Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 114


"Ya, semua orang harus menikmati malam ini. Apa yang orang miskin seperti kita khawatirkan tentang manajer kita yang kaya!"


Felicia mengangguk lalu bertanya, "Ngomong-ngomong, Fane, apa pekerjaanmu? Kenapa kau bisa begitu kaya? Ceritakan pada kami!"


"Aku seorang pengawal!"


"Pengawal?"


Sonia mendengar jawaban Fane dan tawanya pun meledak.


Fane tersenyum dan menjawab dengan acuh tak acuh.


"Haha! Kau selalu bisa mengaku sebagai pengawal agar terdengar lebih baik padahal sebenarnya kau hanya satpam biasa, kan. Yah, dengan kata lain, kau hanya menjaga pintu! Kurasa kau hanya dibayar beberapa ribu dolar sebulan, 'betul? Sekarang istrimu berpenghasilan satu juta dolar sebulan, apakah kau merasa rendah diri?"


Mendengar perkataan Sonia, Fane tertawa terbahak bahak.


"Nona Sonia, apakah kau bingung dengan perbedaan antara satpam dan pengawal?" Fane melanjutkan. " Satpam menjaga pintu sedangkan aku adalah pengawal sungguhan!"

__ADS_1


"Selain itu, aku mengambil pekerjaan ini karena tidak ingin istriku merasa aku seperti pengangguran," tambahnya. "Jika tidak, aku tidak akan mau repot-repot melakukan pekerjaan ini!"


"Omonganmu terlalu tinggi untuk seorang pengawal. Tapi mentalmu bagus juga. Oh, baiklah... Jika kau harus membuatnya terdengar lebih baik, maka kau adalah pengawal!"


"Aku tahu kebanyakan dari kalian adalah pensiunan tentara dan pada akhirnya bekerja sebagai pengawal. Bisakah kau menghasilkan sepuluh ribu dolar sebulan? Apakah gajimu lima digit?"


Sonia tersenyum seolah-olah mereka mengobrol dengan normal tapi kata-katanya penuh duri.


"Betul, gaji istrimu itu tujuh digit. Kalau gajimu lima digit, meski sebulan delapan puluh atau sembilan puluh ribu, rasanya tidak beda dengan kau menumpang hidup pada istrimu, "kan? Lagi pula, pengawal biasanya tidak mendapat gaji sebesar itu!" Felicia menambahkan.


"Gajiku dua puluh juta dolar sebulan. Aku tidak tahu ada berapa digitnya, tapi seharusnya itu delapan digit, 'kan? Aku tidak pandai matematika, jadi aku tidak tahu banyak!"


"Astaga! dua puluh juta dolar sebulan?"


Seorang karyawan tiba-tiba berteriak karena terkejut. "Gajimu tinggi sekali!"


"Ini pertama kalinya aku mendengar gaji pengawal setinggi itu!" komentar karyawan lain.


"Mustahil!"

__ADS_1


"Jangan membual lagi," Sonia berbicara sambil menepis keterkejutannya. "Sepengetahuanku, pengawal di Provinsi Tengah tidak dibayar setinggi itu. Pengawal dengan gaji tertinggi bekerja untuk keluarga Drake. Aku kerabat jauh mereka, jadi aku tahu betul kalau komandan kepala keluarga Drake yang terbaik pun hanya dibayar satu atau dua juta dolar sebulan!"


Sonia kemudian menoleh ke Selena dan mencibir, " Manajer, lain kali sebelum suamimu membual, aku sarankan dia lebih baik mencari tahu tentang gaji seorang pengawal dulu. Sangat konyol dan memalukan jika berbicara tanpa fakta!"


"Supervisor, gaji suamiku memang dua puluh juta dolar sebulan. Angka ini disepakati secara langsung oleh Nona Tanya. Meski aku merasa gajinya terlalu tinggi, aku tidak bisa menolak jika Nona Tanya memang menawarkan gaji setinggi itu, bukan?"


Selena tersenyum pahit. Rasanya sangat tidak nyata ketika dia berbicara tentang gaji Fane.


Mungkin dia seharusnya menunggu selama sebulan dulu untuk melihat gaji yang dia terima dan memastikan pembayaran gaji Fane benar-benar dilakukan.


"Aku tidak percaya suamimu memiliki gaji setinggi itu, Manajer. Dia tidak berhenti membual. Kau adalah wanita yang cakap dan manajer Drake Dynasty Real Estate. Kau akan terlihat sangat buruk jika kau bahkan terpaksa berbohong untuk menutupi omong kosong suamimu!"


Sonia mendecakkan lidahnya.


Sonia tersenyum dan menambahkan dengan nada putus asa


Bersambung.......


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2