Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 101


Setelah Sonia membuat pengumuman, dia langsung pergi ke koridor luar dan menelepon. Seorang karyawan wanita lain yang memiliki hubungan baik dengannya mendatanginya setelah dia menutup telepon.


"Supervisor, kau telah bekerja keras untuk keluarga Drake selama beberapa tahun. Bagaimana mungkin mereka tidak menghargai kerja kerasmu? Bukankah seharusnya kau sudah dipromosikan menjadi manajer? Perusahaan memang membuka lowongan untuk posisi manager pengadaan, tetapi itu bukan alasan yang kuat untuk menjadikan Selena seorang manajer, kan?" Kata karyawan wanita itu.


Sonia sangat marah karena karyawan tersebut baru saja mengatakan apa yang ada di pikirannya. Wajahnya berubah menyeramkan karena amarah yang mendidih di dalam dadanya.


Dia berusaha memaksakan seulas senyum.


"Hhh, yah, dia memang cakap dan direkrut oleh Nona Tanya. Manajer Kepala mengatakan bahwa dia ditunjuk oleh Nona Tanya secara langsung. Selain itu, Selena sudah menunjukkan kemampuannya sebagai wanita karir yang kuat ketika dia menjadi bagian dari keluarga Taylor dulu!"


"Persetan! Kudengar dia diusir dari keluarga Taylor lima tahun lalu. Seseorang juga melihatnya memulung sampah untuk dijual. Aku tidak tahu apa yang dilihat Nona Tanya dari dirinya,"


Karyawan itu ikutan marah.


"Coba pikirkan. Kau telah menghabiskan masa mudamu untuk perusahaan ini. Jika wanita itu tidak tiba-tiba muncul, kau pasti akan dijadikan manajer! Bahkan jika dia bergabung dengan perusahaan, seharusnya dia mulai sebagai supervisor dan kau sebagai manajernya!"

__ADS_1


Sonia menggertakkan giginya dan mencemooh.


"Huh, mari kita lihat berapa lama dia bisa bertahan di posisi itu. Jika dia tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, cepat atau lambat dia harus dipecat!"


Selesai mengatakan hal itu, Sonia melihat ke sekeliling dan kemudian berbisik kepada karyawan wanita itu.


"Felicia, aku beritahu satu hal, ya. Manajer menyuruhku membantunya mengatur acara makan malam hari ini. Dia hanya ingin aku memberi tahu kalian semua tentang makan malam ini!"


Felicia tidak bodoh. Dia segera berseru.


"Yah, dia juga tidak bilang bahwa dia akan mentraktir kita di karaoke. Tapi dia yang harus disalahkan karena memberikan instruksi yang tidak jelas. Kurasa dia mempercayaiku mengatur segalanya, termasuk membuat reservasi di hotel!"


Sonia mengangkat bahunya tidak peduli lalu menyeringai.


"Huh, karena kau bilang bahwa dia telah diusir dari keluarga Taylor sebelumnya, dan beberapa orang bahkan melihatnya memulung sampah untuk dijual, dia pasti tidak punya banyak uang. Mungkin dia kesulitan mengeluarkan uang seribu dolar. Ruangan VIP yang telah kupesan memiliki pembelanjaan minimum sebesar 200 ribu dolar. Aku ingin dia mempermalukan dirinya sendiri di depan semua orang,"


"Hah!" Felicia tersentak dan berteriak karena terkejut.

__ADS_1


"Kau, bukankah itu terlalu berlebihan? Itu uang yang banyak sekali. Apa yang akan terjadi jika dia marah bahkan sebelum kita mulai bernyanyi? Apakah kau akan mendapat masalah? Selain itu, dia mungkin tidak akan muncul sama sekali jika tahu harganya semahal itu!"


"Hehe, jika dia tidak muncul, dia yang akan malu. Lusinan rekan kerja akan melihat. Apalagi aku baru saja memberi tahu semua orang bahwa dia ingin hotel yang terbaik. Jika kita berakhir dengan makan di warung pinggir jalan yang murah, teman-teman kita akan kecewa. Apakah menurutmu mereka mau bekerja keras untuknya di masa yang akan datang?"


"Lagi pula, dia tidak bisa menyalahkanku. Jika dia menimpakan kesalahan padaku, aku akan ganti menyalahkannya karena tidak memberikan instruksi yang jelas. Yang dia katakan kepadaku hanyalah mengatur acara malam ini untuknya!"


Sonia tersenyum mengejek.


"Jika dia mempermalukan dirinya sendiri di hari pertama kerja dan membuat karyawan di perusahaan tidak senang dan tidak puas dengannya, nantinya akan ada konflik di kemudian hari. Selain itu, aku sebagai supervisor tidak bisa bekerja sama dengan baik dengannya. Dalam hal itu, dia mungkin harus mengosongkan posisinya dalam waktu satu bulan!"


"Supervisor, jangan khawatir. Aku akan berada di pihakmu! Aku akan bersaksi untukmu!"


Setelah itu, Felicia bertanya, "Ngomong-ngomong, Supervisor, aku dengar manajer baru ini digaji tinggi!"


Bersambung.....


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2