My Boss My Musuh

My Boss My Musuh
Masa Lalu...


__ADS_3

Dulu keluarga kecil Aryan Winata sangatlah harmonis. Dia berhasil menjadi sosok Ayah yang sempurna bagi anak-anak nya. Begitu juga Melissa. Dia merasa menjadi wanita paling beruntung. Karena mendapat suami yang begitu menyayangi dan menanjakannya.


Meski mereka menikah karena di jodohkan. Tapi sikap Aryan selalu lembut padanya. Dan itu berhasil membuatnya jatuh hati.


Aryan mempunyai rahasia besar yang berhasil Dia sembunyikan rapat-rapat dari orang tua juga keluarga kecilnya.


Dia mempunyai Istri Simpanan. Linda Wanita yang sangat dicintainya. Mungkin kata pepatah 'Cinta itu buta' benar adanya.


Aryan nekat menikahi Linda setelah satu minggu menikah dengan Melissa. Terlebih status Linda yang sebatang kara membuat rencananya semakin mudah.


Di pernikahan nya dengan Linda. Aryan di karuniai seorang putri. Paramita Winata.


Nama yang Dia sematkan untuk Putrinya.


Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga. Mungkin peribahasa itu cocok untuk seorang Aryan.


Suatu ketika secara tidak sengaja Ibunya memergoki Aryan sedang mengajak keluarga kecil nya bersama Linda. Sedang mengelilingi Mall di pusat kota.


Waktu itu Aryan memang pamit ke luar kota untuk mengecek kondisi perusahaan yang Dia bangun dengan hasil keringatnya sendiri.


Sang Ibu diam-diam membuntuti putranya . Dia melakukan penyamaran agar tidak ketahuan.


Sampai di restoran, Sang Ibu ikut masuk dan duduk tidak jauh dari mereka.


'' Kamu seneng bisa Jalan-jalan kesinii ?'' Tanya Aryan pada Putrinya.


'' Seneng banget Yah, lebih seneng lagi kalau Ayah mau mengabulkan permintaan Aku..'' Mita bergelayut manja di lengan Aryan.


'' Yang mana ?''. Tanya Aryan pasalnya Dia memang lupa.


'' Ihh.. Ayah belum tua kok pikun..'' Sungut Mita.


'' Mita..'' Ibunya menegur dengan melotot kepadanya.


'' Udah nggak apa.. Jangan di kasar Princess Ayah ini..'' Aryan selalu membela Mita. Entah itu salah ataupun benar.


'' Kamu selalu memanjakan nya. Dia sering ngelunjak akibat ulahmu itu..'' Omel Linda.


'' Namanya juga princess..'' Sahut Mita dan Aryan bersamaan.


'' Aku mau kuliah di LN yah.. Sahabatku kuliah di sana juga soalnya..''


'' Ooo yang itu..'' Aryan baru mengingat nya.


'' Oke asal nilai kelulusan mu memuaskan. Ayah turuti..''


Senyum cerah merekah di bibir gadis itu. Tanpa basa basi Dia langsung memeluk Sang Ayah.

__ADS_1


Ibu aryan memicing tajam. Dia tidak menyangka Putra tunggalnya. Kebanggaan nya sudah menipu dan membohongi nya selama bertahun-tahun.


...----------------...


'' Duduk Ibu mau bicara..'' Kata Sang Ibu ketika melihat anaknya baru kembali dari luar kota.


Melihat raut wajah ibunya. Mau tak mau Aryan menuruti perintahnya. Sepertinya ada hal serius yang harus di bicarakan.


Di sana juga sudah ada Ayahnya lengkap dengan tatapan tajam nya.


'' Bi.. Panggil Melissa kemari. Bilang padanya saya mau bicara seriuss. Dan tolong Kamu amankan Anak-anak. jangan sampai mereka mendengar ini..'' Titah tegas Ibunya pada salah seorang pembantu.


'' Baik Nyonya..''


Aryan mengernyit bingung. Ada apa ini. Pikirnya.


Dia sama sekali belum menyadari kesalahan fatal nya.


Tak berselang lama Melissa tiba dan duduk di samping suaminya.


'' Kalian buka sama-sama Amplop itu..''


Aryan dan Melissa semakin bingung. Karena penasaran keduanya langsung membuka Amplop coklat yang di berikan pada mereka.


Aryan terkejut.. Begitupun Melissa. Dia menutup mulut nya tak prcaya. Setetes Air mata berhasil lolos di pipi wanita itu.


'' Apa ini mas..'' Melissa mengguncang kuat lengan suaminya.


