Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 29


"Yah, aku harap kamu bersungguh sungguh dengan apa yang kamu katakan. Tidak masalah hanya sekedar minum kopi bersama lalu nonton film, aku hanya khawatir akan terlambat, itu saja!"


Selena tersenyum masam. Meskipun merasa tidak berdaya, dia masih bisa menganggukkan kepala.


Hal itu karena dia tahu Fane tidak mungkin memiliki uang sebanyak 4 juta dolar.


Fane yang bekerja sebagai tentara selama beberapa tahun pasti sangat menderita selama di medan perang. Tagihan ini akan merugikannya jika Fane harus membayar semuanya.


"Jangan khawatir. Aku Michael Wilson, satu-satunya tuan muda keluarga Wilson yang mewarisi bisnis keluarga. Aku tidak pernah menarik kembali kata-kataku!"


Michael berbicara meyakinkan, menepuk dadanya.


Setelah itu, Selena membuka pintu dan berjalan keluar.


Tidak lama kemudian, Michael juga berjalan ke pintu. Dia berbicara dengan manajer restorannya, "Nona Selena adalah temanku dan juga kenalan lamaku. Lupakan tentang 4 juta dolar itu. Demi temanku, biarkan mereka makan dengan gratis!"


"Lalu, 18 botol anggur merah itu..."


Setelah berpikir sejenak, manajer itu mengingatkannya.


"Biarkan mereka membawanya. Kau menagihnya untuk 20 botol, jadi wajar jika mereka mengambil semua yang telah mereka pesan, anggap saja sudah selesai!"


Michael menyeringai. Sebenarnya, total harga anggur itu hanya sekitar 4 00 ribu dolar. Mengatakan 200 ribu dollar per botol adalah jebakan yang dibuat untuk mengelabui Selena.

__ADS_1


"Kalau begitu, terima kasih banyak, Tuan Muda Wilson!"


Selena tersenyum, lalu mengikuti manajer restoran berjalan turun ke lantai satu.


"Kenapa Selena belum kembali? Apa terjadi sesuatu padanya?"


Joan, yang sedang menunggu di bawah, menjadi sangat khawatir.


"Semoga saja tidak. Meskipun kita diusir, putriku masih menjadi bagian dari keluarga Taylor. Aku yakin restoran ini tidak akan berani melukainya!"


Dilihat dari cara manager restoran menerangkan siapa bosnya, sepertinya Selena dan sang pemilik restoran sudah mengenal satu sama lain sebelumnya!


Fiona mengerutkan kening sebelum dia menghibur Joan.


"Sudah lima menit. Aku akan masuk


Fane melihat jam. Lima menit berlalu. Khawatir Selena dalam bahaya, dia segera berjalan masuk.


"Nak, kamu tidak diizinkan pergi ke lantai dua oleh bos kami..."


Seorang pria melangkah maju dan mencoba menghentikan Fane.


Bang!


Detik berikutnya Fane mendaratkan tendangan secepat kilat di dada pengawal itu. Seketika, pria itu terpelanting.

__ADS_1


Bang!


Pria itu melayang lalu menabrak meja, terjatuh tanpa sempat menghindar.


Poof!


Darah muncrat dari mulut pria itu. Kulitnya langsung pucat pasi.


"Oh, astaga! Aku datang ke sini untuk makan tapi bukannya melayani tamu, kalian malah berkelahi di balik pintu!"


Tepat pada saat itu, suara seperti lonceng terdengar dari seberang ruangan. Ditemani oleh beberapa pengawal, seorang gadis muda yang cantik dan enerjik berjalan masuk.


Pengawal itu bangun dari lantai. Dia menyuruh anak buahnya untuk melawan Fane tetapi segera berhenti setelah melihat gadis itu. " Nona Kedua Drake, kenapa kamu di sini?"


Gadis itu terlihat belia dan pintar. Dia mengenakan rok mini seksi, rambutnya dikepang jatuh di punggung. Saat dia tersenyum, ada lesung pipit yang muncul di pipinya.


Bola matanya besar dan indah.


Gadis secantik dia pasti membuat


semua orang terpukau.


"Jadi dia putri kedua keluarga Drake? Dia benar-benar cantik dan menakjubkan! Masih muda saja sudah secantik ini bagaimana nanti ketika dia dewasa"


Bersambung.....

__ADS_1


Sekian terima kasih


...****************...


__ADS_2