
Bab 143
Ivan tersenyum dingin. "Selena, jangan terlalu naif. Fane harus bersujud padaku lalu diusir dari keluarga Taylor jika dia tidak bisa memberikan uang tersebut. Saat itu tiba, dia bukan suamimu lagi dan tidak ada hubungannya dengan kita. Aku akan menyuruh seseorang untuk memukulinya dan aku akan melakukan apa pun yang kuinginkan,"
Ivan berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Aku tahu kau berhati lembut dan pasti akan merasa kasihan padanya. Aku punya saran. Jika kau menandatangani kontrak denganku, aku akan membatalkan masalah uang ganti rugi sepuluh juta dolar itu. Aku bahkan akan memberimu dua puluh juta untuk membantu Fane membayar uang mahar sepuluh juta dan sepuluh juta sisanya untuk membelikan kakek hadiah agar keluarga Taylor kita menerima Fane,"
Tawaran yang dibuat Ivan sangat menarik dan Selena pun sempat tergoda.
Namun, dia menggelengkan kepalanya.
"Tidak mungkin, aku tidak bisa menjanjikan apa-apa padamu. Sebagai salah satu anggota departemen pengadaan Grup Drake aku tidak bisa melakukan ini. Jika Nona Tanya tahu soal uang suap ini, dia akan kecewa. Aku tidak bisa mengkhianati kepercayaannya padaku dan Fane!"
"Haha, Sepupu, apa kau bodoh? Mengapa saat ini kau masih bertingkah sok mulia? Kau tahu pasti bahwa uang yang kuberikan dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagimu dan suamimu. Uang itu juga akan membantu Fane mendapatkan pengakuan dari keluarga Taylor!"
__ADS_1
"Jika kalian tidak bisa mendapatkan tiga puluh juta dolar dalam dua puluh hari ke depan, Fane harus keluar dari keluarga Taylor dan orang tuamu akan menolak untuk menerima menantu yang menikah dengan keluargamu."
Ivan tersenyum. "Aku yakin hanya orang bodoh yang akan membuat keputusan seperti itu!"
"Jangan khawatir. Fane sudah bilang bahwa dia akan membereskan masalah uang sebelum ulang tahun kakek dan aku percaya padanya! Selain itu, dia adalah pengawal keluarga Drake dan menerima gaji bulanan sebesar dua puluh juta dolar. Ibuku juga bersikap lebih baik pada Fane, jadi kau tidak perlu khawatir!"
Selena masih sangat teguh dengan pendiriannya.
"Apa... apa kau tidak ingin mendapatkan pengakuan dari kakek, ayah, dan seluruh keluarga Taylor?"
Ekspresi ketidakpercayaan terlihat di wajah Ivan. Menurutnya, Selena benar-benar membuat keputusan yang sangat bodoh.
"Kau harus tahu bahwa kau dapat memanfaatkan pekerjaanmu saat ini untuk mendapatkan pengakuan dari seluruh keluarga Taylor. Kau bisa kaya dan menjalani kehidupan yang makmur. Mengapa kau menolak tawaran yang bisa mengubah hidup ini? Kakek tidak akan senang jika kau melakukan hal ini!"
__ADS_1
Selena terdiam sejenak dan berkata, "Aku percaya kakek akan mendukung pilihanku. Dia saat ini hanya dibutakan oleh keinginannya untuk menjadi keluarga bangsawan kelas dua. Aku yakin dia akan mengerti bahwa pilihaanku adalah yang benar untuk jangka panjang. Aku harus memiliki prestasi di Grup Drake dan membangun kepercayaan keluarga Drake kepadaku. Aku yakin akan ada peluang lain bagi kita dan keluarga Taylor untuk bekerja sama!"
Selena kemudian melanjutkan dengan serius,
"Sepupu, ada pepatah mengatakan, tergesa-gesa akan merusak segalanya. Sekalipun keluarga Taylor memiliki material bangunan berkualitas tinggi, apakah kau yakin kau dapat menangani proyek sebesar itu? Selain itu, ini baru hari keduaku bekerja di sini. Apa yang akan dipikirkan orang luar jika aku menandatangani kontrak dengan keluarga Taylor begitu cepat? Semua mata tertuju padaku sekarang!"
Ivan setuju dengan Selena. Namun, agar dia dapat menandatangani proyek besar ini dan memantapkan posisinya di hati Zeus Taylor, dia pun tersenyum,
"Baiklah, aku tahu bahwa aku mempersulitmu. Bagaimanapun juga, ini adalah hari keduamu di tempat kerja. Bagaimana kalau begini, aku datang lagi beberapa hari dari sekarang. Tapi kau jangan menandatangani kontrak dengan penyuplai material bangunan lain, ya?"
Bersambung.....
Terima kasih
__ADS_1