Aryan masih diam mematung. Dia tidak menyangka rahasia yang bertahun-tahun dia simpan. Terbongkar sudah.


'' Itu benar Melissa.. Itu keluarga kecil Aryan yang lain..'' Kata Ibu dengan suara datarnya.


Bagai mendapat sambaran petir di tengah terik. Tubuh Melissa lemas tak bertenaga. Suami yang Dia percaya selama ini. Tega menghianati nya bertahun-tahun.


Bahkan gadis dalam foto itu seusia Putranya Andrew.


'' Ceraikan Aku sekarang juga..'' Lirih Melissa.


Aryan menatap tajam Istrinya.


'' Kamu tidak perlu pergi dari sini Melissa. Biarkan Anak ini yang pergi. Biar Dia tidak melihat kematianku..'' Ayahnya bersuara dengan suara lemahnya.


Karena memang kondisinya sudah sakit-sakitan.


'' Yah..''


Ayahnya mengangkat tangan tanda tak ingin mendengar apapun yang keluar dari mulut putranya.

__ADS_1


'' Kamu Ayah beri pilihan kehilangan mereka atau kehilangan semuanya ini. Karena kalau kamu memilih mereka semua aset Ayah. Akan Ayah berikan pada menantu dan kedua cucu ku. Andrew dan Wina''.


'' Dan kamu akan keluar dari rumah ini dengan membawa diri saja..'' Ayah masih berbicara dengan tenang. Meski Sebenarnya Dia berusaha menahan sakitnya.


'' Aku tidak bisa menelantarkan mereka. Mereka juga istri dan Anakku. Aku harus bertanggung jawab pada mereka''. Kata Aryan dengan tenang.


Melissa menggelengkan Kepala tak percaya. Secara tidak langsung Aryan mengakui jika Dia menyayangi mereka.


'' Aku mencintai Linda. Jadi maaf Aku tidak bisa meninggalkan Dia..'' Armand beranjak dari duduknya. Bersiap meninggalkan rumah.


Semakin deras airmata Melissa. Hatinya sudah tidak berbentuk lagi. Dadanya terasa perih. Suaminya mengakui secara gamblang di hadapan nya. Bahwa Dia mencintai wanita lain.


'' Kalau kamu memilih mereka. Jangan salahkan jika Ibu meminta orang-orang suruhan Ibu untuk menghabisi mereka. Siap-siap lah kau akan menemui mereka dalam keadaan tak bernyawa''.


Suara itu berhasil menghentikan langkah kaki Aryan. Dia mengepalkan tangannya kuat.


'' SUDAHKU BILANG AKU TIDAK BISA MENELANTARKAN MEREKA..'' Hilang sudah kesabaran yang Dia tahan sedari tadi. Emosi nya sudah berada di ubun-ubun.


'' Gampang.. Kamu tinggal berikan saja perusahaanmu beserta sahamnya. Ibu jamin mereka tidak akan telantar. Asal Wanita itu bisa mengelolanya dengan baik. Dia Wanita berpendidikan bukan ?''. Ibu menatap tajam Putranya


'' Ibu kejam...'' Geram Aryan.


'' Lebih kejam mana. Kamu membohongi dan menipu keluargamu.. Orang tuamu selama bertahun-tahun. Kau selalu egois Aryan..'' Sarkas Ibunya.


Aryan memilih menuju ke kamar nya. Bahkan Dia sempat menatap penuh kemarahan pada kedua anaknya yang berada di atas tangga.


Tak lama terdengar pintu berdebum keras. Disusul suara barang-barang yang di hancurkan dari dalam kamar disertai lengkingan Aryan.


Melissa menghela nafas kala peristiwa puluhan tahun silam melintas di pikiran nya. Jika bukan karena Wasiat terakhir Ayah mertuanya. Mungkin Dia sudah pergi dari rumah ini sedari dulu.


Buat apa memiliki tubuh tapi tidak bisa memiliki hatinya.


Semenjak kejadian itu, Sikap Aryan berubah total padanya juga pada kedua anaknya. Tak sehangat dulu. Tak sedekat dulu.


Yang ada di pikiran Pria itu hanya Wanita itu dan putrinya yang lain.


...----------------...


Kata-kata nya nyambung gak sih.. Nyambung ya.. Nyambung ajalah..


Kisah kelam keluarga Wina akan dikupas pelan-pelan di part selanjutnya. Semoga gak bosen ya buat mantengin novel ku ini.


Juga aku akan sempilin kisah-kisah Cs Renita yang lain.


Oke stay tune ya..


Jangan lupa Like, ❤, Comment.

__ADS_1


Vote dan Hadiah seikhlasnya gengs..


Babay...


__ADS_2