
Bab 502
Selena mengerutkan kening setelah mendengar Fane mengatakannya. Mungkinkah hadiah yang disebutkan Fane adalah sebuah vila?
Mungkinkah itu artinya Fane benar-benar memenangkan pelelangan vila besar itu?
Namun, Keluarga Drake tidak pernah memberi Fane gaji di muka. Mungkinkah itu hadiah dari wanita kaya itu untuk Fane dan itu adalah hadiah dari Fane untuk kakeknya?
Selena tidak akan memandang rendah Fane bahkan jika dia menjadi lelaki simpanan hanya demi bisa tetap tinggal di Keluarga Taylor. Selena telah memutuskan bahwa bahkan jika Fane tidak dapat memenuhi janjinya dan tidak diakui oleh keluarga Taylor, dia akan tetap berada tetap di sisinya.
Dia percaya jika mereka tidak punya uang, mereka dapat menghasilkan uang bersama-sama daripada menggunakan metode seperti itu untuk menghasilkan uang hanya demi diakui oleh Keluarga Taylor.
Belum lagi, jika berita tentang Fane menjadi lelaki simpanan bocor keluar, Kakek Taylor mungkin benar benar akan sangat marah. Dia lebih suka tidak menerima vila besar tersebut karena dia akan merasa sangat malu karenanya.
"Oh, iya, Sayang, aku berencana memberimu kejutan besok malam!"
Dia tidak menyangka Fane akan mengatakan hal itu setelah merenungkan sesuatu sejenak.
"Betulkah? Akan sangat mengejutkan bagiku jika besok kau bisa membawa hadiah beserta $10 juta untuk Ivan!" Selena terkekeh dengan ekspresi getir.
Dia tidak menyelidiki lebih dalam tentang hadiah yang disiapkan Fane untuk Kakek Taylor karena pada akhirnya dia akan tetap mengetahuinya besok.
__ADS_1
Keesokan harinya, Fiona dan yang lainnya bangun pagi pagi.
"Berpakaianlah yang bagus dan jangan mempermalukan kami karena hari ini adalah ulang tahun ke-70 Kakek. Kemarin Kakek bahkan secara pribadi menelepon kita agar datang lebih awal!"
Fiona mulai menyibukkan semua orang di pagi hari.
Saat ini, Fane mengenakan setelan jas yang baru saja dibelinya kemarin. Dia terlihat lebih menakjubkan dari yang sebelumnya.
"Ya, setelan jas ini bagus juga. Memang benar bila setelan jas yang lebih mahal akan terasa berbeda ketika seseorang memakainya!"
Fiona mengangguk dengan puas sebelum bertanya pada Fane, "Oh, iya, Fane, di mana hadiah yang ingin kau berikan kepada kakek? Kau akan mempersiapkan sesuatu, bukan?"
Fane terkekeh dengan tenang saat menjawab, "Oh, Ibu mertua, jangan khawatir. Hadiahnya sudah disiapkan karena tidak sebesar itu. Aku bisa membawanya di sakuku!"
"Sekecil itu?"
Fiona melirik Fane sambil bertanya-tanya apakah dia membawa hadiah yang mengecewakan dan mengklaimnya sebagai barang mewah? Atau, bagaimana mungkin barang seperti itu bisa masuk ke dalam sakunya?"
"Ini memang cukup kecil!"
Fane menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Fane, apakah kau yakin nilai hadiahmu bernilai sepuluh juta? Kami tidak menyiapkan apa pun dan kau akan menjadi perwakilan keluarga kami, oke?"
Andrew juga mengenakan pakaian bermerek. Dia bahkan sengaja menata rambutnya kemarin.
"Aku sangat yakin!"
Fane mengangguk lagi.
"Ayo kita pergi. Kakek kebetulan menyiapkan dua puluh meja di acaranya!" seru Ben dengan riang.
Fane tersenyum saat melirik Xena lalu spontan mengerutkan keningnya.
Wanita ini bukanlah orang yang baik karena dia menganggap Ben hanyalah pria yang baik hati.
Namun, Ben dengan naifnya masih berpacaran dengannya. Ben benar-benar memaafkannya bahkan setelah kejadian yang sebelumnya.
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen
Sekian Terima Kasih
__ADS_1