
Bab 207
Wanita itu mengenakan gaun satin hitam, kontras dengan kulitnya yang seputih salju, memberikan kesan sangat cantik. Selain itu rambutnya yang indah bergelombang membuat wajahnya terlihat lebih muda.
Tentu saja, wanita itu juga memiliki tubuh yang indah. Dia memang tidak secantik Selena tetapi secara fisik serupa dengan Selena.
"Kau terlalu rendah diri. Kau sendiri sangat cantik!"
Selena terkekeh dan berbicara dengan sopan.
"Apakah kalian menunggu taksi di tempat ini? Susah kalau di sini, karena sekarang akhir pekan. Semua orang menunggu taksi di tempat ini,"
Wanita itu mengamati Fane dan Selena. "Duh, susah sekali ya kalau tidak punya mobil," komentarnya. "Sayang sekali, suamimu tidak bisa memenuhi semua kebutuhanmu!"
Hugh melontarkan senyum canggung pada kata-kata wanita itu. "Baik. Selena, kebetulan ada reuni kelas malam ini. Kami mengundang beberapa teman lama. Kau harus datang juga. Kau bisa membawa suamimu."
"Oh ya! Ayolah, pasti kalian sudah lama tidak berkumpul," kan!"
__ADS_1
Wanita itu juga menganggukkan kepalanya. "Kau harus datang demi Hugh!"
"Baik..."
Selena mengerutkan alisnya, ragu- ragu. Dia pernah berteman baik dengan Hugh, tapi dia tidak pernah bertemu lagi setelah beberapa tahun. Selena khawatir teman-teman lamanya akan memandang dia seperti Rachel Linsay."
"Apa yang kau pikirkan? Trevor Turner juga sudah balik lagi dari kampungnya. Dia berkata kalau dia akan interview besok di sebuah perusahaan besar. Ternyata, dia sudah kenal dengan manajer yang bekerja di sana. Interview hanya formalitas saja!"
"Selain itu, kami sudah lama tidak bertemu. Kau, sebagai primadona kelas angkatan kami, pastinya wajib datang!"
Hugh dengan cepat menambahkan, "Kalau kau tidak datang, aku bukan temanmu lagi!"
Senyum Selena kosong. Dia tidak punya pilihan selain menerima undangan tersebut.
Selain itu, Selena juga sudah lama tidak bertemu dengan Trevor. Selena sangat akrab dengannya.
"The Lotus Bar and Lounge, jam delapan. Kami akan menunggumu di pintu masuk. Pastikan kau datang tepat waktu"
__ADS_1
Hugh tersenyum dan melambaikan tangannya. "Baiklah! Aku jalan duluan. Aku harus ganti pakaian."
Setelah Hugh selesai berbicara, dia pergi dengan cepat.
"Serius? Mengapa kau harus mengundangnya ke acara reuni kita? Mereka saja tidak mampu membeli mobil, dan kau mengundang mereka ke tempat yang sangat berkelas. Sama saja kita mempermalukan diri kita sendiri."
Pacar Hugh memutar matanya ke arahnya. "Semua orang yang datang ke reuni pasti mengendarai Benz atau BMW 1" katanya sedih. "Temanmu dan suaminya beda level dengan kita. Mereka seperti orang kampung yang baru datang ke kota. Mereka akan menjadi bahan tertawaan."
"Apa yang sedang kau bicarakan? Kami lulus dari universitas yang sama! Selain itu, kami berteman dekat dulu, dan tidak mudah menyatukan semua orang. Tidak akan terjadi masalah kalau mereka datang ke reuni!"
"Selain itu aku mendengar kalau dia mengalami kesulitan selama beberapa tahun terakhir. Itu karena dia menikah dengan orang yang tidak berguna dan meninggalkan seorang anak. Jadi, keluarga Taylor mengusirnya. Dia bahkan kesulitan mendapat pekerjaan!"
Hugh melontarkan senyum masam. "Keluarga Taylor seorang bangsawan. Siapa yang tahu kalau Selena telah kembali seperti dulu sekarang!"
"Hmph. Dia makhluk yang sangat menyedihkan, bukan? Apa mungkin kau menyukainya? Dia sudah punya suami, jadi jangan berpikiran macam-macam!"
Wanita di samping Hugh berkata kesal, ada rasa iri dari nada suaranya.
__ADS_1
Bersambung....
Sekian Terima Kasih