati siapa yang tidak akan tersentuh. Bahkan demi menebus kesalahannya, Reynand rela menjual ginjal nya sendiri dari pada meminjam uang pada orang lain.
"Rey..." panggil mama dengan begitu lembut. Dia meletakkan nampan yang sedari tadi ada dipangkuan nya keatas meja
"Tidak mudah menjadi Nara nak" ungkap mama. Reynand langsung menoleh dengan lemah kearah mamanya
"Dia pernah mencintai kamu, dan bertahan selama dua tahun dalam hubungan yang begitu rumit dan menyakitkan. Dia berjuang melawan sakit nya dan mencari perhatian kamu. tapi kamu belum bisa melihat nya. Dan ketika dia menyerah, kamu datang dan ingin meminta kembali cinta itu. Hatinya tidak sekuat itu nak." ungkap mama
Reynand langsung tertegun mendengar itu
"Seperti kamu yang begitu trauma dengan darah dan kesakitan, kamu tidak akan bisa dengan mudah menghadapi itu lagi kan, meski kami sudah membawa mu kepsikiater? Begitu pula dengan Nara, dia tidak akan dengan mudah menerima hubungan yang kamu tawarkan kembali, meski kamu sudah mencoba menunjukkan semua ketulusan kamu" ujar mama lagi
Reynand tertunduk dengan pedih. Karena apa yang mama ucapkan memang benar adanya
"Sesuatu yang dipaksa tidak akan mendapatkan hasil yang baik" kata mama
"Lalu apa Rey harus melepaskan dia?. Rey.... Rey gak akan sanggup ma" ungkap Reynand tertunduk pilu
Mama langsung mengusap bahu Reynand. Seolah menguatkan putra semata wayang nya ini
"Biarkan semua berjalan sebagaimana mestinya. Biarkan Nara tenang dalam pengobatan nya. Jika Tuhan masih mengizinkan kalian bersama, maka pasti ada jalan nya suatu hari nanti. Yang terpenting, kamu sudah menunjukkan pada dia jika kamu memang ingin memperbaiki semua nya" ujar mama
Reynand tertunduk dan semakin tenggelam dalam kesedihan nya. Apa yang mama katakan memang benar, dia sudah terlalu memaksakan kehendak, padahal dia tahu jika luka Nara bukan luka kecil, melainkan luka yang sangat dalam dan pastinya begitu membekas
__ADS_1
"Dulu.... mama juga pernah merasakan apa yang kamu rasakan" ungkap mama
Reynand kembali mendongak dan memandang mamanya
"Mama pernah memaksakan kehendak, yang akhirnya membuat mama sendiri yang menderita" tambah nya lagi
"Mama pernah berbuat kesalahan, tapi mama tetap berjalan maju, dan sekarang mama mendapatkan balasan nya, bahkan kalian juga terkena imbas nya" ungkap mama kembali. Wajah nya tertunduk, dan itu membuat Reynand semakin penasaran
"Kesalahan apa?" tanya Reynand
Mama tersenyum seraya meraih piring makanan Reynand.Tapi Reynand tahu jika wajah itu juga begitu sedih dan memendam luka yang cukup dalam. Jangan bilang ini ada hubungan nya dengan papa Reynand?
"Kamu mau mendengar nya?" tanya mama dan Reynand langsung mengangguk
"Dulu sebelum mama dan papa menikah. Papa sudah terlebih dahulu menjalin hubungan dengan seseorang. Seorang model cantik pada masa itu" ungkap mama seraya menyuapkan makanan kemulut Reynand. Reynand langsung membuka mulutnya dan memakan makanan itu meski tidak ada selera sama sekali. Dia masih memandang mama dengan begitu lekat
"Tapi kakek kamu tidak menyukai kekasih papa. Dan dia malah menjodohkan papa dengan mama." ungkap mama lagi, dan Reynand semakin penasaran dengan cerita itu, bahkan cerita mama sedikit bisa membuat dia melupakan luka nya sekarang.
"Awalnya papa menolak karena tahu mama dan wanita itu adalah teman, teman yang cukup dekat" ucap mama
Reynand tertegun, kenapa sama dengan Cleo dan Nara?
