Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 204


"Fiuh!"


Fane berdiri dan menghela nafas dalam-dalam. Dia kemudian meraih sebatang rokok, perlahan-lahan menyalakannya, lalu mengisapnya.


Namun, kedua alisnya segera mengerut saat merasakan tatapan dari kerumunan yang berubah menjadi tidak normal.


"B-b-bukankah dia seorang prajurit yang membunuh musuh? Bukankah dia seorang pejuang? Apakah dia tahu sesuatu tentang ilmu pengobatan?"


Akhirnya, salah satu wanita tua perlahan bertanya.


"Bagaimana dia bisa tahu tentang ilmu pengobatan? Membunuh dan menyelamatkan nyawa adalah dua hal yang sangat berbeda, "kan? Lagipula anak itu pingsan. Dia tidak mati, 'kan?"


Seorang lelaki tua bertanya dengan nada khawatir.


Mendengar kata-kata pria itu, ibu Jake Kecil hampir pingsan karena syok. Dia langsung memelototi Fane.


"Apa yang salah denganmu? Sebelumnya anakku baik-baik saja. Kenapa sekarang dia tidak bergerak? Apakah kau baru saja membunuhnya? Mungkinkah kau tahu bahwa keluargaku sangat kaya dan berpikir bahwa 50 juta dolar terlalu sedikit untukmu?"


"Tidak mungkin?!"

__ADS_1


Sejumlah orang dari kerumunan itu menarik nafas dalam dalam. Jika Fane benar-benar memiliki pemikiran seperti itu, itu terlalu jahat. 50 juta dolar dan dia masih merasa itu tidak cukup?


"Mustahil. Suamiku bukan orang seperti itu!"


Selena langsung melangkah maju dan menghadang wanita itu.


"Jika dia ingin membunuh anakmu, dia tidak akan melompat ke sana sejak awal. Menyelamatkannya hanya untuk membunuhnya? Bukankah itu berlebihan?"


Tanpa diduga, wanita itu langsung mencengkeram kerah Fane dan berteriak, "Aku tidak peduli. Sebelumnya anakku baik-baik saja. Dia menangis dan bisa berbicara dengan orang lain. Sekarang dia hanya berbaring di tanah dan bahkan tidak bergerak. Aku tidak peduli, Aku ingin anakku bangun sekarang!"


Selena tidak bisa berkata-kata lagi. Dia kemudian membela Fane.


"Hei Nyonya, kenapa kau bersikap begitu tidak masuk akal? Suamiku baru saja mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan putramu. Bagaimana bisa kau berpikir tentangnya seperti itu?"


Wanita itu terkekeh lalu mengoceh dengan tidak jelas,


"Dia pasti melihatku yang tiba-tiba menaikkan uang hadiahnya sebesar 50 juta dolar dan menyadari bahwa aku berasal dari keluarga kaya, super kaya raya. Sekarang setelah menemuiku, dia merasa bahwa 50 juta dolar terlalu sedikit dan menginginkan lebih banyak lagi!"


"Kau wanita gila!"


Ekspresi Fane menjadi gelap. "Jika aku ingin lebih banyak uang, bukankah aku bisa memintanya kepadamu lebih awal? Mengapa aku melakukan sesuatu yang sangat berlebihan?"

__ADS_1


Wanita itu langsung kehilangan semua gertakannya dan merasa bahwa kata-kata Fane juga masuk akal.


Namun, dia tidak berencana melepaskan kerah Fane. Dia lalu bertanya, "Kalau begitu, beri tahu aku, apa kau memiliki izin medis? Apakah kau seorang dokter dari rumah sakit?"


Fane tidak bisa berkata-kata lagi. Dia tersenyum pahit,


"Meskipun aku tidak memiliki izin medis dan juga bukan seorang dokter, tapi aku memiliki pengetahuan medis yang hebat. Aku tahu bagaimana caranya menyelamatkan orang! Bukankah itu sudah cukup untuk menyelamatkan seseorang?"


"Hehe, semuanya, lihat kesini. Dia bahkan tidak memiliki izin medis. Bagaimana dia bisa membuktikan bahwa dia bisa menyelamatkan orang? Dia bahkan bukan seorang dokter namun dia berani menyentuh anakku. Jika anakku meninggal, aku tidak akan pernah membiarkannya pergi!"


Wanita itu tertawa terbahak-bahak, lalu berkata dengan suara lantang,


"Semua orang di sini harus menjadi saksiku. Anak ini benar -benar rakus tak terkira. Aku yakin itu karena menurutnya aku kurang banyak membayar hadiahnya!"


Fane menatapnya dengan tidak sabar, lalu memindahkan rokoknya ke lengan wanita tersebut.


Saat melihat gerakan Fane, wanita itu terkejut dan segera melepaskan kerah Fane lalu mundur beberapa langkah.


"Kau, apa yang kau inginkan? Dasar bajingan. Apa kau mencoba menyundutku?"


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen....


Terima kasih


__ADS_2