
Bab 240
Manajer wanita menekankan kata-katanya lagi, "Sepuluh kemenangan berturut-turut!"
"Anak muda, kalau kau mendaftar, haha, kau hanya cari mati. Semudah membunuh semut!"
"Itu benar, orang Amerika itu besar dan kuat. Tingginya hampir dua meter dan lengannya lebih tebal dari pahamu. Dengan tubuhmu itu, haha..."
Para pria mulai mencibir setelah melihat tubuh Fane.
"Ck ck, sepuluh petarung profesional dibunuh secara berurutan? Orang Amerika itu sangat brutal!"
Hugh meratap, "Tapi petarung sebelumnya hanya melukai lawan, 'kan? Pria itu benar-benar membunuh orang?"
"Amerika dan Cathysia telah berperang selama bertahun tahun. Meski akhirnya berakhir, masih ada kebencian dari kedua belah pihak!"
"Meski kedua negara telah melakukan hubungan diplomatik, masih ada ketegangan!"
Rosa tersenyum paksa lalu berkata, "Karena ini adalah pertandingan dan ada formulir persetujuan yang terlibat, lawan pasti akan bertarung tanpa ampun!"
Setelah mengatakan itu, dia melihat ke arah Selena dan melanjutkan, "Selena, katakan pada suamimu. Kalau tidak, kalau dia mati, itu akan menjadi masalah. Mari kita cari solusi lain untuk uang itu. Selama dia tetap hidup, apa pun bisa diselesaikan!"
__ADS_1
"Dia membunuh banyak orang Cathysia? Aku harus membunuhnya!"
"Selain itu, kalau aku memenangkan pertandingan, aku bisa membatalkan tagihan dan mendapatkan hadiah tiga juta dolar darinya, kan?"
Fane mengepalkan tinju, sorot matanya penuh kemarahan. Semangat juangnya membuat punggung orang-orang menggigil.
"Tentu saja, haha. Kalau kau ingin mati, kami tidak akan menghentikanmu!"
"Karena kau berani untuk tidak membayar makananmu di sini, kau bisa membayarnya dengan nyawamu!"
Manajer wanita itu mencibir. Menurut pendapatnya, Fane pasti akan mati.
Selena paham Fane telah banyak melihat mayat teman teman seperjuangannya di medan perang. Hampir mustahil untuk menghentikannya saat ini. Apalagi lawannya adalah seseorang dari pihak musuh yang membunuh banyak peserta pertandingan.
"Istriku, jangan khawatir. Aku harus melakukannya dan aku akan menang!"
Fane tersenyum. Dia terlihat santai seolah-olah dia biasa mengatakannya.
"Oke, hati-hati. Pikirkan aku dan putri kita!"
Selena menggigit bibir seksinya sebelum mengangguk.
__ADS_1
Hati Fane menghangat. Dia menggenggam tangan Selena dan berkata, "Jangan khawatir, aku hanya akan membersihkan sampah saja. Aku harus membunuh orang itu, terlepas dari itu untuk kita atau untuk Cathysia!"
"Berhenti mengulur waktu, orang-orang sudah naik. Kalau kau mencoba ingin mati, cepatlah, oke?"
"Aku akan memberitahumu, kalau kau mati maka tagihan yang harus kau bayar harus dibayar oleh istrimu, mengerti?" Pengawas wanita terlihat sombong. Dia bukan lagi orang
yang lembut dan sopan yang telah memberikan tagihan kepada Fane sebelumnya.
"Haha, bagus, bagus!"
Britney mulai tertawa, tatapannya sungguh gila. "Siapa yang tahu kalau kebohonganmu tentang berteman dengan Dewi Perang sekarang akan terungkap dan kau akan bertarung di atas ring. Ck ck, kau akan naik ring hanya untuk membayar tagihan. Apa kau benar-benar berpikir kalau setelah menjadi tentara selama beberapa tahun, Kau dapat mengalahkan lawanmu? Aku akan memberi tahumu sekarang, aku mendengar kalau seseorang dipukuli sampai mati dua hari yang lalu!"
"Sshole!"
Mata Fane berapi-api, terlihat menakutkan saat mendengar itu.
Setelah mengatakan itu, dia berjalan menuju pintu lalu berkata, "Aku akan membunuh bajingan Amerika itu!"
Bersambung.....
Sekian terima kasih.....
__ADS_1