Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 441


Prajurit lain yang memakai lencana perunggu seperti Fane menimpali, "Ya, Sobat. Prajurit normal seperti kita sangat berbeda dari Raja Perang. Kita adalah lumpur di tanah dan dia adalah awan di langit. Ini perbedaan yang sangat besar! Kita tidak suka sanjungan, tetapi kita tidak boleh menyinggung perasaan orang, bukan? Sabar untuk sementara dan bersikaplah tenang, mengalahlah untuk masa depan yang lebih cerah!"


"Haha, menurutku menahan kesabaran membuatmu semakin marah dan semakin marah, berpikir untuk mengalah hanya membuatmu merasa seperti tersesat!" Fane tertawa saat membuka sebotol anggur dan mengisi gelas semua orang.


Dennis terkejut saat melihat tindakan Fane. Fane adalah Pejuang Terhebat, yang tertinggi yang ada di seluruh Cathysia. Bagaimana mereka bisa membiarkan Fane menyajikan anggur untuk mereka?


"Tidak-tidak mungkin ! Bagaimana kau bisa menyajikan anggur?" Dennis segera berdiri dan mengambil botol anggur dari tangan Fane.


Wajah Fane menjadi gelap. "Aku hanya seorang prajurit biasa dan ini adalah pertemuan para tentara. Tidak ada perbedaan di antara kita. Jadi memangnya kenapa jika aku yang menuangkan anggur?"


Dennis tidak bisa berkata-kata lagi ketika Fane mengatakan hal tersebut. Dia hanya bisa melonggarkan cengkeramannya pada botol anggur tersebut dan melihat Fane mulai menuangkan anggur ke gelas orang-orang di sekitarnya.


Semua orang sangat sopan, berdiri dan sedikit membungkuk saat Fane menuangkan anggur untuk mereka.


"Ayo, aku ingin bersulang untuk semua orang. Kita semua saudara yang telah mengorbankan hidup kita untuk Cathysia. Jadi sekarang kita harus menikmati hidup dan minum sepuas hati kita!"

__ADS_1


Fane tersenyum acuh tak acuh dan mengangkat gelas anggur di tangannya.


"Betul sekali. Kita tidak berbeda, jadi mari kita minum sepuas hati kita!" kata salah satu komandan kepala.


Semua orang di meja pun mulai meneguk anggurnya.


Pada acara pertemuan tersebut, semua orang menikmati suasana yang meriah. Bersama dengan adanya artis wanita cantik yang bernyanyi di atas panggung, semua orang sangat bergembira.


Tentu saja, orang yang tak terhitung jumlahnya menuju ke meja Quill dan Magnus untuk bersulang. Orang-orang seperti mereka secara natural pandai minum, jadi mereka menerima setiap sulangannya.


Setelah beberapa saat, artis wanita cantik lainnya naik ke atas panggung lagi. Dia memiliki sosok yang seksi dan mengenakan gaun hitam yang memperlihatkan sebagian besar pahanya.


"Ya, itu dewiku!"


Banyak tentara yang menjadi heboh saat melihat Tianna di atas panggung.


Beberapa orang sudah bernyanyi bersama Tianna.

__ADS_1


"Tianna Scott?"


Magnus menelan ludah saat melihat siapa itu. Dia kemudian meletakkan tangannya di bahu Miller dan berkata dengan pelan,


"Tianna Scott adalah dewi yang seksi. Sungguh luar biasa jika aku bisa mengobrol dengannya!"


"Jangan khawatir, aku akan mengaturnya !" Miller segera mengangguk.


Sementara orang lain mungkin tidak mengerti apa arti kata -kata Magnus, dia memahaminya dengan jelas. Magnus Sutherland ingin mendapatkan keduanya!


Dia tidak pernah menyangka bahwa Magnus masih akan serakah meski sudah berusia lebih dari 40 tahun.


Setelah beberapa lama, sebagian besar tentara telah menghabiskan makanannya dan pertunjukan di atas panggung akhirnya berakhir.


Beberapa dari mereka sudah mabuk karena semua anggur yang mereka minum dan akan pergi.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


Sekian Terima Kasih


__ADS_2