Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 169


Tapi, Fane hanya menggeser tubuhnya sedikit ke samping, dengan mudah menghindari serangan itu dan membalasnya dengan tendangan cepat yang langsung terhubung ke dada pria itu.


"Gedebuk!"


Pria itu muntah darah setelah tubuhnya terangkat beberapa meter dari tanah sebelum menghantam kembali ke tanah. Dia merasakan sakit yang tajam, menjalar di setiap jengkal tubuhnya, seolah-olah setiap tulang di tubuhnya akan patah.


"Sungguh, itu bukan aku!"


Bagaimana mungkin Neil berani mengakui bahwa itu adalah perbuatannya. Jika dia melakukannya, bukankah itu berarti dia mengaku sebagai orang yang keji dan picik?


Kalau kabar bahwa Neil menyewa beberapa preman untuk merampok mutiara setelah kalah di pelelangan sampai beredar, hal itu pasti akan membenamkan reputasi keluarga Hugo ke dalam lumpur.


"Jadi, kau tidak punya keberanian mengakui sesuatu yang cukup berani kau lakukan? Pria macam apa kau ini?"


Fane kembali menampar wajah Neil dengan punggung tangannya.


Kali ini, Fane menggunakan tekanan lebih besar, tidak butuh waktu lama hingga wajah Neil membengkak.


"Kau, kalau kau berani memukulku lagi, aku akan memberi tahu ayahku dan dia tidak akan pernah membiarkanmu pergi..."

__ADS_1


Plak!


"A-Aku adalah tuan muda keluarga Hugo...


Plak!


Setiap kali Neil mencoba membantah, Fane akan menampar wajahnya, terdengar lebih keras dan lebih tajam dari sebelumnya.


"Ya, itu aku!"


Neil sudah di tahap ingin meneteskan air mata dan jika dia tetap bersikeras di bawah kondisi ini, dia akan ditampar sampai mati.


Akhirnya dia berkata, "Tapi aku hanya menyuruh mereka untuk memukulimu. Itu karena ketika kita bertemu sebelumnya, kita terlibat pertikaian dan aku menyimpan dendam sejak saat itu. Aku hanya ingin memberimu pelajaran dan sama sekali tidak berniat mengambil mutiara bercahaya itu darimu!"


Fane menatap dingin ke wajah bengkak Neil, mengibaskan tangan, dan berkata, "Pergi. Sebaiknya kau mengurangi menampakkan wajahmu dihadapanku lagi. Karena kau sepertinya tidak tahu apa-apa tentang bagaimana bertindak sebagai manusia dan gemar berbohong, aku akan memberimu pelajaran penting bagaimana bersikap seperti manusia!"


"Kau..." Tanpa berpikir panjang Neil masih ingin meninggalkan beberapa kata ancaman karena sudah jadi kebiasaan yang mendarah daging. Akan tetapi, setelah dipelototi Fane, dia menjadi sangat ketakutan, berbalik, dan kabur secepat kilat.


Setelah pengawal pribadinya menyadari situasi saat ini, dia segera bangkit dari tanah dan kabur bersama Neil.


"Bocah itu. Sungguh berani dia memukul Neil?"

__ADS_1


Michael mengerutkan kening karena dia juga seorang tuan muda dari keluarga aristokrat kelas dua. Tapi, bocah itu begitu berani sehingga dia benar-benar memukul Neil di depan umum tanpa takut akan pembalasan keluarga Hugo.


Michael memikirkan hal lain. Mungkinkah karena begitu. kuatnya status wanita itu? Jelas sudah, Fane pasti berdiri di bawah bayang-bayang perlindungan wanita itu untuk bisa dengan berani mempermalukan Neil.


"Kali ini, kau tidak bisa menghindar dari atensi. Baik kekuatan besar maupun kecil di Provinsi Tengah sudah menjadi saksi apa yang kau lakukan tadi!" Lana berkata kepada Fane dengan nada lembut sambil menatapnya.


"Hhh, kalau aku tidak menunjukkan sedikit kekejaman, aku khawatir mereka akan terus menggangguku seperti lalat!"


"Selain itu, bukankah kau juga memberiku perlindungan tadi? Penampilanmu sebelumnya membuat mereka takut!"


Fane merendahkan suaranya saat mengatakan itu. Kedengarannya sangat pelan sehingga kebanyakan orang akan sangat sulit mendengar apa yang dia katakan.


"Ayo pergi!"


Lana memimpin Fane kembali ke mobil sportnya.


"Hei Tampan, kau juga bisa memberikan nomormu padaku. Aku tahu kau dipanggil Fane, benar 'kan? Aku dengar tadi. Hei, jangan pergi. Aku akan menemukanmu dan jangan khawatir, aku bisa melipat gandakan bayaranmu. Kalau kau pikir aku gemuk, aku juga bisa menurunkan berat badan!"


"Aku dulunya juga cantik!"


Suara Sharon terdengar dari belakang mereka. Meskipun dia gemuk, suaranya tetap terdengar manis.

__ADS_1


Bersambung.....


Terima kasih


__ADS_2