Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 57


Tanya menutup mulut mungilnya tapi kemudian tersenyum lebar karena dia terkejut dengan perkataan Fane. Dia kemudian berkata, "Kalau kau bisa menghabiskan seluruh isi botol anggur merah ini, itu bukti bahwa kau dengan tulus meminta maaf."


Zeus Taylor hanya terdiam. Tanya sudah mengeluarkan perintah, jadi mereka harus melakukan apa yang dimintanya, kalau tidak itu akan terlihat sangat tidak sopan.


Kalau sampai keluarga Taylor menyimpan dendam pada Tanya, sama artinya mereka tidak akan pernah bisa hidup nyaman di Provinsi Tengah lagi.


"Kenapa kau diam saja, Ivan? Tunjukkan ketulusanmu!"


Melihat raut wajah Ivan yang masam, Zeus Taylor tidak bisa berbuat apa-apa selain mengingatkannya.


"Baiklah, aku tidak bermaksud menyinggungmu. Aku akan menghabiskan isi botol ini sampai kering sebagai permintaan maaf!"


Ivan mengambil sebotol anggur merah lalu segera menenggaknya.


Tegukan pertama sudah membuatnya mual, akan tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menggertakkan gigi dan dengan terpaksa menghabiskan anggur merah itu, satu botol.


Kebencian mencuat di dalam hati Ivan. Fane terkutuk! Kenapa dia mencari masalah seperti ini, Tanya benar benar mendengarkan berandalan itu.

__ADS_1


Selain itu, yang membuatnya semakin tidak bisa berkata kata adalah fakta bahwa Tanya yang merusak rencananya bersama Michael tadi malam. Jika bukan karena Tanya, dia akan berhasil menandatangani kontrak kerjasama lalu. pulang dan dengan bangga menunjukkan kepada seluruh keluarganya kalau dia mampu. Sayangnya justru sebaliknya yang terjadi.


Setelah Ivan selesai minum, dia tidak bisa lagi berpikir dengan jernih. Ivan merasa pusing. Dia bergoyang dari kiri ke kanan saat dia mengambil beberapa langkah ke depan sebelum akhirnya roboh ke lantai lalu muntah.


Zeus Taylor melihat Ivan, menahan rasa sakit di dadanya saat cucunya jatuh di lantai. Dalam hati Zeus mekutuki Ivan karena terlalu lemah. Kalau dia mau muntah, setidaknya tunggu sampai Tanya pergi. Sungguh memalukan kelakuan Ivan seperti itu di depan orang lain. Mungkinkah ada kesempatan bagi kedua keluarga untuk bekerja sama di masa depan?


Ivan akan menjadi pewaris keluarga Tylor suatu hari nanti. Menjaga citranya itu penting.


"Oh ya, apa yang kalian rayakan? Aku melihat semua orang minum sampanye di sini!"


Tanya hanya melirik Ivan di lantai sebelum bertanya ke Zeus Taylor.


Zeus Taylor mengerutkan kening dan tidak yakin harus berkata apa.


Sekilas dia melihat ke arah Fane, menggertakkan giginya lalu berkata, "Kami di sini untuk menyambut Fane kembali ke rumah. Dia kembali dari medan perang dan sudah membuat negara bangga, "kan?"


"Oh..seperti itu, yah memang seharusnya begitu. Bukankah dia layak untuk mendapatkan sambutan seperti ini!"


Tanya mengangguk, lalu langsung mendekati Fane, "Oh ya, Fane, kebetulan keluarga Drake sedang mencari pengawal. Keluargaku mendengar bahwa kau sudah kembali dan kau semestinya bertambah cakap. Kau baru saja pulang dan tidak punya pekerjaan sekarang, iya kan? Aku tidak yakin, tetapi apa kau tertarik bekerja sebagai pengawal untuk keluarga Drake?"

__ADS_1


Begitu Fiona mendengar perkataan Tanya, dia sangat senang lalu berkata dengan nada panik, "Tentu saja, tentu saja dia tertarik. Kudengar gaji terendah untuk pengawal keluarga Drake adalah sekitar 20 hingga 30 ribu dolar untuk orang yang sudah berpengalaman, gaji mereka akan naik lagi lebih dari 100 ribu, bukan?"


"Jangan khawatir, Bibi. Kalau Fane bersedia, dia bisa menentukan gajinya sendiri ketika dia datang ke rumahku. Yang kami khawatirkan, dia tidak mau menerima tawaranku!"


Tanya tahu Fane adalah pria yang mengesankan karena ayahnya sendiri berulang kali menyuruhnya untuk mendekati pria ini dan membantu Fane apa pun yang terjadi. Sepertinya hubungan Fane dengan Dewi Perang


adalah hubungan yang tidak biasa.


"Datang, datang, datang! Tentu saja dia akan datang. Apa pun yang kau inginkan, Nona Muda. Pasti banyak orang yang sangat ingin menjadi pengawal bagi keluargamu!"


Fiona berseri-seri. Dia bepikir Fane bukan orang bodoh, dia pasti tidak akan melepaskan kesempatan seperti ini!


Setelah selesai berbicara, Fiona menarik Fane ke samping dan berbisik, "Dia bilang itu terserah kau untuk memutuskan gajinya. Jangan berani-berani meminta sedikit. Jika kau malu meminta 100 ribu dolar, paling tidak, minta 50 hingga 80 ribu!"


Fane berkeringat dingin karena ibu mertuanya sangat bersemangat saat menyebut-nyebut uang.


Fane berbalik lalu tertawa pada Tanya sebelum berkata, " Aku sama sekali tidak tertarik menjadi pengawal untuk keluargamu. Tapi, istriku kebetulan sangat ingin bekerja. Kalau kalian bisa menerima Selena bekerja di perusahaan keluarga Drake, aku akan mengatakan berapa gaji yang aku minta!"


Bersambung.....

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2