"Mama juga tidak ingin awalnya, karena mama tidak mungkin merusak kebahagiaan teman mama sendiri. Hingga suatu hari, mama menemukan bukti jika kekasih papa menjalin hubungan dengan atasan nya sendiri. Dan dari situ mama akhirnya menerima perjodohan yang diminta kakek kamu" ungkapan mama sungguh membuat Reynand semakin mengingat kisahnya dengan Nara. Padahal dia kira ini akan bisa sedikit mengalihkan perhatiannya
"Lalu, apa papa tahu?" tanya Reynand seraya menerima suapan dari mama
Mama mengangguk
"Sejak saat itu kami tidak pernah lagi berteman, bahkan dia juga masih selalu mengganggu hubungan kami hingga beberapa tahun kami menikah"
"Mama sempat ingin menyerah, karena sedikit banyak nya papa masih menaruh iba pada mantan kekasih nya yang selalu mencari perhatian. Tapi kakek kamu terus meyakinkan mama untuk tetap bertahan" ungkap mama
Reynand masih memandang mama dengan lekat. Ada secarik luka yang terpancar diwajah yang mulai keriput itu
"Mama sudah mencintai papa?" tanya Reynand
Mama tersenyum dan mengangguk
"Ya, jauh sebelum papa kamu menjalin hubungan dengan kekasihnya. Mama sudah mencintai dia. Tapi papa kamu lebih dulu jatuh cinta dengan wanita itu. Dan disitulah kesalahan mama, mama memaksa masuk dan menghancurkan hubungan mereka, meski mama tahu jika kekasih papa juga bersalah karena berani mendua" jawab mama dengan senyum nya yang terlihat getir
Reynand tertegun mendengar nya
"Dia cinta pertama papa, jelas mereka akan sulit melupakan" gumam mama
"Lalu, apa mereka berselingkuh?" tanya Reynand
Namun mama menggeleng
"Tidak, mama sedang hamil kamu saat itu. Jadi papa juga masih memilih bertahan. Tapi kakek kamu yang turun tangan karena dia yang memang tidak menyukai mantan kekasih papa" jawab mama
"Kakek?" gumam Reynand dan mama kembali mengangguk
__ADS_1
"Kakek kamu mengancam untuk menghancurkan karir nya jika dia masih saja mengganggu hubungan mama dan papa. Tapi dia tetap saja tidak mengindahkan nya, hingga semua perkataan kakek kamu menjadi kenyataan. Karir nya hancur, dan dia langsung didepak dari agensi tempatnya bekerja. Padahal saat itu dia sedang dalam masa kejayaan nya. Tapi pengaruh kakek kamu dinegeri ini juga sangat kuat, apalagi hanya untuk menghancurkan karir seseorang" ungkap mama. Dan sungguh Reynand tidak menyangka jika kakek nya juga memiliki sisi kejam seperti itu. Dan sekarang dia mengerti dari mana dia mendapatkan sikap otoriter seperti ini. Menghancurkan siapa saja yang berani mengusik nya.
"Papa kamu marah besar, tapi dia tidak bisa berbuat apapun. Hingga lambat laun, semua nya berjalan dengan lancar. Namun semenjak kematian kakek kamu. Semua nya berubah, apalagi dengan paman kamu yang juga tewas didalam penjaranya. Kamu pasti merasakan perubahan itu bukan?" tanya mama
Dan Reynand langsung mengangguk
"Apa karena itu papa mulai bisa bertindak sesuka hatinya sejak kepergian kakek?" tanya Reynand
Mama menggeleng dan menghela nafas nya yang terasa berat. Dia meletakkan kembali piring diatas meja karena Reynand yang sudah tidak ingin lagi memakan nya.
"Entah lah nak. Terkadang mama merasa selama hampir empat tahun ini kita bukan hidup bersama papa" ungkap mama, membuat Reynand langsung mengernyit bingung. Dia tidak paham tentang itu. Karena selama kakek nya masih hidup, Reynand lebih banyak menghabiskan waktu bersama kakek nya, bukan papanya.
"Maksud mama apa? Apa ada yang berbeda?" tanya Reynand
Mama mengangguk dengan wajah sedihnya
"Meskipun mama tahu papa tidak mencintai mama, tapi dia begitu mencintai kalian. Tidak pernah sekalipun dia berkata kasar ataupun membentak kalian berdua. Pada mama juga dia tidak pernah kasar meski dia marah. Tapi setelah kepergian kakek, semua berubah. Entah karena kemarahan nya dimasa lalu yang selalu dia pendam, atau karena ada sesuatu yang lain. Mama juga tidak mengerti" ungkap mama
Reynand terdiam dan mengingat kembali tentang kejadian empat tahun silam. Dimana kematian kakek nya merubah segala nya tentang mereka. Meskipun dia jarang pulang dan berkumpul dengan mama dan papa nya sejak kakek nya masih hidup, namun Reynand masih ingat betul jika papa nya memang sangat hangat dan menyayangi mereka. Bahkan tidak jarang tuan Abas yang mengunjungi Reynand dirumah kakek nya. Namun semenjak kematian kakek nya, papanya juga begitu berubah.
Tapi.... tiba tiba dia mengingat tentang perkataan Nara. Jika Cleo dan ibunya mempunyai niat jahat pada keluarga mereka. Apa ada hubungan nya dengan masalah keluarga Reynand sekarang?
Tunggu dulu....
Tadi mama berkata jika mantan kekasih papa adalah seorang model, dan ibu Cleo juga mantan model. Apa mereka orang yang sama?????
"Mama..." panggil Reynand
Mama yang sedang meraih obat didalam laci meja langsung menoleh kearah Reynand
"Siapa mantan kekasih papa?" tanya Reynand
Namun mama malah tersenyum dan memandang Reynand dengan tatapan yang tidak bisa diartikan
"Guzel, Ibu Cleo"
deg
Jantung Reynand terhenti beberapa detik hingga akhirnya kembali melaju dengan cepat
"Ibu Cleo" gumam Reynand dan mama langsung mengangguk dengan pelan
"Ya, maka dari itu mama tidak pernah suka kamu berhubungan dengan Cleo. Mama takut mereka membalaskan dendam nya melalui anaknya. Dan ternyata, memang begitu kenyataan nya" ungkap mama dengan senyum yang begitu getir.
Reynand menggeleng pelan. Kenapa dia lagi lagi bodoh dan tidak menyadari nya. Ini semua pasti saling bersangkutan satu sama lain. Tidak bisa dibiarkan, dia harus mencari tahu tentang ini. Apa papanya berselingkuh dengan ibu Cleo lagi???
Apa karena kakek nya yang telah tiada membuat mereka kembali berhubungan dan membuang Reynand beserta mama dan adiknya????
Tidak, Reynand tidak terima ini. Jika itu memang benar, maka Reynand akan membalasnya.
Ya, seharusnya dia percaya dengan semua perkataan Nara dulu.
__ADS_1
Sial, Reynand terlihat begitu bodoh sekarang!