Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 327


Selena penasaran jadi dia berjalan ke arah mereka untuk melihat.


Dia terkejut dengan apa yang dilihatnya. Fane menusukkan jarum perak di atas kepala Sharon.


Seorang pengawal yang bertanggung jawab untuk membawa Sharon pulang juga mengikuti Selena dari belakang. Pengawal itu hampir melompat ketakutan saat melihat apa yang sedang terjadi.


Wajahnya menjadi gelap, dia berbicara dengan nada marah, "Anak muda, apa yang sedang kau lakukan? Kau hanya seorang veteran perang. Kalau sesuatu terjadi pada Nona Sharon, seluruh keluargamu akan mati bersamamu!",


"Jangan menyela, dia sedang mengobati aku!" kata Sharon menenangkan.


"Mengobati?" Selena dan pengawal itu tercengang mendengar jawaban dari Sharon. Pria muda ini bisa mengobati?


Namun, karena Sharon memperingatkan mereka untuk tidak mengganggunya, mereka tetap berdiri dan hanya bisa menunggu, terdiam di samping.

__ADS_1


Setelah beberapa waktu, ada selusin jarum perak di kepala Sharon.


Fane memutar jarum sedikit dengan fokus dan penuh konsentrasi.


Dia mencabut jarum satu per satu setelah beberapa saat.


Pengawal itu merasa lega saat dia melihat Sharon baik baik saja setelah jarumnya dicabut.


Tiba-tiba, Sharon memuntahkan seteguk darah, wajahnya menjadi pucat.


"Apa yang terjadi? Anak muda, ada apa dengan Nona Sharon? Kau akan mati kalau ada yang salah!" Pengawal itu ketakutan saat melihat apa yang terjadi. Pengawal itu mengencangkan tinjunya saat dia menatap Fane dengan marah dan hendak memukulnya.


Fane mengeluarkan tiga pil yang berbau menyengat lalu memberikannya kepada Sharon. "Minum pilnya satu setiap hari. Ingat, minum pil ini setengah jam setelah sarapan!"


"Oke, terima kasih. Aku akan membayarmu kalau aku benar-benar berhasil!" Sharon tersenyum lalu melanjutkan, "Kalau begitu kau akan menjadi sahabatku!"

__ADS_1


Fane tersenyum dan menjawab, "Kau tidak perlu membayarku. Aku bisa menjual obatku seharga 10 atau 100 juta per pil. Aku akan memberikan ini kepadamu dan aku hanya memiliki satu permintaan. Berhentilah menggangguku dan berhentilah berpikir untuk menikahiku, oke?"


Sharon sangat malu lalu dia tersenyum. "Baiklah, aku janji!"


Selena yang berada di sampingnya merasa tersentuh dengan apa yang dilakukan Fane. Orang ini membual. Bagaimana bisa tiga pil hitam yang seperti arang itu harganya begitu mahal? Hanya Sharon, orang bodoh yang memercayai Fane.


"Oh ya, menurutku sebaiknya kau tidak meninggalkan rumah selama tiga hari ini! Kau akan sering ke kamar mandi. Aku juga takut orang tuamu tidak akan mengenalimu saat kau bersembunyi dan tiba-tiba muncul di depan mereka. Jangan bertemu dengan siapa pun, kau harus bersama orang tuamu! Periksa hasilnya setelah tiga hari!" Fane berpikir dan mengingatkan Sharon.


"Baik. Bajingan itu, Serene, aku tidak akan menemuinya selama tiga hari ini. Aku akan menemuinya setelah aku terlihat lebih baik. Dia sungguh keterlaluan! Aku telah memperlakukannya dengan sangat baik tetapi dia menyakitiku!" Sharon sangat marah saat dia memikirkan Serene, dia adalah alasan di balik penderitaannya. Sharon pasti akan membalas dendam untuk semua ini.


Sharon segera pergi dengan mobil bersama pengawalnya.


"Obat apa yang kau berikan padanya? Kau bahkan menyombongkan diri kalau obat itu bisa dijual seharga 10 hingga 100 juta!" Setelah Sharon pergi, Selena memelototi Fane dan bertanya.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


Sekian Terima Kasih


__ADS_2