Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 182


Selena tidak mempercayai suaminya. Fane pun tidak punya pilihan lain dan hanya bisa menghela nafas.


Namun, dia yakin cepat atau lambat Selena akan tahu bahwa dia tidak berbohong.


"Cepat pergilah. Kau akan menyeret kami ke dalam masalah jika orang-orang dari keluarga Hugo datang mencarimul" Andrew menghela nafas.


Dia sebenarnya merasa kasihan karena Fane tidak terlihat seperti seseorang yang suka menyombongkan dirinya. Namun, kata-katanya memang tidak cukup meyakinkan.


"Baiklah!"


Fane menghela nafas lagi dan menatap Andrew,


"Ayah, kakimu seharusnya sudah lebih baik sekarang, kan? Jangan khawatir, tidak peduli apakah mereka menerimaku atau tidak, aku akan datang ke sini setiap pagi untuk mengobatimu. Kakimu seharusnya akan pulih sepenuhnya dalam dua sampai tiga hari lagi!"


Andrew sangat gembira ketika mendengar apa yang dikatakan Fane,


"Benarkah? Aku harap kakiku akan segera pulih, sekarang saja sudah terasa perubahannya! Aku bisa merasakannya!"

__ADS_1


"Fane, jangan berpikir kami akan berterima kasih padamu hanya karena kau telah mengobati kaki Papa."


"Kau juga sebagian dari penyebab kenapa kaki papaku sampai terluka. Mengobatinya adalah kewajibanmu. Kau harus menebus apa yang sudah kau lakukan, jelas?" kata Ben dengan marah.


"Tenang saja, aku tahu itu!"


Fane tersenyum dan menatap Kylie. Lalu, dia berkata, " Jangan khawatir, Kylie. Ibu perlu waktu untuk menenangkan diri. Sekarang dia masih marah jadi ayah akan pindah untuk sementara waktu. Ayah akan kembali setelah ibu tidak lagi marah!"


"Baiklah, Ayah..."


Kylie menatap Fane dengan mata berembun besarnya saat dia berbicara dengan suaranya yang lembut.


Joan tersenyum dan berkata, "Selena, jangan bertindak karena dorongan hati saja. Fane tidak mungkin menyombongkan diri dan dia juga tidak mungkin membohongimu. Pasti ada kesalahpahaman di antara kalian berdua!"


Joan sangat khawatir Selena akan bercerai dengan Fane. Meskipun Fiona dan yang lainnya sangat jahat, Selena adalah wanita yang baik. Dia tahu itu dengan jelas setelah tinggal bersama Selena selama lima tahun.


"Dia harus mampu membuktikan apa yang dia katakan. Kalau tidak, bagaimana kita bisa percaya padanya kalau dia terus saja membual ?"


Selena menatap Joan. Dia masih kesal.

__ADS_1


"Ya, Selena, kau tidak bisa bersikap lunak kali ini. Kau berusia dua puluhan dan masih sangat muda. Selain itu, kau sangat cantik. Bahkan jika kau bercerai, kau masih bisa menikah lagi dengan pria yang lebih baik!"


"Jika kali ini kau tidak berubah pikiran, akan terlambat untuk bercerai nantinya ketika kau sudah bertambah tua!" ujar Fiona yang berdiri di sampingnya.


Saat itu, beberapa mobil mewah datang ke arah mereka dan berhenti di depan halaman. Ada belasan mobil.


"Mengapa ada begitu banyak mobil mewah? Apakah keluarga Hugo sudah datang?"


Ben melihat ke arah mobil dan wajahnya langsung menjadi gelap,


"Sial, Fane masih di sini dan langit masih terang tapi keluarga Hugo sudah tiba. Sekarang Fane dalam masalah besar!"


"Orang-orang itu pasti sangat hebat. Lihat para pengawalnya, semuanya terlihat galak dan kuat, mereka pasti bukan orang sembarangan! Aku yakin semua anggota keluarga Hugo datang! Jangan menyeret kami ke dalam masalah!" Xena segera berkata.


"Ayo pergi, Selena, cepatlah. Ayo masuk. Apa pun yang terjadi di sini tidak ada hubungannya dengan kita. Cepat. Apakah Fane akan mati atau tidak itu bukan urusan kita!"


Fiona sangat ketakutan. Dia segera melangkah maju dan menarik Selena menjauh. "Tapi..."


Bersambung.....

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2