Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 499


Fane bisa merasakan, Selena sedang dalam suasana hati yang buruk. Selena terlihat seolah menyembunyikan sesuatu darinya.


Selena terkekeh dan berkata, "Tidak. Apa yang kau bicarakan!"


"Fane sudah pulang!"


Fiona sedang mengurus sesuatu di rumah.


Ketika dia melihat Fane pulang, Fiona menghampiri sambil tersenyum riang, "Oh, lihat, itu menantuku yang luar biasa. Kau sudah pulang!"


Baik Selena maupun Fane saling berpandangan. Langsung merasakan ada sesuatu yang salah.


Fiona sungguh menyapa menantunya, selain itu, memanggilnya 'luar biasa'. Membuat mereka berpikir ada sesuatu yang telah terjadi.


"Oh tidak, aku tidak pantas menerima pujianmu!"


Fane tertawa canggung dan bertanya, "Apa ada masalah, Ma?"

__ADS_1


"Hehe, kau benar-benar cerdas!"


Fiona terkekeh sebelum berkata, "Sharon mencarimu selama beberapa hari berturut-turut tapi kau tidak pulang."


Fane tersentak mendengar itu. Ekspresinya sedikit meredup. Sepertinya wanita itu akan sering datang ke sini.


Sepertinya ibu mertuanya mungkin mendapat banyak penawaran bagus dari wanita itu karena Fiona tersenyum begitu bahagia. Melihat gaya Fiona saja, Fane khawatir ibu mertuanya berusaha mencoba menjodohkan Sharon dengannya, Fiona hampir memaksa mereka untuk hidup bersama demi uang!


Seperti dugaannya, Fiona melanjutkan, "Nona Sharon adalah nyonya dari keluarga George. Sekarang setelah dia berhasil menurunkan berat badan, dia terlihat secantik anak perempuanku. Dia datang hanya untukmu dan memberi kami masing-masing sepotong batu giok. Semuanya terlihat mahal, mungkin harganya jutaan! Hei, dia masih sangat menyukaimu. Dia ingin kami menyampaikannya kepadamu."


Setelah Fiona selesai berbicara, dia mengeluarkan sebuah kotak dan menyerahkannya kepada Selena lalu berkata, "Ini, Selena. Ini adalah hadiah yang sudah disiapkan Sharon untukmu. Lihatlah betapa baiknya dia. Aku tahu dia sungguh-sungguh mencintai Fane!"


Suasana hati Selena sedang buruk. Semua emosinya yang tertekan meledak setelah melihat bagaimana Fiona mencoba membujuk Fane untuk menikahi Sharon. Dia berdiri dengan marah lalu melemparkan kotak itu ke tanah sambil berkata, "Apa aku belum pernah melihat sepotong batu giok sebelumnya? Itu hanya satu juta dolar, bukan? Apa kau pikir aku tidak artinya bagimu, kau berusaha mendukung seseorang yang menyimpang, mereka ingin merebut suamiku?"


Flona dengan cepat mengambil kotak itu lalu berkata, "Apa kau sudah gila? Ini sangatlah mahal. Meskipun kau tidak menyukainya, kau tidak bisa membuangnya begitu saja. Kau bisa memberikannya kepadaku. Apa yang akan kau lakukan kalau giok ini rusak?"


Fiona dengan hati-hati memeriksa potongan batu giok itu. Setelah memastikannya tidak rusak, dia menghela nafas lega lalu menyimpannya. Dia kemudian memberi tahu Selena, "Putriku, normal bagi seorang pria untuk memiliki wanita simpanan, 'kan? Banyak orang kaya di luar sana yang memiliki beberapa wanita simpanan di rumahnya."


Selena segera berbalik dengan ekspresi dingin, mengabaikan Fiona.

__ADS_1


"Ma, bagaimana kau bisa menerima hadiah semahal itu. Dia bahkan memberimu lebih dari satu. Apa menurutmu pantas bagimu untuk menerimanya?"


Fane juga tidak bisa berkata-kata. Ibu mertuanya sendiri berusaha membantunya mencarikannya seorang wanita simpanan. Ini adalah pertama kalinya dalam hidup Fane mendengar hal seperti itu.


Sepertinya keluarga Selena adalah satu-satunya yang ada di dunia yang akan melakukan hal seperti itu.


"Mengapa itu tidak pantas? Bagi orang normal mana pun di luar sana, hadiah seperti itu memang hadiah yang mahal, tetapi bagi Sharon, ini hanya sekedar uang saku baginya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya?"


Fiona berbicara dengan tatapan pahit, "Kalian harus serius memikirkan seluruh cobaan berat ini. Fane, kau bahkan belum pernah melihat Sharon. Dia bukan lagi Sharon yang dulu. Kau mungkin bisa setuju bersamanya setelah bertemu dengan Sharon. Dia dulu sungguh gemuk. Bahkan aku tidak akan menyetujui tawarannya saat itu. Bukankah semua pria menyukai wanita cantik?"


"Aku pernah melihatnya sebelumnya dan ya, dia memang cantik."


"Bagaimanapun, Selena adalah satu-satunya wanita yang kucintai. Aku tidak punya perasaan terhadap Sharon, terutama saat dia sudah setuju untuk berhenti menggangguku, tapi tetap saja dia memutuskan untuk datang lagi. Kelakuannya itu semakin membuatku jijik!" Fane menjawab dengan ekspresi dingin.


Bersambung.....


Jangan lupa like dan komen


Sekian Terima Kasih

__ADS_1


__ADS_2