Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 424


Fane menghela nafas lega. Untung baginya, Tanya masih seorang wanita yang berakal sehat. Dia tidak akan marah padanya atau membencinya karena sesuatu yang mereka berdua tidak bisa kendalikan.


"Kau juga tidak ingin aku menggendongnya kembali ke kamarnya, kan?"


Fane mengerutkan keningnya saat menyadari mereka sudah mendekati pintu masuk kediaman Keluarga Drake. Dia merasa agak malu.


Lagi pula, itu akan mempermalukannya tanpa akhir jika ada pengawal yang berpatroli atau bahkan yang berjaga di pintu bila melihatnya seperti ini.


"Yang benar saja. Apakah kau berharap aku yang akan menggendongnya? Selain itu, dia sudah berada di punggungmu. Jadi, cepat bawa dia ke tempat tidurnya,"


Tanya memutar matanya ke arah Fane. Dia tidak bisa menghilangkan perasaan canggung yang dialaminya setelah Fane menciumnya. Bahkan hingga dua kali.


"Tunggu sebentar."


Saat melihat sesuatu, Tanya segera mengeluarkan selembar tisu basah. "Ayo, biar aku membantu melap mulutmu."


Tanya lalu dengan lembut menyeka mulut Fane saat berbicara. "Ya Tuhan... Ada noda lipstik," ujarnya dengan cemas. "Jika ada yang memperhatikannya, apa pun yang akan kita katakan tidak akan bisa membuat kita menjadi orang yang tidak bersalah."


Fane meringis mendengar perkataannya dan berterima kasih kepada bintang keberuntungannya karena Tanya memperhatikan detail sekecil itu.

__ADS_1


Jika tidak, jika dia pulang ke rumah dan Selena menyadarinya, bagaimana dia bisa menjelaskannya


kepadanya?


Belum lagi, dia memiliki ibu mertua yang selalu bersikap tidak masuk akal di rumah. Lupakan soal putrinya, bukankah ibu mertuanya akan segera memaksa Fane untuk langsung menceraikan putrinya?


"Oh, syukurlah kau memperhatikannya,"


Saat dia menatap Tanya yang dengan hati-hati menyeka bibirnya, ada rasa malu merayap dalam dirinya lagi. Dia tidak menginginkan apa pun selain bersembunyi di dalam lubang di suatu tempat. Seluruh wajahnya kini terlihat berwarna merah jambu.


"Semuanya selesai!"


Tanya berbalik dan memaksa dirinya untuk tetap tenang, meski jantungnya berdebar-debar. Ini pertama kalinya dia melakukan sesuatu yang begitu intim. Dia perlahan menjadi gugup.


Namun, Tanya tidak membantu Yvonne untuk menghapus lipstiknya saat digendong di punggung Fane karena akan sangat merepotkan untuk melakukannya.


Ketiganya akhirnya sampai di pintu masuk utama.


Ketika beberapa pengawal memperhatikan Fane dan Tanya, mereka dengan panik menyapanya.


Namun, ketika mengangkat kepalanya lagi, ekspresi mereka semua terlihat terkejut saat menatap Fane.

__ADS_1


Salah satu dari mereka bahkan sangat terkejut sampai matanya terbelalak. Bola matanya sepertinya hampir terlepas dari rongganya.


Tanya adalah gadis cantik yang terkenal dan daya tarik utamanya adalah betapa seksi dan feminimnya dia. Tubuhnya, karena kurangnya istilah yang lebih baik, seperti berasal dari dunia lain!


Hal terpenting adalah bahwa wanita ini sangat protektif terhadap dirinya sendiri. Banyak tuan muda yang gagal mengejar Tanya karena statusnya yang sangat tinggi kemudian berpindah untuk mengejar Yvonne.


Namun, tidak peduli hadiah apa yang diberikan atau seberapa banyak mereka mengungkapkan cintanya, Tanya tidak akan pernah setuju dengan pendekatan mereka. Dia juga tidak akan pernah memasuki bar atau tempat lain yang seperti itu.


Hanya Yvonne yang bisa menyeretnya keluar untuk karaoke dalam keadaan apa pun.


Namun, disinilah mereka. Fane sedang menggendong Yvonne di punggungnya. Adegan ini sendiri membuat semua orang menjadi cemburu.


Fane menundukkan kepalanya dan melangkah masuk. Dia hanya ingin secepat mungkin menghindari tatapan mata orang-orang tersebut. Dia merasa gugup, tapi ingin tetap terlihat tenang,


Mereka harus tahu bahwa dia adalah Pejuang Terhebat yang tak kenal takut, bahkan ketika menghadapi musuh yang berjumlah puluhan ribu orang.


Pasukan musuh itu akan gemetar saat menyebut nama Pejuang Terhebat. Bagaimanapun juga, sekutunya akan lebih termotivasi untuk bertarung dalam sebuah pertempuran hanya dengan menyebutkan nama Pejuang Terhebat!


Bersambung.....


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


Sekian Terima Kasih


__ADS_2