Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 48


"Hei, hei, ada apa ini? Tuan Muda Wilson, kenapa kau merobeknya? Bukankah kita setuju untuk menandatangani kontrak hari ini?"


Ivan tercengang sambil berdiri termangu. Kepalanya berdenging. Seluruh keluarga Taylor tengah menunggunya pulang untuk merayakan. Secepat itu semuanya berantakan?


"Tanda tangani? Gila kau, 'ya!"


Michael Wilson duduk di sofa lalu berkata dengan marah, "Tadi malam, aku bahkan tidak minum kopi atau melakukan apa pun yang aku inginkan. Reputasiku hancur dalam sekejap, juga restoranku. Aku bahkan tidak berani mengucapkan sepatah kata pun saat itu!"


"Bagaimana bisa? Apa yang terjadi?"


"Aku tahu! Pasti gara-gara Fane, 'kan? Bajingan itu berani-beraninya menghancurkan restoranmu!"


"Tunggu, tapi bagaimana bisa? Lalu di mana para pengawalmu? Bukankah kau punya banyak sekali?


Apakah mereka tidak bisa mengalahkan Fane?"

__ADS_1


Ivan menarik napas dengan tajam. Dia pikir Michael pasti berhasil tidur dengan Selena tadi malam, bukan sebaliknya.


Dia tidak mengerti bagaimana semuanya berbalik 180 derajat, bagaimana Selena bisa lolos dari jerat Michael.


Michael semakin kesal memikirkan apa yang terjadi tadi malam. "Bukan Fane yang melakukannya, dia tidak akan punya nyali untuk itu. Tidak mungkin dia memiliki kemampuan sehebat itu, kan? Pelakunya adalah putri kedua dari keluarga Drake, si ****** Tanya Drake!"


"Tidak mungkin! Tanya Drake? Kenapa dia ada di sana?"


Ivan terkejut setelah mendengar bahwa ternyata pembuat onar itu adalah Tanya. Putri keluarga Drake; ada banyak keluarga yang mencoba mendekati mereka.


"Tanya Drake kebetulan berada di sekitar restoranku ketika dia melihat penataan ruang restoranku yang bagus. Dia tertarik. Lalu si ****** itu memutuskan mampir untuk makan, tapi... " Dengan bersungut-sungut Michael melanjutkan, "Tanya Drake itu pemberani dan tidak pernah kenal rasa takut tapi dia suka membuat masalah. Tanya Drake sangat menyebalkan!"


Dia berhenti lalu menarik kontrak lain dari tasnya. " Oleh karena itu, aku tidak bisa disalahkan atas kejadian itu. Untung, aku sudah membuat salinan kontraknya. Tuan Muda Wilson, tolong tanda tangani, oke? Ingatlah pertemanan kita beberapa


tahun ini."


"Tanda tangani? Kamu pikir aku benar-benar sudah gila, 'ya!"

__ADS_1


Michael Wilson tidak bisa menahan diri untuk tidak mempermalukan Ivan. Dia memalingkan wajah lalu berkata, "Kaulah yang memberiku ide licik untuk mendapatkan Selena dan sekarang aku tidak mendapatkan apa-apa. Aku juga mengalami kerugian yang cukup besar di restoranku. Apa kau benar-benar berpikir aku masih mau menandatangani kontrak bersamamu? Semuanya sudah berakhir dan kau harusnya membayar ganti rugi atas semua bencana ini, bukan? Aku sudah cukup bersabar atas semua yang terjadi semalam! Dulu aku memiliki hubungan yang baik dengan Selena, tapi sekarang aku tidak akan pernah bisa mendekatinya lagi."


"Tapi Tuan Muda Wilson, kakekku dan yang lainnya mengira aku akan menandatangani kontrak ini. Mereka menungguku pulang untuk merayakannya,"


Wajah Ivan berubah masam, dia memohon, "Aku tidak bisa disalahkan atas kejadian semalam. Jika bukan karena putri kedua keluarga Drake itu, bukankah semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana?" "Jadi, bagaimana kalau kita tunggu sebentar dan membuat rencana baru?" rajuk Ivan dengan harap harap cemas.


"Antarkan dia keluar dari sini!"


Michael Wilson memanggil seorang pelayan untuk membawa Ivan keluar dari rumahnya.


***


Sementara itu, di sebuah ruangan private di Hotel Dorsett, suasana semakin ramai.


Zeus Taylor tersenyum lebar. Ruang private ini sangat besar; lebih dari cukup untuk memuat tiga meja besar. Semua orang terlihat gembira.


"Kita tunggu saja sampai keluarga Selena dan Ivan datang, lalu kita mulai!"

__ADS_1


Bersambung....


Terima kasih


__ADS_2