Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 458


"Kakak Tempest? Apakah menurutmu orang itu ketakutan jadi dia tidak akan datang?" Lebih dari selusin orang berdiri di hutan di luar kota dan seorang pria botak berkata kepada Kakak Tempest, yang berada di sampingnya.


Kakak Tempest melihat jam dan sekarang sudah jam delapan lewat lima menit. Dia mengerutkan kening. Orang itu mungkin tidak cukup berani untuk datang dan kemungkinan hanya menipu mereka.


Pria lain dengan rambut warna kuning berkata, "Aku yakin dia tidak cukup berani untuk datang. Aku pikir orang itu mungkin sangat takut, dia bisa kencing di celana setelah dia tahu kalau Kakak Tempest berasal dari Klan Elang. Jelas sekali kalau dia sengaja mengulur waktu saat dia berani meminta Kakak Tempest untuk membawa orang sebanyak yang Kakak Tempest inginkan. Orang itu pasti sudah pergi meninggalkan Provinsi Tengah dengan bus tadi pagi!"


"Sialan, aku tidak tahu kalau orang itu pengecut! Dia memintaku untuk membawa orang sebanyak yang aku inginkan! Huh, kalau jadinya seperti itu, aku akan bertanya beberapa hal tentang alamat keluarganya. Aku pasti akan membunuh keluarganya dan mempermainkan putrinya untuk membuatnya menyesal!" Kakak Tempest berteriak dan mengepalkan tangannya setelah dia mendengar kata kata itu.


Saat ini, di sebuah rumah kontrakan tua, Tiger duduk di sana dengan cemberut dengan ekspresi wajahnya yang dingin.


Wanita di samping Tiger memandangnya lalu berkata, " Tiger, kau mengkhawatirkan kakakmu, Fane, 'kan? Hhh, aku juga khawatir. Kalau bukan karena dia, kita tidak akan bisa pulang tadi malam."

__ADS_1


"Tidak mungkin! Aku tidak bisa membiarkan dia menanggung semuanya sendiri. Kalau dia meninggal malam ini, aku akan menyalahkan diriku sendiri selama sisa hidupku. Aku tidak akan pernah bisa hidup tenang!" Tiger memikirkannya sebelum akhirnya berdiri dan pergi ke dapur mencari pisau dapur.


"Tiger, kalau kau tidak mempertimbangkanku, bukankah kau harus mempertimbangkan anak kita? Berapa umurnya? Apa yang harus dia lakukan kalau kau mati? Dia akan dikenal sebagai anak haram, anak yang tidak punya ayah!" Istri Tiger memandangi anaknya yang tertidur lelap di ranjang bayi sambil menarik lengan pakaian Tiger.


"Sayang, maafkan aku. Aku minta maaf!"


"Kalau aku mati dan tidak bisa pulang malam ini, kau bisa menikah dengan pria kaya. Carilah orang yang lebih kaya sehingga anak kita tidak akan menderita sepertiku, ayahnya yang tidak berguna ! Kau cantik. Aku yakin kau dapat menikmati hidup setelah kau menemukan orang kaya yang memperlakukanmu dengan baik!" Tiger berbalik dengan air mata berlinang saat dia tidak berani menatap mata istrinya.


"Tiger, kau benar-benar rela meninggalkan aku dan putra kita? Lihatlah putramu, lihat betapa dia mirip denganmu? Tiger, aku mohon, jangan pergi!"


dengan bunuh diri!"


Tiger memejamkan mata lalu terdiam beberapa saat, hatinya sakit.

__ADS_1


Namun, dia masih menarik tangan istrinya dengan sekuat tenaga dan berkata dengan tegas, "Dia meminta pihak lawan untuk bertarung malam ini untuk menyelamatkan kita. Dia pergi ke medan perang dan berkorban banyak untuk Cathysia dan karena itu dia mengalami begitu


banyak situasi hidup dan mati. Aku juga seorang pria. Aku tidak bisa berjuang untuk negaraku, tetapi aku tidak bisa bersembunyi saat aku tahu bahwa kakakku akan mati!"


Setelah dia mengatakan itu, dia melihat anaknya yang sedang tidur nyenyak di ranjang bayi lalu melanjutkan kalimatnya, "Aku tidak ingin hidup dalam penyesalan selama sisa hidupku. Aku juga tidak ingin anakku merasa bahwa aku lemah. Aku seorang pria, aku tidak bisa terus menjadi pengecut!"


Setelah Tiger berbicara, dia langsung mendorong istrinya lalu melangkah keluar.


"Tiger!" Wanita itu jatuh ke lantai dan tidak bisa berhenti menangis.


"Taksi, antar aku ke luar kota!" Tiger menghentikan taksi dengan pisau dapur di tangannya. Dia kemudian memberinya 200 dolar yang dimilikinya. "Aku akan memberikan semua ini padamu!"


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


Sekian Terima Kasih


__ADS_2