Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1
Pejuang Terhebat No. 1


__ADS_3

Bab 275


Melihat Xena dan Ben ada di sana, Fane dan Selena saling berpandangan dan tersenyum.


"Ma, di sini ada uang tunai $3 juta. Keluarga Drake menghadiahi Fane atas kinerjanya yang bagus,"


Selena tersenyum dan berteriak pada Fiona yang berada tidak jauh.


Mata Fiona lanngsung berbinar-binar saat mendengar perkataan Selena,


"Benarkah? Hebat sekali. Keluarga Drake benar-benar kaya. Bagaimana mereka bisa menghadiahinya dengan begitu banyak uang?"


"Oh, hari ini aku keluar dengan nona kedua. Dua bajingan yang tidak mengenali nona kedua mencoba merundungnya. Jadi, mereka akhirnya aku pukuli!"


"Mereka senang dengan apa yang kulakukan sehingga memberiku uang tunai $3 juta dan aku membawa pulang uangnya!"


"Baiklah. Itu bagus!"


Fane tersenyum dan berkata lagi, "Ibu mertua, $3,8 juta mu dirampok tempo hari, 'kan? Untuk mengganti kerugianmu, $3 juta ini untukmu. Pergilah ke bank dan setorkan uangnya besok pagi!"

__ADS_1


Fiona sangat gembira, "Wah, sepertinya kau baik-baik saja. akhir-akhir ini. Namun, jangan lupa bahwa kau masih berutang hadiah pertunangan senilai $20 juta kepada kami pada hari ulang tahun Kakek. Jika tidak, kami tidak akan mengakuimu sebagai menantu kami!"


"Jangan khawatir... Aku akan memberikanmu uang sejumlah itu!"


Fane tertawa saat berbicara.


Xena lalu pulang ke rumah setelah makan malam.


Keesokan paginya, Fiona dan Andrew membawa tas dan pergi naik skuter listrik mereka.


Fane dan Selena bersembunyi di dekat bank yang mereka kunjungi waktu itu.


"Kalau kali ini perampok motor muncul lagi, berarti Xena yang memberitahu mereka!"


"Hah, Ben sangat menyayangi Xena. Jika dia tahu bahwa Xena adalah orang di balik semua ini... Dia pasti sangat patah hati. Terkadang, aku berharap Xena bukan pelakunya!" Selena menghela nafasnya.


Beberapa saat kemudian, mereka bisa melihat Fiona dan Andrew naik skuter listrik. Mereka lalu memarkir skuter listrik di pinggir jalan.


"Sayang, kata Fane, para perampok motor itu akan muncul untuk merampok uang kita jika kita datang ke bank lagi. Apa menurutmu itu mungkin terjadi?"

__ADS_1


Sambil membawa tasnya, Fiona berkata, "Berani beraninya anak itu mengancamku. Dia bilang kita tidak akan mendapatkan $3 juta dalam waktu tujuh hari jika kita tidak bekerja sama dengannya,"


"Hehe, ayo kita coba. Kukira aneh juga. Perampok motor itu bukan Tuhan. Bagaimana mereka bisa mengetahui kita ada di sini dan datang merampok kita begitu saja?"


Andrew tertawa dan berkata, "Pegang tasnya erat-erat. Jangan biarkan orang lain merampas tasnya seperti dulu,"


"Jangan khawatir, kali ini aku sangat waspada. Tidak mungkin mereka bisa merampok uangku semudah itu," Fiona tertawa.


Tepat pada saat itu, dua sepeda motor muncul dari sebuah gang di seberang jalan. Setiap sepeda motor membawa satu orang di belakangnya.


Fiona segera menjadi waspada ketika melihat mereka menghidupkan mesin dan bergegas mendekat. Sepertinya para perampok motor itu benar-benar ada disini.


Melihat sepeda motor semakin dekat dengan mereka, Fiona berbalik dan memegang erat tas di depan dadanya.


Perampok itu mencoba meraih tasnya tetapi tidak mengambil apa pun. Motor itu langsung berhenti.


Orang-orang itu turun dari sepeda motor dan mulai merampas tas dalam pelukan Fiona.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


Sekian Terima Kasih


__ADS_2