
Bab 133
Setelah Ben dan Xena pergi, Fiona mulai mengingat apa yang dia dengar sebelumnya.
Selena mengatakan sesuatu tentang pergi makan malam melalui telepon dan akan menghabiskan sekitar 300 ribu dolar. Sepertinya dia dan teman-teman kantornya benar benar keluar untuk makan malam.
"Jangan ungkit-ungkit soal itu lagi. Benar-benar bencana. Itu juga pertama kalinya aku makan di hotel bintang enam! Semua karena si kepala departemen pengadaan - Sonia Neal!"
Selena menghela nafas sebelum menjelaskan kepada Fiona mengapa dia harus mentraktir semua karyawan departemen pengadaan makan di tempat mewah.
"Kepala departemen-mu itu adalah pelacur oportunistik. Dia hanya mencari alasan untuk menyingkirkanmu karena tidak ingin melihatmu menjadi manajer!" Kata Fiona.
"Tapi makan malam itu membantu. Kau harus menunjukkan kepada semua orang apa yang bisa kau lakukan! Jika kau benar-benar mentraktir semua orang makan, mulai sekarang, karyawan karyawan lain pasti akan mengikuti perintahmu!"
Fiona merasa kesal ketika mendengar cerita Selena. Sebuah kerutan dengan cepat menutupi dahinya. "Lalu dari mana kau mendapatkan 300 ribu itu? Bukankah kau hanya punya 100 ribu dolar?"
"Fa- F Fane mengambil uang dua juta dolar sebelum kami pergi makan!" Selena menatap Fane. Ada senyum kecut muncul di bibirnya.
"Tidak mungkin. Dia benar-benar masih punya sisa uang dua juta dolar? Sepertinya dia mendapatkan bonus tiga juta dolar setelah pensiun dari militer!"
"Tapi dia tidak mungkin menghabiskan semuanya, 'kan? Bagaimana dengan sisa uangnya?"
__ADS_1
Mata Fiona berbinar-binar saat menanyakan hal itu.
"Dia hanya menghabiskan sekitar 600 ribu. Masih tersisa 1, 4 juta!"
Tatapan Selena mengarah ke ibunya. Dia lalu menunduk.
"Kami lalu bertemu dengan seorang wanita muda yang sangat malang," katanya dengan nada meminta maaf.
"Ayahnya sakit parah dan perlu tindakan operasi, jadi kami - kami memberikan semua sisa uangnya untuk membantu wanita itu!"
"Kau kau memberikan semua uangmu kepadanya?"
Fiona hampir pingsan di tempat.
"Tidak masalah, Ma. Apakah kita kekurangan uang sekarang? Bukankah kau sendiri punya 800 ribu di rekeningmu? Bagaimanapun juga, Fane dan aku sudah bekerja dan gaji kami juga lumayan. Semuanya akan lebih baik dalam dua bulan lagi!"
Jantung Selena berdebar-debar karena takut. Dia ingin berbohong kepada ibunya tetapi pada akhirnya menyerah. Dia benar-benar tidak ingin berbohong dan juga tidak pandai dalam hal itu.
"Aku..."
Wajah lesu Fiona telah berubah menjadi hijau pucat.
__ADS_1
"Kau memberi orang 1,4 juta dolar! Kau bisa saja memberinya seratus ribu, delapan puluh ribu- berapa pun. Aku ibumu sendiri dan kau hanya memberiku 800 ribu yang aku terima baru-baru ini. Dan kau memberi seseorang yang baru pertama kali kau temui uang sebesar 1, 4 juta? Apa-apaan ini? Memangnya kau ini bilyuner? Bagaimana bisa kau memberikan uang sebanyak itu dengan begitu mudahnya?"
"Sudahlah, Jangan berdebat lagi. Semua sudah terlambat. Kau juga tahu bahwa putri kita adalah orang yang baik hati. Dia tidak akan pernah bisa berhenti membantu orang yang kesusahan!"
Andrew lalu berdiri dengan bertumpu pada kedua kakinya.
Dia memandang Fane.
"Fane, kakiku benar-benar terasa lebih baik sekarang." katanya. "Bantu aku melanjutkan terapinya besok pagi." "Tentu saja, Ayah!" Fane menjawab sambil tersenyum.
***
"Kakak Scar, kami akhirnya menemukan di mana Selena dan keluarganya tinggal. Rumahnya ada di depan sana, tidak terlalu jauh dari sini!"
Setelah menunggu beberapa saat, sekitar pukul sebelas malam, seorang bawahan datang ke hadapan Scar dan anak buahnya untuk melapor.
"Baiklah. Ayo kita pergi. Ned, kau harus mentraktirku minum setelah aku membantumu balas dendam!" Pria dengan wajah bekas luka itu berkata kepada Ned dan terkekeh dengan dingin.
Kegembiraan melonjak di hati Ned. Dia langsung menuju ke rumah Fane dengan sekelompok pria di belakangnya..
"Jangan khawatir. Kita akan minum sampai mabuk!"
__ADS_1
Bersambung.......
Terima kasih