
Bab 37
Fiona berhenti sejenak lalu berkata,
"Tentu saja dia tidak akan bisa melakukannya. Jika Fane tidak bisa memberikan kita hadiah pertunangan, haha, menantu laki lakiku mungkin akan berubah menjadi Tuan Muda Wilson atau Tuan Muda Clark!"
Fane cepat-cepat menarik Selenal ketika dia melihat istrinya akan membalas perkataan ibunya. "Lupakan, Selena. Ibumu benar. Kamu memang wanita yang biasa. Aku tidak akan mengecewakanmu di hari ulang luar tahun kakek! Kau adalah istriku dan tidak ada yang bisa mengambilmu dariku!"
Melihat tatapan tegas Fane, kemarahan Selena menghilang. Dia
merasakan kehangatan dari kata-kata Fane.
Dengan agak malu-malu, Selena mengangguk dan berkata, "Mm hmm, aku percaya padamu. Aku mendengar bahwa medan perang adalah tempat yang sangat berbahaya dan banyak yang menjadi korban, tetapi kau bertahan di sana selama lima tahun dan kembali dengan selamat. Kau pasti lebih unggul dari yang lain."
Wajah Fiona berubah masam setelah mendengar kata-kata manis itu. Dengan cepat dia mengingatkan putrinya, "Selena, sudah kukatakan. agar jangan jatuh cinta pada omongan manis Fane. Dia tidak akan menjadi menantuku jika dia tidak bisa memberikan kita hadiah pertunangan senilai 10 juta dolar. Kau tidak boleh membiarkan dia menyentuhmu sampai saat itu tiba, oke?"
Fiona menatap Kylie dan berkata, " Sementara ini aku berbaik hati pada Fane hanya demi Kylie. Aku mengalah dan membiarkan dia tinggal bersama kita untuk sementara waktu!"
__ADS_1
"Nenek, kenapa Ayah mau menyentuh Ibu?"
"Apa Ayah memukuli Ibu? Ayah, kau tidak boleh seperti itu terhadap Ibu, oke?"
Kylie, yang baru berusia empat tahun lebih, memandang Fiona dengan ekspresi bingung. Dia tampak sedikit cemas!
"Kylie, bukan itu maksudnya. Bagaimana mungkin ayah tega memukul ibumu?"
Wajah Fane berkeringat ketika dia mendengar apa yang dikatakan Kylie. Dengan cepat, dia menggendong Kylie lalu beranjak ke kamar. "Ayo kita pergi, sudah waktunya kamu tidur. Ayah akan mendongeng nanti, oke?"
Kylie berteriak dengan penuh semangat.
Senyuman lega nampak di wajah Selena ketika dia melihat Kylie tersenyum bahagia padanya.
Setelah Fane menghilang ke dalam kamar, Selena mulai berkata kepada Fiona, "Ma, kau bisa lihat 'kan kalau Kylie sangat mirip dengan ayahnya. Kylie sangat menyukai Fane. Lagi pula, darah lebih kental daripada air. Aku sudah memutuskan bahwa aku akan tetap bersama Fane meski dia tidak bisa memberi kita 10 juta dolar!
"Putriku, apa kau bodoh? Kau harus memikirkan masa depan Kylie. Anak anak lain bisa bersekolah di sekolah ternama, mendapat pendidikan terbaik, bermain dengan mainan mahal, dan mengenakan pakaian mahal. Kylie sangat cerdas meski usianya masih kanak-kanak. Lakukan saja jika kau ingin Kylie menderita sepanjang hidupnya!"
__ADS_1
"Aku melakukan ini bukan hanya!y demi kamu, tetapi juga untuk anakmu. Apa gunanya tinggal dengan seorang gelandangan seperti Fane? Apa kau akan terus miskin seumur hidupmu?"
"Usia subur seorang wanita itu terbatas dan kita akan menua dengan cepat. Kau menunggu Fane selama lima tahun. Lima tahun masa mudamu, sudah kau abaikan! Kau tidak bisa menyia-nyiakan hidupmu seperti itu lagi!"
Fiona mulai membujuk Selena. "Kau sudah 25 tahun. Saat malam
pernikahan celaka itu terjadi usiamu
baru 20 tahun, kau belum dewasa jadi aku tidak menyalahkanmu. Namun, kau harus tahu bahwa pria memiliki nilai lebih seiring bertambahnya usia, tidak bisa dibandingkan dengan wanita. Kau masih memiliki aset sekarang dan masih terbilang muda. Tuan muda kaya raya banyak yang tertarik padamu. Apa menurutmu mereka akan tetap menyukaimu ketika kau bertambah tua dan menginjak usia 30 tahun? Semuanya sudah terlambat!"
"Aku tidak akan menyesalinya!"
Selena berteriak dan langsung bergegas ke kamar.
Bersambung....
Terima kasih
__ADS_1