
Bab 120
Para karyawan menghela napas lega ketika mereka menyaksikan Fane menghabisi tiga orang hanya dengan beberapa gerakan.
Sungguh tak dapat disangkal bahwa Fane memang memiliki kemampuan untuk menjadi pengawal keluarga Drake.
Belasan pria melesat keluar dari ruang VIP tepat setelah salah satu dari mereka berteriak ke arah ruangan.
"Ya Tuhan! Mereka ternyata banyak sekali!"
Sonia dan karyawan lain terpaku melihat situasi tersebut. Mereka beringsut mundur beberapa langkah, takut jadi korban salah sasaran saat nanti pertarungan dimulai.
"Terima kasih, Tuan! Aku sungguh sangat berterima kasih! "Wanita itu segera bersembunyi di belakang Fane setelah lepas dari cengkeraman. "Tapi mereka banyak sekali," lanjutnya cemas. "Tuan, a - apa yang akan kau lakukan?"
Fane tersenyum padanya. "Berdiri saja di belakangku. Jangan khawatir; Aku, Fane Woods. Bahkan jika raja dari semua dewa ada di sini, dia tidak akan berani meremehkan aku!"
Sebuah kaki muncul dari bawah dengan tiba-tiba dan menendang si pria bertato tepat di perutnya. Fane menghadiahi pria bertato itu sebuah tendangan yang membuatnya terpelanting ke belakang, menjatuhkan beberapa pria di belakangnya yang sedang bergegas mendekati Fane.
__ADS_1
"Sial! Lumpuhkan dia!"
Seseorang berteriak dan tiba-tiba, Fane sudah dikelilingi oleh sekelompok pria.
Bak! Bruk! Krakk! Bruk!
Dalam sekejap mata, orang-orang itu sudah bergeletakan di lantai dan melolong kesakitan. Mereka terlempar sebelum bisa menyentuh satu helai pun rambut Fane.
Orang-orang dari ruang VIP lain keluar dengan penasaran setelah mereka mendengar suara perkelahian. Mereka hanya berani mengintip.
"Ya Tuhan! Bukankah dia kuat sekali? Dia sendirian melawan belasan orang!"
Seseorang dalam kerumunan tidak berusaha membantu tetapi hanya berseru dengan semangat. Adegan yang hanya bisa dia tonton di televisi, sekarang terjadi secara langsung di depan matanya.
"Fane dalam masalah besar. Pintu ini rusak. KTV ini pelanggannya bukan orang biasa. Kudengar ketua di dalam ruangan itu seseorang yang sangat berkuasa."
"Nona Selena, apa kita harus membayar pintu yang rusak itu?" Seorang karyawan berkata kepada Selena ketika pikiran tersebut terlintas di benaknya.
__ADS_1
"Apa yang kau takuti? Suami Nona Selena sangat kaya. Lihatlah tas miliknya, ada lebih dari satu juta dolar di sana! "Karyawan lain menyela dengan arogan. Tidak ada hal lain selain kekaguman kepada Fane yang terpancar dari matanya.
Pria seperti Fane adalah pria sejati.
Bukan sesuatu yang mengherankan kalau wanita paling cantik di Provinsi Tengah memilih untuk menikah dengannya.
"Bangsat yang mana lagi ini? Berani sekali kau membuat masalah dengan kami! Apa kau sengaja mau masuk ke neraka?"
Beberapa pria berjas - yang mengelola klub ini - berjalan menuju tempat perkelahian. Pria yang memimpin barisan itu adalah manajer klub KTV ini.
Seorang pria bertato besar berwarna hitam dan ungu yang menutupi wajahnya segera bangkit dan menghampiri sang manajer. "Akhirnya kau di sini, Meyer! Aku datang ke tempat ini untuk menghabiskan waktu dan bersenang senang, tetapi apa yang kami dapatkan pada akhirnya? Kami sudah menghabiskan begitu banyak uang dan yang kami dapatkan hanyalah luka dan memar! Ditambah lagi, semua luka ini diberikan oleh seekor tikus dari 'aku-tidak tahu-dari-mana!" katanya dengan nada tidak terima. "Kau harus melakukan sesuatu!"
Fane mengerutkan kening saat melihat situasi saat ini. Sepertinya berandalan kecil bertato ini mengenal Meyer, sang manajer. Tidak heran mereka berani membuat onar di sini.
"Hanya dia? Dia mengalahkan kalian semua sendirian? Mustahil." Alis Meyer berkerut, dia terkejut ketika mengetahui hal itu.
"Tuan Meyer, kau manajer klub ini, 'kan?" Selena memotong. "Orang-orang ini membuat masalah di tempatmu. Wanita itu hanya bertugas menemani minum tapi pria itu memaksa wanita malang itu untuk tidur dengannya. Situasinya sangat mengkhawatirkan, jadi suamiku membantumu untuk memberi mereka pelajaran!" Selena berbicara sambil menunjuk ke arah wanita itu lalu si pria bertato.
__ADS_1
Bersambung.......
Terima kasih