
Bab 67
Selena tersenyum sambil bergurau.
"Kau jangan berkata begitu. Aku pikir itu bisa saja terjadi. Lagipula, suamimu sangat tampan, bagaimana kalau ada seseorang mengajukan diri untuk jadi simpananku?"
Fane berbicara saat dia melihat ke belakang pada paha seksi seputih salju yang berada di sampingnya. Dia menggerakkan tangannya dan dengan lembut membelai sisi kakinya.
"Ah!"
Selena tidak menyangka Fane begitu berani. Wajahnya langsung memerah, "Apa yang kau lakukan?! Bagaimana kau bisa begitu nakal saat mengemudi di siang hari bolong?! Tahukah kau, sungguh memalukan kalau ada orang yang melihat kita di jalan seperti ini? Aku tidak ingin kau menjadi pecundang"
"Uhuk! Uhuk! Aku tadi melihat seekor nyamuk lalu aku refleks membunuhnya untukmu!"
Fane menjawab dengan wajah lempeng.
"Nyamuk dari mana. Apakah kau pikir aku anak balita?! Kalau kau melakukannya lagi, aku akan turun dan berjalan pulang!"
Selena frustrasi, dia merasa sangat malu.
Saat itu, sebuah Ferrari lewat. Melihat pemandangan seperti itu, pengemudinya tak bisa menahan diri untuk tidak menelan ludah..
__ADS_1
"Sialan, siapa wanita itu? Sosoknya luar biasa. Kakinya sangat memikat, Rok itu... kalau saja terungkap sedikit lagi sungguh suatu pemandangan yang indah!" Setelah melihat seorang wanita dibonceng skuter listrik, pemuda itu dengan cepat melambat hanya untuk melihat lebih lama, memperjelas.
Wanita berambut pirang yang ada di sampingnya langsung cemburu melihat pria di belakang kemudi jelalatan. "Tuan Muda Neil, rokku sudah cukup pendek. Kau juga bisa melihatnya!
Saat dia berbicara, wanita itu dengan sengaja menggunakan suara centil.
Tidak dapat disangkal bahwa wanita yang duduk di samping pemuda yang bernama Neil adalah wanita yang seksi.
Wanita itu pun mengenakan pakaian yang sangat terbuka.
Sesaat Neil meliriknya lalu kembali menatap pada sosok wanita cantik di atas skuter listrik. Dia menggelengkan kepala dan berkata, "Aku rasa kau masih punya kekurangan. Wajah dan auramu bukanlah tandingan wanita itu. Meskipun kalian sama sama memiliki kaki yang indah, ada perbedaan yang cukup mencolok di antara kalian berdua!"
dalam hati.
Tepat saat mobil dan skuter listrik itu melaju bersisian, wanita itu mengamati Selena dengan cermat dan memberitahu Nell, "Tuan Muda Neil, aku tahu siapa wanita itu. Bukankah dia Selena Taylor? Ya ampun, suaminya hanya seorang pengantar barang dan sudah tidak ada di rumah selama lima tahun. Aku dengar dia sudah lama mati di medan perang!"
Kemudian wanita itu berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Selena hanya seorang orang tua tunggal. Ada beberapa pria yang merayunya, tetapi dia tidak pernah tertarik. Awalnya, aku pikir dia adalah seorang wanita yang bermartabat, menunggu suaminya pulang. Aku tidak pernah mengira dia akan bermain-main dengan pria itu!"
"Dia Selena Taylor yang menyandang gelar wanita tercantik di Provinsi Tengah? Dulu dia seseorang yang dianggap penting, tetapi kemudian dibuang dari keluarga Taylor!
Neil teringat akan sesuatu, lalu tersenyum. "Hehe, bagaimanapun juga wanita tidak tahan kesepian. Jadi, dia menolak semua pria itu hanya untuk menjaga citranya. Setelah bertahan selama lima tahun, bagaimana dia bisa bertahan dalam kesendirian selamanya?"
__ADS_1
Saat dia berbicara, Neil menelan ludah, lalu menambahkan, "Tipe wanita seperti itu jauh lebih menarik."
Neil terdiam sejenak. Dia melamun. Sudut bibirnya melengkung menjadi senyuman. Neil melambatkan laju
mobil saat melihat ada genangan air di depan.
Pada saat skuter listrik Fane hampir mencapai genangan air, Neil tiba-tiba menginjak gas dan menyusul mereka.
Akibatnya, dia menyebabkan air berlumpur memercik ke seluruh tubuh Fane dan Selena.
"Ah!"
Sebenarnya Selena dan Fane melihat mobil sport itu menepi tapi mereka tidak terlalu memikirkannya. Mereka tidak pernah menyangka ada orang yang tega melakukan hal seperti itu. Apalagi, jalanannya luas dan mobil itu tidak perlu melewati genangan air saat melintas.
"Sialan, apakah orang itu mau mati?"
Ekspresi Fane berubah suram lalu segera mengejar saat dia menyadari kalau pengemudi mobil itu sengaja berniat tidak baik.
Bersambung.....
Terima kasih
__ADS_1