
Bab 273
"Kau, beraninya kau memukulku?"
Dadanya naik-turun penuh amarah saat Sonia memegang wajahnya dengan tangannya,
"Kau bajingan. Kau hanya seorang pengawal, apakah kau tahu itu? Itu berarti kau adalah seorang pelayan. Beraninya kau memukulku! Bahkan asisten komandan pun memanggilku kakak dengan sopan ketika dia melihatku. Kau pikir kau ini siapa?"
"Ya, kubilang kalian berdua bekerja sama untuk menuduhku. Lalu kenapa?"
Plak!
Fane memberinya tamparan lagi.
"Kau..."
Sonia sangat ketakutan. Dia tidak pernah membayangkan bahwa pengawal di depannya begitu berani.
"Paman, bisakah kau mengatakan sesuatu? Pengawal macam apa dia ini? Bukankah dia pelayanmu? Sejak kapan para pelayan diizinkan memukul bos mereka?"
Karena merasa sedih, Sonia mundur beberapa langkah. Air mata membasahi pipinya saat dia menatap James dengan ekspresi sedih.
__ADS_1
Riasannya yang tebal telah luntur. Dia tampak seperti hantu!
Sonia mengira Fane telah mempermalukan keluarga Drake karena memukulnya dan James akan memukulinya.
Bagaimanapun juga, mereka adalah keluarga Drake dan dia adalah bagian dari keluarga mereka. Kali ini Fane berlebihan. Sonia berpikir James setidaknya harus memecatnya dan mengusirnya atau memukulinya.
Namun, dia tidak pernah menyangka James justru akan memarahinya dengan acuh tak acuh,
"Siapa yang menyuruhmu untuk menyangkal kesalahanmu sendiri dan memfitnah orang lain? Kau pantas mendapatkannya ! Fane adalah seorang veteran perang. Dia adalah seseorang yang rela menumpahkan darahnya dan mengorbankan hidupnya untuk negara. Dia orang yang jujur dan terhormat. Bagaimana bisa kau berkata bahwa dia telah menuduhmu? Jika aku jadi dia, aku juga akan memukulmu!"
James merasa malu. Fane menampar Sonia tepat di depannya dan tidak memberinya jalan keluar. Orang ini terlalu sembrono.
Namun, James adalah rubah tua yang cerdik. Dia segera tahu mengapa Fane begitu berani. Itu berarti Fane tidak ragu-ragu sama sekali. Dia tidak peduli dengan keluarga Drake.
Fane juga tertegun dan tidak bisa berkata-kata lagi. Dia merasa malu mendengar James memujinya dengan begitu banyak pujian.
Fane hanya bisa tertawa canggung, "Tuan Drake memang orang terkaya di Provinsi Tengah. Kau punya banyak kosakata untuk diucapkan!"
Sonia sangat bingung. Dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Sambil berdiri mematung di tempatnya, dia terlihat kebingunan Karena marah, dia sangat ingin berhenti bekerja dan tak mempedulikan apa-apa lagi.
Namun, Sonia mengertakkan gigi-giginya dan mengatakan pada dirinya sendiri untuk bertahan di sana karena gajinya layak dan dia juga bisa mendapatkan uang dari pihak Ivan Taylor.
__ADS_1
Selain itu, dia tidak bisa membuat keputusan yang impulsif karena pacarnya sekarang menganggur.
"Bahkan jika aku mengatakan hal yang salah, tidak tepat baginya untuk memukulku seperti ini, bukan?"
Sonia masih tidak senang. Dia merasa sangat sedih.
"Lain kali, pikirkan dua kali sebelum bicara!"
James menjawabnya, "Baiklah, kurasa suasana hatimu sedang tidak baik hari ini karena pacarmu tidak bisa mendapatkan pekerjaan itu. Ambil cuti dan kembalilah bekerja besok. Tentu saja, aku tidak akan menahanmu jika kau ingin berhenti!"
"Paman!" Sonia tidak bisa berkata-kata lagi.
Kemudian, dia mulai berbicara dengan cara yang sangat menawan,
"Aku sangat setia pada keluarga Drake, tidak mungkin aku ingin berhenti. Aku bahkan ingin membantu perusahaan untuk berkembang dan menjadi lebih kuat. Mengapa tidak memindahkan Manajer Taylor ke departemen lain karena aku tidak cocok dengannya?"
Untuk sesaat James menjadi muram. Kemudian, dia berkata, "Bagaimana kalau aku memindahkanmu ke departemen lain?"
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen
__ADS_1
Sekian Terima Kasih