Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 28


Mencium aroma wangi tubuh Selena, membuat Michael semakin bersemangat.


Dia ingin mendorong Selena ke lantai.


Selena mencium bau badan Michael yang dipenuhi dengan bau alkohol dan dia merasa jijik. Selena segera mendorongnya menjauh dengan keras, "Michael, aku mohon, jangan keterlaluan!"


Walaupun sudah didorong, Michael masih merasa tidak puas. Setelah bertahun-tahun, dia merindukan wanita tersebut, Selena.


Sayang sekali dia bahkan belum pernah menyentuh tangannya.


Dengan cepat Michael mencoba meraih pinggang Selena lagi. Kesempatan ini membuatnya merasa seperti sedang bermimpi, dia tidak ingin terbangun.


"Hehe, aku keterlaluan?"


Michael tersenyum sambil merentangkan tangannya, "Selena, walau aku sangat menyukaimu, di sisi lain aku juga menghormatimu. Jadi, kau hanya perlu membayar 4 juta 80 ribu dollar kepadaku sesuai dengan jumlah tagihannya lalu aku akan melepaskanmu. Tapi, kalau kau tidak bisa membayarnya, jangan salahkan aku jika aku berbuat sesuatu kepadamu!"


"AKU..."


Ekspresi wajah Selena sangat kacau. Dia terlihat muram lalu berkata dengan lemah, "Aku ... Kami tidak punya uang!"

__ADS_1


"Tidak punya uang?"


Michael tersenyum dingin, "Karena kau tidak punya uang, pakai nyawa suamimu untuk membayar hutangnya, setelah itu putrimu tidak lagi punya ayah lalu orang tuamu pun akan terlibat. Sialan! Jangan anggap remeh anak buahku!"


Melihat wajah Selena yang kacau, Michael melanjutkan kalimatnya, Bagaimanapun, Selena, aku sangat menyukaimu. Aku tidak berniat menyulitkanmu. Kalau kau mau menemaniku keluar untuk minum kopi malam ini, mengobrol bersama, kemudian pergi nonton film, kita bisa melupakan semuanya!"


"Hanya minum kopi denganmu? Lalu nonton film?"


Selena menggigit bibir merah seksi nya, mengerutkan dahi, dan sedikit khawatir. Meskipun Michael dulu sangat menghormatinya, tetapi masalah malam ini membuatnya mengerti bahwa pria ini ternyata tidak mudah untuk dihadapi.


"Hehe, jika kau ingin melakukan sesuatu yang lebih, boleh juga!"


"Tapi... Tapi sekarang sudah malam!"


Selena agak ragu-ragu. Jika Michael hanya ingin minum secangkir kopi bersamanya lalu membebaskan tagihan empat juta lebih dan membiarkan mereka pergi dengan selamat, bukankah itu bagus.


Meskipun Selena juga merasa bahwa Michael mungkin tidak memiliki niat yang baik, dia tidak punya cara lain sekarang.


"Bagaimana menurutmu? Selena, jangan khawatir, aku sangat menyukaimu. Hanya minum kopi denganku dan tagihan hari ini lunas semuanya. Kau tidak perlu membayar sepeser pun, bagaimana?"


Melihat Selena tampak melunak, Michael makin senang. Ivan Taylor memang hebat, mengancam Selena dengan cara seperti ini sangat efektif.

__ADS_1


Bagaimanapun juga, Selena sangat mencintai putrinya dan juga wanita yang sangat berbakti.


Mengancamnya dengan orang tua dan putrinya pasti akan berhasil.


Yang paling penting adalah dia bisa merengkuh pinggang Selena Taylor, gadis yang sebelumnya tak terjangkau dan perkasa, yang bahkan tidak akan mengizinkan Michael untuk menyentuhnya sekalipun. Saat ini dia bisa merengkuh pinggangnya yang ramping.


"Bagaimana dengan hari lain? Sekarang sudah lewat jam tujuh malam!"


Selena berpikir sejenak lalu akhirnya berkata dengan cemberut.


"Bagaimana kalau jangan hari ini? Masih ada hari lain? Itu berarti aku juga bisa sa membiarkan orang tua dan putrimu pulang di lain hari, ' kan?"


Michael langsung menegakkan wajahnya lalu berkata, "Bagaimana kalau begini saja, kalau kau takut suamimu tahu, kau bisa pulang bersama mereka terlebih dulu lalu cari alasan untuk menyelinap keluar. Bagaimana? Saat kau siap, telepon aku beberapa menit sebelumnya, aku akan segera menjemputmu."


"Yah, aku harap kamu bersungguh sungguh dengan apa yang kamu katakan. Tidak masalah hanya sekedar minum kopi bersama lalu nonton film, aku hanya khawatir akan terlambat, itu saja!"


Bersambung.....


Sekian terima kasih


...****************...

__ADS_1


__ADS_2