
Bab 49
"Yah, champagne-nya sudah habis. Kakek banyak mengeluarkan uang kali ini, membayar 1 juta dolar untuk setiap meja, sungguh menakjubkan!"
"Ivan membuat ayahnya bangga kali ini. Keuntungan dari proyek baru ini katanya mencapai 300 miliar dolar. Sepertinya proyek yang sangat besar!" Para kerabat Keluarga Taylor
membicarakan Ivan sementara Theodore tersenyum puas dan bangga.
Bersamaan dengan itu pintu terbuka. Fiona dan Andrew berjalan masuk bersama Selena dan yang lainnya.
"Fiona, kau bukan siapa-siapa tapi kau berani beraninya membuat kami semua harus menunggu!"
Saat mereka memasuki ruangan, seorang kerabat mencibir dan mengatakan itu dengan keras.
Fiona tersenyum malu dan berkata, "Aku tidak bisa memprediksinya, ternyata lalu lintas macet selama
__ADS_1
perjalanan ke sini!"
Cecilia melihat gaun merek terkenal yang dipakai Selena lalu berkata, "Cih, Selena, kau tidak tahu malu, 'ya? Kau benar-benar bernyali dengan memakai barang palsu itu di luar rumah. Kalau aku, mm. aku tidak akan sudi memakainya. Memalukan sekali. Jika orang-orang sampai tahu kalau itu barang palsu, pasti sangat memalukan, bukan?"
Fiona tidak tahan dengan apa yang dia dengar. Dia berjalan mendekat dan berkata, "Cecilia, jangan sembarangan bicara. Pakaian ini merek asli bukan barang palsu atau tiruan. Meskipun keluarga kami miskin, aku masih bisa membelinya!"
"Oh ya? Kau itu miskin, tapi masih mampu membeli pakaian yang harganya 100 hingga 200 ribu dolar? Ah, aku tidak percaya. Itu bukan barang murahan, tahu!"
Cecilia terus menyerocos. "Kalau kau saja bisa membelinya, berarti aku bisa membeli pakaian yang harganya sekitar 1 atau 2 juta dolar, "kan?"
"Jangan lancang mengatakan kami tidak mampu membelinya!" Fiona menjawab, "Fane itu seorang veteran yang mengabdi pada negara selama lima tahun, jadi wajar kalau dia kembali dengan membawa banyak uang. Mungkin kau tidak tahu itu, tapi mereka yang mengabdi selama satu atau dua tahun akan mendapatkan uang tanda jasa sebesar 100 atau 200 ribu dolar. Fane mengabdi selama lima tahun, bagi pemerintah memberikan uang kepadanya 1 juta dollar itu adalah sebuah kewajaran. Iya, 'kan!?"
tumpukan setinggi langit. Jika Fiona tahu bahwa kartu debit Fane bisa melakukan transaksi senilai 100 miliar dolar tanpa kata sandi, Fiona mungkin akan terkejut dan mati berdiri.
"Fane mendapatkan uang tanda jasa?"
__ADS_1
Cecilia mengerutkan alisnya, mencoba mempercayai Fiona. Dia memang pernah mendengar bahwa para veteran yang kembali dalam dua hari terakhir pulang dengan membawa uang. Beberapa dari mereka mendapatkan uang tanda jasa, meski kecil sekalipun. Membawa pulang 1 juta dolar atau lebih, itu mungkin saja.
"Tentu saja!"
Fiona langsung menjawab walau sedikit ragu-ragu.
Bagaimanapun, Fane tetap diam dan tidak menyela semua perkataan ibu mertuanya.
Namun, demi harga dirinya, Fiona mengatakan semua itu atas nama Fane.
Betulkah? Fane, berapa uang tanda jasa yang kau dapatkan?"
Zeus Taylor tertarik dengan percakapan itu. Dia menyipitkan mata menatap Fane.
Semua orang mengalihkan perhatian mereka kepada Fane. Mereka ingin tahu berapa uang tanda jasa yang telah dia dapatkan. "Uh, aku lupa. Terlalu banyak hal yang harus aku ingat. Jika aku harus menghitungnya, setidaknya ada satu atau dua juta dolar sebagai penghargaan untukku!" Fane menjawab setelah memikirkannya sebentar. Semua merasa tidak percaya dengan jawaban Fane.
__ADS_1
Bocah ini jelas berbohong. Apa semudah itu untuk mendapatkan uang tanda jasa? Veteran lain biasanya akan merasa sangat bangga mendapatkan jumlah yang jauh lebih kecil dari itu, sementara bocah ini mengatakan jumlah satu atau dua juta dolar seolah-olah itu semudah memotong buah dan sayuran!
Bersambung......