
Di area harimau, ada dua ekor harimau Siberia yang ganas. Di bagian tengahnya ada jembatan batu.
Cukup banyak pengunjung yang berdiri di atas jembatan batu untuk melihat harimau dari dekat dan berfoto dengan ponsel mereka.
Di samping jembatan terdapat tanda yang memperingatkan mereka untuk tidak bermain atau memanjat.
Tanpa diduga, seorang bocah lelaki berusia sekitar tujuh hingga delapan tahun tak sengaja terjatuh ke dalam kandang saat melompat di atas pagar pembatas.
"Aaah! Tolong selamatkan anakku!"
Seorang wanita paruh baya berteriak minta tolong dengan panik.
"Hwaaa! Hwaaa! Mami..."
Kulit di betis bocah itu robek dan berdarah.
Namun, lukanya tidak serius.
Sayangnya, dua ekor harimau Siberia itu adalah karnivora buas. Saat mencium bau darah, harimau yang berbaring di tanah berdiri dan perlahan mendekati bocah kecil itu.
"Cepat, cepat bawa petugas kebun binatang ke sini!"
"Ya Tuhan, apa yang bisa kita lakukan? Kedua harimau itu datang. Ya Tuhan, bocah kecil itu dalam bahaya!"
__ADS_1
"Apa yang sedang dilakukan ibunya? Putranya sangat nakal dan bermain di pagar pembatas, namun dia tidak memperhatikan itu. Sangat ceroboh..."
Orang-orang di jembatan batu mulai berdiskusi, namun tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan.
"Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan? Siapa yang bisa menyelamatkan anakku !?"
Wanita itu menangis. Dia panik dan tidak tahu harus berbuat apa.
"Tolong selamatkan anakku. Aku akan membayar satu juta dolar untuk siapa pun yang bisa menyelamatkan anakku!"
"Tidak, sepuluh juta..."
Wanita itu dengan cepat berubah pikiran, berpikir bahwa semakin banyak dia mengeluarkan uang, seseorang akan turun untuk menyelamatkan anaknya.
"Siapa pun, cepat selamatkan anakku!"
"Apa wanita itu bodoh? Siapa yang berani terjun ke sana? Binatang itu adalah harimau Siberia dewasa yang ganas. Memangnya mau cari mati melompat ke sana?"
"Betul sekali. Kau tidak bisa mengorbankan hidupmu demi uang. Meskipun sepuluh juta dolar bukanlah jumlah yang kecil, seseorang harus tetap hidup untuk menggunakan uangnya, 'kan?"
"Betul sekali. Hanya seorang idiot yang sudah gila karena uang yang akan terjun untuk menyelamatkan bocah itu!"
"Oh, tempat ini cukup tinggi. Kalau seseorang tidak beruntung, dia mungkin akan terluka karena jatuh dari sini. Kalau kakinya terluka, itu lebih sulit untuk menyelamatkan bocah itu!"
__ADS_1
Para pengunjung di jembatan batu mulai berdebat sengit.
Kedua harimau Siberia itu hanya berjarak dua meter dari bocah itu dan menggeram dalam-dalam. Melihat itu, sang ibu tidak peduli kalau dia memakai rok dan mencoba memanjat pagar pengaman. "Jake sayang, Mami datang untuk membantumu. Jangan takut!"
"Mami, tolong aku.. tolong aku... huhuhuhu...."
Bocah itu pergelangan kakinya keseleo, dan sekarang merah serta bengkak. Si bocah terus menangis sambil mengulurkan tangannya, mencoba meraih ibunya di jembatan.
"Apa kau cari mati?"
Tepat saat wanita itu akan melompat, Fane akhirnya tiba. Fane memegangi tangan wanita itu dan menariknya ke belakang.
"Biarkan aku turun. Aku ingin menyelamatkan anakku, aku ingin menyelamatkan anakku!"
Wanita itu berontak terus menerus di depan Fane. Kebesaran cinta seorang ibu menyebabkan dia mengabaikan keselamatan dirinya sendiri.
"Diam!"
Fane berteriak tegas padanya, kemudian dengan pelan menekan pagar pengaman, melompat, dan terjun begitu saja.
Wanita itu tercengang. Dia tidak pernah menyangka pemuda yang baru saja menariknya ke belakang akan melompat untuk menyelamatkan putranya.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen....
Terima kasih