
Bab 72
"Ya ampun, Tuan Muda Clark, mengapa kau ada di sini? Sudah lama tidak bertemu!"
Begitu melihat Ken bersama antek-anteknya, Fiona langsung menyambut mereka dengan riang.
"Hehe, Bibi, tidak terlalu lama. Kita baru bertemu dua hari yang lalu!" Ken terkekeh, lalu menunjuk giginya.
"Lihat, aku bisa bersiul saat berbicara. Ini semua karena menantu laki-lakimu yang berharga itu!"
Ekspresi Fiona langsung berubah menjadi canggung Dia memaksakan sebuah senyuman dan menjawab,
"Berhati-hatilah dengan perkataanmu. Bocah itu bukan menantuku. Kita hanya akan mengetahuinya pada saat
ulang tahun Zeus Taylor yang ke-70 sekitar dua puluh hari lagi!"
Ken terkejut.
"Bibi, apa maksudmu? Mereka sudah menikah secara resmi dan anak mereka berusia beberapa tahun, Mengapa kita perlu menunggu sekitar 20 hari lagi untuk mengetahuinya?"
__ADS_1
"Ya ya ya!"
Fiona segera mengangguk. "Jadi seperti ini. Mari kita tidak menyebutkan masalah yang dulu itu. Jadi begini. Setelah Fane kembali, dia bertengkar dengan Tuan Muda Ivan dan memukulinya,"
"Setelah itu... itulah sebabnya pada saatnya nanti, dia harus membayar 30 juta dolar atau dia akan dikeluarkan dari keluarga Taylor kami. Tentu saja, jika dia tidak memberiku hadiah pernikahan senilai 10 juta dolar, ayah Selena dan aku tidak akan pernah menerima identitas Fane sebagai menantu kami!" Fiona menjelaskan.
Setelah selesai berbicara, dia segera menyeret Ken ke samping dan berbisik, "Tuan Muda Ken, yakinlah, Si berandalan itu tidak akan bisa membawa uang sebanyak itu ketika waktunya tiba. Selama dia tidak bisa menghasilkan uang, maka Selena akan mendapatkan kembali kebebasannya. Begitu dia bebas, bukankah itu berarti kau akan memiliki kesempatan?"
Mendengar ucapan Fiona, hati Ken menjadi gembira. Dia berbalik untuk melihat Selena yang berdiri di sana dan sekali lagi terkejut.
Saat itu, Selena baru saja selesai mandi dan belum mengeringkan rambutnya. Saat berdiri di sana, dia tampak semakin memikat. Sepasang kaki panjangnya yang seputih salju itu terlihat sangat mencolok di bawah sinar matahari.
"Bibi, itu waktu yang lama untuk menunggu. Aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi. Bukankah itu hanya hadiah pernikahan senilai 10 juta dolar? Asalkan kau bisa memikirkan cara untuk membuat Selena menikah denganku, bahkan 100 juta dolar sebagai hadiah pernikahan pun bukanlah masalah bagiku!"
"100 juta dolar!?"
Mendengar ucapan Ken, hati Fiona langsung terombang ambing. Meski Fane sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus, tapi siapa yang tahu kalau tawaran pekerjaan itu hanyalah candaan Nona Tanya dengan Fane.
Apalagi, jika Fane bekerja seperti itu, siapa yang tahu berapa lama pekerjaannya akan bertahan? Bagaimana jika suatu hari nanti dia dipecat?
__ADS_1
Lagipula si berandalan Fane itu selalu mudah marah. Sebaliknya, Tuan Muda Clark tampak gagah dan sopan. Jika putrinya menikah dengannya, maka dia pasti akan hidup nyaman masa depan. "Hadiah pernikahan bisa dinegosiasikan. Hanya saja aku sudah berjanji pada Fane dan aku tidak bisa begitu saja berubah pikiran sesuka hatiku!"
Fiona menatap Kylie yang sedang bermain di dekatnya. dan merasa sedikit tidak nyaman. Bagaimanapun juga, jika pekerjaan Fane benar-benar nyata, maka dia akan mendapatkan cukup banyak uang dalam satu tahun.
Yang terpenting adalah Kylie masih cucunya. Idealnya anak itu tinggal bersama ayah kandungnya. Setidaknya dia tidak akan menderita di masa depan.
Itulah mengapa dia memutuskan untuk memberi Fane kesempatan lagi.
Tapi, bagaimana jika si brengsek Fane itu benar-benar berhasil melakukannya? "Hehe, Bibi, jangan khawatir. Aku punya caraku sendiri. Kau hanya perlu meminta Selena untuk datang dan aku akan ngobrol secara pribadi dengannya. Jika dia setujununtuk menceraikan Fane, maka aku akan memilih untuk tidak menghancurkan rumahmu dan pasti akan memperlakukan Selena dengan baik."
"Jika dia tidak setuju, aku akan mengancamnya dengan membongkar rumahmu. Aku yakin gadis yang baik hati seperti Selena pasti setuju!".
Ken memberi tahu Fiona setelah berpikir sejenak.
"Tentu saja. Namun, jika putriku setuju, itu akan sangat bagus juga!"
Bersambung........
Terima kasih
__ADS_1