
Bab 268
Ekspresi wajah Trevor berubah suram. Dia sangat ingin menggali lubang dan melompat ke dalamnya.
Trevor membual di depan semua orang tadi malam. Dia bahkan memberi tahu semua orang, termasuk taktiknya secara rinci untuk mendapatkan posisi tersebut.
Itu bukanlah poin utamanya. Yang paling terpenting adalah dia memberi tahu semua orang kalau manajer mendapatkan pekerjaan itu melalui cara yang tidak jujur di depan Selena.
Trevor berkata kalau manajer memiliki hubungan rahasia dengan tuan muda dari keluarga Drake. Begitulah cara dia mendapatkan pekerjaan dan digaji dengan sangat baik.
Trevor tidak pernah menyangka kalau ternyata Selena adalah orang yang telah dia bicarakan.
Namun, Trevor bermuka tebal. Dia tertawa dan berkata, " Selena, aku mabuk saat berbicara kemarin. Aku berharap kau tidak mempermasalahkan atas apa yang terjadi. Kita adalah teman lama. Aku yakin aku akan menjadi kandidat terbaik untuk membantumu"
Tepat pada saat itu, terdengar pintu diketuk dari seberang ruangan.
"Silahkan masuk!"
Selena berteriak ke pintu.
__ADS_1
Sonia masuk melewati pintu, "Manajer, ada orang bernama Rosa di luar dan dia bersikeras kalau kau menghubunginya untuk datang ke sini untuk wawancara. Tidak mungkin, kan? Nama orang yang seharusnya kita wawancarai Avril, kan? Apa dia salah masuk departemen?"
"Biarkan dia masuk!"
Selena tersenyum setelah dia berkata.
Sonia keluar ruangan dengan wajah bingung lalu membawa Rosa ke dalam ruangan.
Melihat Trevor terdiam sambil memasang wajah muram, Sonia bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Sonia tidak bisa membantu tetapi dia bertanya dengan suara lembut.
"Manajer, apa yang terjadi?"
"Sebaiknya kau tutup pintunya dulu. Lebih baik kalau rekan rekan yang lain tidak mendengarkan kita! Ayo selamatkan mukamu!" kata Selena dingin.
"Rosa, apa yang kau lakukan di sini? Apa kau datang ke sini untuk wawancara?"
Ekspresi wajah Trevor terlihat lebih muram lagi. Posisi asisten manajer hanya terbuka untuk satu orang. Kalau Rosa ada di sini untuk wawancara, apa itu berarti perekrutannya batal?
Rosa tersenyum canggung, "Trevor, apa kau tidak ingat Selena memberiku kartu namanya kemarin? Dia mengatakan aku orang yang cakap dan memintaku untuk meneleponnya kalau aku ingin ganti pekerjaan. Aku tidak terlalu memperhatikan waktu itu. Baru setelah aku pulang, aku baru menyadarinya kalau ternyata Selena adalah manajer pengadaan di perusahaan ini. Jadi, aku di sini untuk wawancara sekarang!"
__ADS_1
"Kalian sudah kenal satu sama lain?"
Bibir Sonia bergetar hebat. Situasi saat ini lebih buruk dari yang dia bayangkan. Sonia tidak percaya Selena adalah orang yang memanggil wanita itu untuk wawancara. Apakah itu berarti peluang pacarnya, Trevor, untuk mendapatkan pekerjaan itu kecil?
"Tidak hanya kami mengenal satu sama lain; kami bertiga adalah teman sekelas saat di universitas!"
Selena tersenyum dingin dan berkata, "Aku baru tahu kalau kau adalah pacarnya Trevor kemarin. Trevor sangat memujimu. Dia memberitahuku betapa cakapnya kau, Sonia, dan memberi tahu aku bagaimana kau menikamku dari belakang dengan memberi tahu semua orang kalau aku berselingkuh dengan tuan muda dari keluarga Drake. Haha, aku, Selena, menangani semua hal dengan cara terbuka dan transparan. Aku tidak pernah bermain trik, tapi siapa sangka... "
Sonia menjadi geram saat mendengar perkataan Selena. Dia sangat menyesal telah mengatakan hal-hal seperti itu tentang Selena.
Segalanya tidak akan menjadi seperti ini kalau Sonia menghadiri makan malam kemarin. Sonia tidak ikut Trevor untuk makan malam karena sahabatnya mengajaknya pergi berbelanja. Sonia tidak menyangka kalau Trevor dan Selena adalah teman satu kampus.
Lagipula, Trevor bajingan itu mengungkapkan semuanya ke Selena. Selena pasti sangat membencinya sekarang.
Melihat Trevor terdiam, Selena menanyainya.
"Omong-omong, Trevor, aku ingat kau mengatakan kalau resume Avril itu buatan, 'kan? Selain itu, kau juga mengatakan kalau yang membuat resume itu adalah pacarmu, supervisor kita di sini! Benar, 'kan?"
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen
Sekian terima kasih.....