
'' Cuma pamitan doang, Kenapa lama sekali ? ''. Protes Armand ketika Renita menghampiri nya.
'' Kamu kenapa sih Mas ? kayak cewek PMS tau gak. Marah-marah gak jelas gitu''. Kesal Renita.
Pasalnya dia tidak tau masalah suaminya. Kenapa dia yang kena sembur.
Kekesalan Armand masih bersarang di hatinya. Akibat pertemuannya dengan Mita tadi. Ditambah Renita yang membuatnya menunggu terlalu lama.
'' Ya udah Kita nyalamin Wina dulu. Sekalian pamit, gak enak sama dia'' Renita menggandeng lengan suaminya menuju ke atas pelaminan.
'' Ya ampun jagoan aunty udah bobo aja..'' Wina mencubit pelan pipi Marvello yang tengah terlelap.
'' Kok terbalik gini. Mestinya kan ibunya yang gendong anaknya''. David ikut bersuara.
'' Dia kelelahan, habis jadi ajang pamer oma nya. Tau sendiri kan mertua gue gimana ?'' Sahut Renita.
Sedang Armand tak menanggapi apapun. Wajah nya saja yang semakin keruh.
'' Laki loe kenapa ?'' Bisik Wina.
Renita mengedikkan bahunya, '' Nggak tau..''
''Gue sekalian mau pamit ''. Kata renita.
'' Eh sebentar-sebentar kita kan belum foto bareng berempat ''. Cegah Wina
'' REVA.. DANIA.. SINI '' Wina melambaikan tangannya pada kedua gadis yang sedang menikmati acara musik yang memang disediakan untuk menghibur para tamu.
Reva dan Dania yang merasa terpanggil pun naik ke atas pelaminan.
'' Ada apa ?'' Tanya Dania saat sampai di hadapan Wina.
__ADS_1
'' Kita foto bareng buat kenangan. Si Reni mau balik..''
'' Oke deh. Bentar gue ngerapiin penampilan dulu. Make-up gue luntur belum ? masih bagus kan gak belepotan ?'' Reva berkaca pada handphone nya.
Wina memutar bola matanya jengah.
'' Udah loe gak usah cantik-cantik. Disini ratu sehari nya gue bukan loe.. Mau cantik kayak apapun juga si Dono kagak ngelirik loe..''
'' Selalu Wina yang berhasil buat mood gue berantakan'' Reva memanyunkan bibir nya.
'' Sudah-sudah ini jadi foto apa nggak ? kok malah ribut. Kasian itu fotografer nya udah siap daritadi..'' David menengahi mereka.
Karena jika tidak, keributan keduanya akan terus berlanjut.
'' Ya jadilah..'' Jawab Wina.
Mereka asik berfoto dengan berbagai pose. Hingga menyingkirkan posisi dua laki-laki yang ada di dekatnya. Bahkan sang fotografer pun ikut menggelengkan kepala melihat tingkah keempat wanita itu.
Tak ketinggalan Reva yang selalu eksis di akun tiktok nya
'' Mas kamu kenapa sih ?'' Tanya Renita saat sudah berada di rumahnya.
'' Nggak apa-apa''.
'' Bohong !''.
'' Kalau nggak ada apa-apa. Kenapa wajahmu di tekuk dari tadi. Aku yang nggak ngerti apa-apa ikut kena sembur ''. Renita menumpahkan unek-unek yang dia pendam sadari tadi.
Armand menghela nafas. Mau tak mau dia harus jujur pada istrinya. Sebelum nanti berujung salah paham.
Armand merangkul istrinya dari samping. Mengajaknya duduk di sofa yang ada di kamar mereka.
__ADS_1
'' Aku ketemu Mita ''.
Renita mengerutkan alisnya, '' Dimana ?''
'' Di acara tadi. Baju yang basah tadi, itu karena ulah nya. Dia sengaja menumpahkan minuman nya ke arahku''. Armand menceritakan peristiwa tadi.
'' Tunggu.. Jangan bilang kalau si hama itu mau menggoda kamu lagi..'' Nafas Renita mulai memburu. Pikiran buruk sudah bersarang dalam benaknya.
'' Aku tidak tahu. Hanya saja aku merasa nggak nyaman''.
'' Kenapa sih Mas ? Banyak banget yang ngincer kamu. Perasaan gak ganteng-ganteng amat. Nyebelin iya..'' Kata Renita
Armand tertawa mendengar perkataan istrinya.
'' Dulu si Nyi Blorong sekarang si Hama. Heran deh apa Istimewa nya kamu''. Renita masih menumpahkan kekesalan nya.
Armand menarik Renita supaya duduk di pangkuan nya. Membelai lembut pipi mulus istrinya dan memberi kecupan di dahi.
'' Sudah nggak usah marah. Yang penting aku cuma mau sama kamu. Aku lebih tertantang sama kamu''.
'' Makanya tadi aku langsung ngajak kamu pulang. Aku nggak mau jatah malamku jadi taruhannya''. Armand menyurukkan kepalanya di dad* sang istri.
'' Ishhh Kenapa itu mulu sih yang di bahas..'' Tangan Renita mengelus rambut halus suaminya.
'' Tapi enak kan ?'' Tanya Armand.
Renita memalingkan mukanya karena malu. Tak dapat di pungkiri 'itu' juga membuat nya ketagihan.
'' Malu-malu kucing kamu. Awalnya nggak-nggak. Pas udah nancep ganti terus-terus, cepat Mas, enak Mas..'' Armand menirukan gaya bicara istrinya.
'' Udah diem.. Nyebelin banget sih ''. Renita menangkup kesal wajah suaminya.
__ADS_1
Geli sendiri melihat ekspresi Armand yang mirip permpuan jadi-jadian yang sering mangkal di lampu merah.
Tak urung dia juga tidak dapat menahan senyumnya.