
Hai guys...
Kabar bahagia untuk yang masih suka cerita Nara dan Reynand.
Cus baca lagi kisah anak anak mereka. Kali ini aku buat kisah Zeze . Pastinya gak kalah seru kisahnya.
Judul : Mr And Mrs PERFECT
bantu dukung lagi ya guys...
potongan kisah :
Zeze membeli dua box besar donat dengan berbagai varian rasa, juga tidak lupa tiga gelas minuman dingin untuk mereka nikmati bertiga.
Tangannya sudah penuh sekarang, bahkan Zeze terlihat kepayahan membawa makanan dan minuman itu.
Namun di saat dia sedang kepayahan, ponselnya malah berbunyi nyaring. Itu pasti mommy nya yang menghubungi Zeze.
Zeze menghisab minuman rasa cokelat miliknya dengan sedikit kepayahan, tangan nya yang memegang plastik donat juga terlihat merogoh tas kecil miliknya hingga membuat Zeze tidak lagi memandang jalanan di depan.
Sedangkan dari arah berlawanan terlihat dua orang pria berjalan kearahnya. Keduanya nampak begitu serius membicarakan sesuatu.
Tidak ada satupun dari mereka yang memandang kedepan, hingga akhirnya...
bruk... Zeze dan salah satu pria langsung bertabrakan tanpa sadar.
__ADS_1
"Auh!" Zeze berteriak kaget, apalagi ketika tubuhnya hampir terhempas kebelakang dan barang bawaannya yang semua jatuh keatas lantai.
"Oh, ya ampun. Maaf maaf." Ucap Zeze seraya membuka kaca matanya, dia langsung melihat kearah seorang pria tampan yang kini sudah melotot kearahnya, sedangkan pria lainnya nampak meringis memandang pria tampan itu.
"Tu..tuan, maaf. Saya tidak sengaja." Ucap Zeze dengan senyumnya yang terasa getir. Apalagi ketika melihat minuman cokelat dan juga air jeruk yang tumpah dan membasahi jas mahal pria itu.
"Apa kau tidak punya mata ha!" Teriak pria itu begitu marah.
"Maaf, aku benar benar tidak sengaja, tuan." Zeze langsung mencari sapu tangan di dalam tasnya, dia benar benar merasa bersalah karena sudah membuat pakaian pria ini kotor.
Pria yang tidak sengaja ditabrak oleh Zeze adalah Zevandra, si pria pembersih dan tidak suka hal hal kotor. Tentu saja minuman dingin dan lengket yang tumpah mengenai kemeja dan jasnya ini membuat Zev merasa sangat jijik dan ingin segera mandi sekarang.
"Tuan, biar aku bersihkan." Ucap Zeze, dia ingin mengarahkan sapu tangannya dan membersihkan minuman itu ditubuh Zevandra, namun Zev langsung mundur ke belakang. Dia sama sekali tidak ingin di sentuh oleh wanita ini.
Zeze mematung, dia kembali menoleh kearah Zev. Dan matanya sedikit melebar saat tiba tiba Zev membuka jas yang dia kenakan dengan cepat dan dengan raut wajah jijik. Namun tidak sampai disitu, Zeze terkesiap saat jas itu malah mendarat di wajahnya.
Zev melemparkan jasnya kearah Zeze dengan kesal.
"Kau!!" Teriak Zeze tidak terima. Dia menyingkirkan jas Zev dari wajahnya dengan kesal. Namun ketika dia akan marah, mulutnya langsung terbungkam saat melihat Zev yang malah melepaskan kemeja yang dia kenakan. Tentu saja itu membuat otot otot tubuhnya yang keren terpampang nyata.
Issa langsung menepuk dahinya melihat kelakuan Zevandra.
Sementara Zeze masih terpana dengan pemandangan yang cukup menyilaukan mata ini. Ini pemandangan yang indah untuk seorang gadis yang menggilai pria pria tampan seperti Zeze.
"Tuan... apa anda sedang memamerkan tubuh seksi anda itu?" Tanya Zeze terdengar menggoda. Dia menggelengkan kepala dan menahan senyum melihat kelakuan Zevandra.
__ADS_1
Zev tidak menjawab, dia kembali melemparkan kemejanya kearah Zeze, tentu saja Zeze langsung menangkap kemeja itu dengan cepat.
"Oke, tubuhmu memang keren." Puji Zeze dengan mengangkat kedua jempolnya.
Zev memandang Zeze dengan kesal, dia tidak punya banyak waktu untuk melayani gadis gila ini. Zev sudah ingin mandi sekarang.
"Zev, kau benar benar akan pergi dengan bertelanjang dada seperti ini?" Tanya Issa.
"Berisik, apa kau fikir aku tahan dengan kotoran itu." Sahut Zev, tanpa memperdulikan Issa dan Zeze, Zev langsung melanjutkan langkahnya menuju mobil.
"Hei, tuan! Apa kau tidak mau membuka celanamu sekalian?" Seru Zeze
Langkah Zev langsung terhenti mendengar seruan Zeze. Dia berbalik arah dengan pandangan mata yang menatap Zeze dengan tajam dan kesal.
"Kau lebih cocok menjadi model celana dal*m, tuan!" Teriak Zeze dengan wajah meledeknya. Bahkan dia tertawa melihat wajah Zev yang sudah memerah sekarang, apalagi banyak orang orang yang memperhatikan mereka di sana.
Issa langsung mendengus tawa mendengar itu.
"Kau!" Zev benar benar meradang. Apa gadis itu memang sedang mencari gara gara dengannya? Awas saja.
Dengan kemarahan yang sudah memuncak, Zev kembali berjalan ke arah Zeze, bahkan sedikit berlari.
Zeze terbelalak, dia langsung melemparkan jas dan kemeja Zev ke arah Issa, dan setelah itu langsung mengambil langkah seribu untuk berlari dari kejaran Zev.
"Hei, jangan lari kau!!!!"
__ADS_1