
Bab 44
"Ya, Ma. Dari mana asal uangnya?" Xena berlari mendekat dan memanggil Fiona 'mama'.
Fiona tertegun sejenak lalu terlihat bersemangat. "Nak, barusan kau memanggilku apa? Bukankah sebelumnya kau selalu memanggilku 'bibi"?"
Xena menjadi tersipu dan berkata dengan malu-malu,
"Bibi, maafkan aku. Aku sudah lama ingin memanggilmu 'mama', tapi aku tidak pernah cukup berani untuk melakukannya. Aku tidak sengaja melakukan apa yang selama ini ingin kulakukan!"
"Hei, bagus sekali, Nak. Kalau begitu, untuk seterusnya kau harus memanggilku 'mama' dan bukan 'bibi'. Ayah Ben dan aku menyukaimu, jadi mulai sekarang panggil saja aku 'mama'. Kau sudah menjalin hubungan yang serius dengan Ben dan kalian juga akan menikah suatu hari nanti, bukan?"
Fiona sangat senang dan senyum di wajahnya melebar.
"Ma, kau belum bilang, darimana asalnya uang itu? Mengapa ada begitu banyak uang? Mungkinkah ada seorang tuan kaya di suatu tempat yang ingin menikahi kakakku dan memberikan ini sebagai mas kawinnya?" Ben bertanya dengan penuh semangat.
Sepertinya dia sangat mengharapkan kakaknya menikah dengan pria kaya agar keluarganya bisa hidup lebih baik lagi.
"Tidak, ini bukan mas kawin!" Fiona memaksakan sebuah senyuman.
__ADS_1
Fiona lalu menatap ke arah Fane dan berkata, "Ini uang dari Fane untuk kompensasi biaya perawatan Kylie selama dia berperang. Ada 950 ribu dolar di sini, semuanya pemberian Fane!"
"Berandalan ini yang memberikannya?"
Ben kembali menatap Fane dengan tatapan aneh.
"Mungkinkah dia benar-benar bisa menghasilkan uang sebanyak ini? Apakah bayaran menjadi seorang prajurit memang sebanyak ini?"
"Kita tidak tahu pasti soal ini, 'kan. Tapi aku dengar, mereka yang keluar dari militer akan mendapatkan uang tanda jasa. Prajurit-prajurit yang menghabiskan waktu lebih singkat di militer saja bisa mendapatkan sekitar 100 hingga 200 ribu dolar. Karena Fane mengabdi selama lima tahun di militer, sudah seharusnya dia mendapatkan lebih banyak uang!"
"Jika berandalan ini bisa mendapatkan satu juta dolar, aku pikir dia pasti telah membuat sebuah prestasi dan dianggap berjasa di medan perang. Kalau tidak, mana mungkin dia bisa mendapatkan uang sebanyak ini!"
Ben menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, karena dia cukup tahu diri dengan memberikan uang ini, ini sudah cukup bagiku. Namun, Fane, kau jangan berani-berani berpikir aku akan sudi menyebutmu sebagai kakak iparku dengan begitu mudahnya!"
"Uang itu untuk Selena membeli bahan makanan dan mendaftarkan Kylie ke sekolah. Selena seharusnya yang menyimpannya!" Kata Fane dingin sambil melihat cengkeraman Fiona di tas uang tersebut.
"Kau tidak membutuhkan uang sebanyak ini untuk berbelanja dan sekolah Kylie, bukan? Bahkan taman kanak-kanak yang mahal biayanya cuma sekitar 10 atau 20 ribu dolar per semester." Kata Fiona.
__ADS_1
"Berapa biaya taman kanak-kanak yang paling bagus?" Fane bertanya pada Selena.
"Pasti sekitar 50 ribu dolar, tapi itu
untuk setahun!"
Selena memaksakan sebuah senyuman dan berkata, "Apakah Kylie benar-benar harus masuk ke sekolah termahal?"
"Tentu saja, Kylie harus belajar di sekolah yang terbaik!"
Fane mengangguk lalu menatap Fiona. Tatapan Fane sangat mengancam, bahkan Fiona pun tidak berani menatap lurus ke arahnya.
"Baiklah, baiklah, ini 100 ribu dolar untuk biaya sekolah Kylie dan biaya hidup kita untuk saat ini. Saat kau kehabisan uang, mintalah padaku! Aku akan menyimpan sisanya. Jika tidak, aku tidak akan merasa uang ini akan aman!"
Fiona menghitung 100 ribu dolar dan menyerahkannya kepada Selena. Dia bersikeras untuk tidak menyerahkan 850 ribu dolar sisanya.
Bersambung.......
Terima kasih
__ADS_1